News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korupsi Rp200 Triliun hingga Dijatuhi Hukuman Mati, Truong My Lan Rupanya Pernah Jadi Wanita Paling Inspiratif

Pemilik perusahaan properti Van Thinh Phat Group, Truong My Lan dijatuhi hukuman mati karena terbukti lakukan korupsi senilai US$ 12,5 miliar (Rp200,7 triliun).
Minggu, 14 April 2024 - 08:49 WIB
Truong My Lan
Sumber :
  • AP Photo

Jakarta, tvOnenews.com - Pemilik perusahaan properti Van Thinh Phat Group, Truong My Lan dijatuhi hukuman mati karena terbukti melakukan korupsi senilai US$ 12,5 miliar (Rp200,7 triliun).

Padahal sosok Truong My Lan merupakan wanita inspiratif karena merupakan pengusaha sukses keturunan China-Vietnam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir dari nguoinoitieng.tv, Lan adalah pendiri dari perusahaan properti Van Thinh Phat (VTP) Group yang kini memegang land bank emas di Ho Chi Minh City.

Ia merupakan salah satu keluarga terkata di Vietnam. Suami Lan, Eric Chu Nap-Kee merupakan pengusaha di Hong Kong.

Dahulu pada 1992, VTP milik Lan beroperasi di bidang perdagangan, restoran hingga perhotelan.

Lalu perusahaan tersebut berkembang menjadi VTP Group yang beroperasi dengan banyak hotel, redtoran dan gedung-gedung.

VTP Group kemudian memperluas investasi ke bidang real estat dengan dua badan hukum.

Diberitakan sebelumnya, Truong My Lan akhirnya divonis hukuman mati oleh pengadilan di Ho Chi Minh, Vietnam.

Pengusaha wanita ini terjerat kasus korupsi keuangan terbesar dalam sejarah di Vietnam. 

Pengusaha wanita berusia 67 tahun yang menjadi bos perusahaan Van Thinh Phat ini, sebelumnya didakwa dengan kasus penggelapan dana senilai 12,5 miliar dolar AS, atau hampir mencapai Rp200 triliun.

Nilai ini sekitar 3 persen dari total ekonomi Vietnam di tahun 2022.

Truong My Lan dituduh secara ilegal mengusai perusahaan keuangan, Saigon Joint Stock Commercial Bank antara tahun 2012 dan 2022. 

Dalam kesempatan ini, dia dituduh menarik 2.500 pinjaman yang menyebabkan bank ini merugi hingga 27 miliar dolar AS.  

Menurut media lokal VnExpress, pengadilan telah meminta dia mengembalikan dana 26,9 miliar dollar AS.

Di Vietnam sendiri, vonis mati ini dinilai cukup berat, mengingat sebelumnya Truong My Lan dinilai sebagai warga negara kelas satu yang banyak memiliki aktivitas sosial dan terkenal sebagai seorang filantropi. 

Meski ini merupakan kejahatan pertama Truong My Lan, pengadilan menilai dia menjadi penanggung jawab atas skema kejahatan yang dituduhkan. 

Apalagi, pengadilan menilai bahwa peluang pengembalian dana kerugian akan sulit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korupsi besar yang dilakukan Truong My Lan telah membuat Saigon Joint Stock Commercal Bank (SCB) masuk ke dalam pengawasan khusus, dan membuat bank tersebut kehilangan kepercayaan publik.

Padahal sebelumnya, SCB merupakan salah satu bank komersial dengan aset terbesar di Vietnam. Bank SCB ini merupakan bank hasil merger dari dua bank komersial pada tahun 2011 lalu.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! Ini Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni, Negara dengan Ranking 79 Dunia

Resmi! Ini Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni, Negara dengan Ranking 79 Dunia

Timnas Indonesia resmi melawan negara Timur Tengah pada FIFA Matchday Juni 2026. Duel ini jadi ujian penting Garuda menjaga momentum di level internasional.
Unggahan Instagram Ahmad Dhani Jelang Pernikahan El Rumi-Syifa Hadju Disorot Warganet: Ada Aja Dramanya

Unggahan Instagram Ahmad Dhani Jelang Pernikahan El Rumi-Syifa Hadju Disorot Warganet: Ada Aja Dramanya

Musisi Dewa 19 Ahmad Dhani menuai sorotan warganet terkait unggahan Instagram-nya jelang momen sakral pernikahan putra keduanya El Rumi dengan Syifa Hadju.
Farhan Lontarkan Jawaban Menohok Atas Kekecewaan Dedi Mulyadi soal Penyapu Jalan di Bandung

Farhan Lontarkan Jawaban Menohok Atas Kekecewaan Dedi Mulyadi soal Penyapu Jalan di Bandung

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan lontarkan jawaban menohok atas kekecewaan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi atau akrab disapa KDM terkait sapu jalan. Dalam hal
Pemilik Daycare Little Aresha Diduga Aparat Penegak Hukum, Sahroni: Kalau Benar, Tidak Ada Kata Maaf!

Pemilik Daycare Little Aresha Diduga Aparat Penegak Hukum, Sahroni: Kalau Benar, Tidak Ada Kata Maaf!

Kasus dugaan penganiayaan anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta mendapat perhatian Wakil Komisi III DPR Ahmad Sahroni. Ia menyoriti sang pemilik daycare.
‎Kurniawan Dwi Yulianto Semringah Lihat Mathew Baker Bisa Tampil di Piala Asia, Beberkan Peran Kunci di Timnas Indonesia U-17

‎Kurniawan Dwi Yulianto Semringah Lihat Mathew Baker Bisa Tampil di Piala Asia, Beberkan Peran Kunci di Timnas Indonesia U-17

Kurniawan Dwi Yulianto memuji peran vital Mathew Baker di Timnas Indonesia U-17 jelang Piala Asia 2026. Bek diaspora itu dinilai jadi kunci Garuda Asia.
Media Italia Takjub Bukan Main, Statistik Emil Audero Diam-diam Bisa Salip Kiper Top Serie A Musim Ini

Media Italia Takjub Bukan Main, Statistik Emil Audero Diam-diam Bisa Salip Kiper Top Serie A Musim Ini

Performa kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, kembali menjadi sorotan di kompetisi Serie A musim ini. Media Italia beri pujian untuk rekor kiper Cremonese itu.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Selengkapnya

Viral