News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebanyak 121 Orang di India Tewas Akibat Berebut Ingin Menyentuh Pendeta Keagamaan Setelah Sampaikan Khotbah, Korbannya Hampir Semua Perempuan!

Sebuah acara keagamaan Hindu di India menewaskan 121 orang, Selasa (2/7/2024). Hampir semua korbannya perempuan. Lebih dari 250 ribu orang menghadiri acara itu.
Kamis, 4 Juli 2024 - 19:17 WIB
Potret korban tragedi upacara keagamaan di Hathras, Selasa (2/7/2024)
Sumber :
  • Sumber: The Daily AUS

tvOnenews.com - Sebuah acara keagamaan Hindu di India menewaskan sekitar 121 orang pada Selasa (2/7/2024). Hampir semua korbannya adalah perempuan.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian tersebut terjadi di sebuah desa yang ada di Distrik Hathras, Utter Pradesh, India Utara. Dilansir Channel News Asia, setidaknya lebih dari 250 ribu orang menghadiri acara kegamaan tersebut.

 

Awalnya ada banyak kabar simpang siur mengenai penyebab terjadinya insiden mematikan itu. Namun, akhirnya kepolisian setempat mengatakan, jika awal mula tragedi terjadi karena orang-orang di sana ingin mengumpulkan tanah bekas pijakan Bhole Baba.

 

tvonenews

 

Melansir New Delhi Television (NDTV), saat orang-orang sedang mengumpulkan debut tadi, banyak dari mereka yang terpeleset jatuh. Sebab, di dekat sana ada kubangan lumpur yang licin.

 

Hal itulah yang menyebabkan banyak orang terjatuh, dan belum sempat bangun, mereka sudah tertimpa orang lain lagi. Alhasil, korban jiwa pun tidak dapat terelakkan.

 

Potret kondisi lokasi acara keagamaan di Hathras, India Utara, setelah tragedi mematikan terjadi, Selasa (2/7/2024). Sumber: X/IndiaToday

 

Bhole Baba merupakan pendeta yang juga memimpin khotbah pada hari itu. Setelah setelah menyampaikan khotbah, ia turun panggung dan orang-orang mulai mengumpulkan tanah yang dipijak dan dilewati oleh Bhole Baba.

 

Potret Bhole Baba. Sumber: India Today

 

Sementara itu, Kepala Menteri Uttar Pradesh Yogi Adityanath mengatakan, jika tragedi itu bukanlah kecelakaan semata. Sebab, ada hal lain yang dinilainya sebagai penyebab insiden mematikan itu terjadi.

 

"Saat iring-iringannya bergerak maju, sekelompok perempuan mendekati Bhole Baba untuk menyentuhnya. Kerumunan orang tadi kemudian saling berjatuhan... itulah sebabnya hal tersebut terjadi," katanya, dilansir Channel News Asia.

 

Banyaknya korban berjatuhan, membuat Perdana Menteri Narendra Modi angkat bicara. Ia mengatakan, jika pemerintah akan memberikan kompensasi kepada korban luka-luka sebesar 50.000 rupee (Rp9,7 juta) dan korban meninggal dunia sebesar 200.000 rupee (Rp39,1 juta).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Sementara itu, setelah kejadian tersebut terjadi tidak diketahui di mana keberadaan Bhole Baba. Kabar terbaru yang dilaporkan India Today, diketahui jika pihak kepolisian sudah mengamankan enam orang terduga pelaku, termasuk penyelenggara acara.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Daycare Little Aresha Terkuak: Kapolresta Yogyakarta Ungkap Fakta Awal Penyegelan, Ternyata Gegara Ini

Kasus Daycare Little Aresha Terkuak: Kapolresta Yogyakarta Ungkap Fakta Awal Penyegelan, Ternyata Gegara Ini

Para orang tua balita yang dititipkan di daycare Little Aresha mendatangi kantor kepolisian, Sabtu (25/4/2026) untuk melaporkan kasus yang dialami sang anak.
FIFA Beri Lampu Hijau, 4 Pemain Naturalisasi Baru Ini Akan Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Lawan Oman?

FIFA Beri Lampu Hijau, 4 Pemain Naturalisasi Baru Ini Akan Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Lawan Oman?

FIFA membuka peluang empat pemain keturunan memperkuat Timnas Indonesia saat lawan Oman di FIFA Matchday Juni 2026, mereka bisa jadi senjata baru skuad Garuda.
3.000 Peserta Padati Runity Petra untuk Rayakan HUT Ke 75 PPPK Petra

3.000 Peserta Padati Runity Petra untuk Rayakan HUT Ke 75 PPPK Petra

Panitia juga menghadirkan family bazar yang melibatkan puluhan UMKM dengan beragam produk. Tujuannya untuk mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Garuda Calling Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Harus Mencoret 2 Pemain Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Lawan Oman di FIFA Matchday Juni

Garuda Calling Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Harus Mencoret 2 Pemain Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Lawan Oman di FIFA Matchday Juni

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, sudah harus mencoret dua pemain penting padahal belum melakukan Garuda Calling jelang lawan Oman di FIFA Matchday Juni.
Respons Pemda DIY terhadap Kasus Penganiayaan Anak di Daycare Little Aresha: Anak Adalah Amanah yang Harus Dijaga

Respons Pemda DIY terhadap Kasus Penganiayaan Anak di Daycare Little Aresha: Anak Adalah Amanah yang Harus Dijaga

Puluhan anak balita ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di daycare, dimana tangan dan kaki mereka terikat. Kasus viral ini mendapat respons dari Pemda DIY.
Kepala BGN Akui Anggaran Video Conference Capai Rp5,7 Miliar: Menjaga Kualitas Pelaksanaan Program MBG

Kepala BGN Akui Anggaran Video Conference Capai Rp5,7 Miliar: Menjaga Kualitas Pelaksanaan Program MBG

Belakangan publik dihebohkan dengan adanya anggaran pengadaan layanan video conference senilai Rp5,7 miliar oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Trending

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Kehadiran Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung di arena pertandingan menjadi sinyal kuat bahwa Hyundai Hillstate serius mempertimbangkan Megawati Hangestri 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Dua klub besar, Hyundai Hillstate dan Daejeon JungKwanJang Red Sparks, disebut-sebut tengah memantau kondisi Megawati Hangestri. Spekulasi masa depan Megatron
Alasan Resmi Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea, Siap Kejar Gelar Juara di Musim 2026-2027

Alasan Resmi Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea, Siap Kejar Gelar Juara di Musim 2026-2027

Kabar gembira bagi seluruh pecinta voli Indonesia. Bintang voli kebanggaan tanah air, Megawati Hangestri Pertiwi, akhirnya memberikan kepastian mengenai masa ..
Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Timnas Indonesia kembali mendapatkan pengakuan internasional yang cukup mencengangkan. Jelang pengundian grup Piala Asia 2027, pelatih Timnas Thailand Anthony -
Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Keberanian klub Serie A Sassuolo dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes membuat keuangan klub
Selengkapnya

Viral