News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Biden Keliru Sebut Zelenskyy Jadi Putin, Kremlin Sebut Pernyataan Itu Tidak Bisa Diterima

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengecam pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden tentang Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai sesuatu hal yang tidak bisa diterima.
Sabtu, 13 Juli 2024 - 12:24 WIB
Zelenskyy dan Biden
Sumber :
  • Liu Jie-Xinhua

Moskow, tvOnenews.com - Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengecam pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden tentang Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai sesuatu hal yang tidak bisa diterima.

Peskov menekankan bahwa ketika Biden berbicara dengan tidak hormat tentang para pemimpin negara lain, dia menunjukkan perilaku yang sama sekali tidak dapat diterima sebagai seorang kepala negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya merujuk pada pernyataannya tentang Presiden Putin. Ini tidak dapat diterima oleh kami. Kami yakin bahwa ini tidak mencerminkan citra baik kepala negara. Ini adalah sesuatu yang kami perhatikan secara langsung dan sama sekali tidak dapat diterima," katanya, Jumat (12/7/2024).

Peskov menolak berkomentar tentang apakah kekeliruan Biden bisa memengaruhi peluangnya untuk dicalonkan dengan mengatakan, "Biarkan pemilih Amerika Serikat menentukan peluang para kandidat”. 

"Kami perhatikan seperti juga di seluruh dunia. Jelas bahwa ini adalah keceplosan. Mereka telah menerima respons yang sangat luas karena diskusi politik dalam negeri yang sedang berlangsung di AS. Namun, ini bukan urusan kami. Ini masalah internal AS," ujarnya. 

Di KTT NATO di Washington, Biden secara keliru menyebut Presiden Ukraina Zelenskyy menjadi Presiden Putin.

"Saya serahkan kepada presiden Ukraina yang memiliki keberanian dan tekad yang sama. Hadirin sekalian, Presiden Putin. Presiden Putin! Dia akan mengalahkan Presiden Putin. Presiden Zelenskyy! Saya sangat fokus untuk mengalahkan Putin. Kita harus memikirkannya," katanya.

tvonenews

"Saya lebih baik dari dia," kata Zelenskyy sebagai tanggapan yang kemudian ditanggapi Biden, "Anda jauh lebih baik”.

Peskov juga membantah bahwa Putin mengirim pesan kepada Donald Trump melalui Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban seraya menekankan bahwa tidak ada pesan tertulis maupun lisan untuk mantan presiden AS tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi seruan Kiev kepada negara-negara NATO untuk mencabut pembatasan serangan rudal terhadap Rusia, Peskov mengatakan bahwa senjata-senjata yang diproduksi di negara-negara NATO sudah menghantam wilayah Rusia.

Pejabat itu memperingatkan bahwa kemungkinan peningkatan jangkauan serangan semacam itu akan menjadi provokasi yang mengarah pada peningkatan ketegangan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral