News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teroris ISIS Ledakkan Bom Bunuh Diri di Masjid Peshawar saat Salat Jumat, Tewaskan Sedikitnya 56 Muslim Syiah

Sedikitnya 50 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat serangan bom bunuh diri di sebuah masjid Syiah di kota Peshawar, Pakistan, Jumat (4/3/2022).
Sabtu, 5 Maret 2022 - 07:36 WIB
Puluhan Muslim Syiah tewas akibat serangan teroris ISIS di Peshawar
Sumber :
  • AP

Peshawar, Pakistan - Sedikitnya 50 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat serangan bom bunuh diri di sebuah masjid Syiah di kota Peshawar, Pakistan barat laut, Jumat (4/3/2022). Pelaku meledakkan bom bunuh diri itu ketika jemaah sedang melaksanakan salat Jumat di Masjid Kucha Risaldar.

Pihak rumah sakit menyatakan setidaknya ada 56 orang terbunuh dalam serangan itu. Sedangkan lebih dari 194 orang terluka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi setempat serta petugas rumah sakit memperkirakan korban tewas akan meningkat karena banyak dari yang terluka berada dalam kondisi kritis.

“Itu adalah ledakan bunuh diri, yang menewaskan 50 orang,” ujar salah satu inspektur senior kepolisian, Haroon Rashid.

Para korban dirawat di Rumah Sakit Lady Readying, fasilitas medis terbesar di Peshawar. Juru bicara rumah sakit itu, Muhammad Asim, mengatakan ada banyak orang terluka.

"Orang-orang dari semua kelompok umur telah dibawa," katanya kepada wartawan, mengatakan sebagian besar yang terluka berada dalam kondisi kritis.

ISIS kemudian mengklaim bertanggung jawab atas serangan tak manusiawi itu.

Seorang saksi mata, Ali Asghar, yang menderita luka ringan akibat ledakan itu, mengungkapkan detik-detik sebelum ledakan terjadi.

“Kami sedang bersiap untuk salat ketika tiba-tiba seorang teroris masuk dengan pistol dan mulai menembaki orang-orang, menewaskan banyak orang satu per satu, yang diikuti oleh ledakan besar. Ledakan itu terjadi di aula utama masjid,” ujar Ali.

Sementara Kepala Polisi Peshawar Muhammed Ejaz Khan mengatakan, kekerasan dimulai ketika dua penyerang bersenjata menembaki polisi di luar masjid.

Seorang penyerang dan seorang polisi tewas dalam baku tembak, dan seorang polisi lainnya terluka. Penyerang yang tersisa kemudian memasuki masjid dan meledakkan bom.

Seorang saksi yang mengidentifikasi dirinya sebagai Naeem tinggal di sebelah masjid, menceritakan kronologi peristiwa mengerikan tersebut.

“Pertama saya mendengar lima hingga enam tembakan dan kemudian saya melihat pelaku bom bunuh diri memasuki masjid dan terjadi ledakan besar,” katanya seperti dikutip dari Al Jazeera. 

“Pintu rumah saya terbuka dengan keras dan saya jatuh ke tanah. Ketika saya memasuki masjid, ada asap dan debu dan orang-orang tergeletak bersimbah darah.”

Unit penjinak bom mengatakan sekitar 5 kg bahan peledak digunakan dan bantalan bola ditambahkan. Ambulans bergegas melalui jalan-jalan sempit yang padat dan membawa korban luka ke Rumah Sakit Lady Reading.

“Kami dalam keadaan darurat dan yang terluka sedang dipindahkan ke rumah sakit. Kami sedang menyelidiki sifat ledakan itu tetapi tampaknya itu adalah serangan bunuh diri," kata petugas polisi Mohammad Sajjad Khan.

Pensiunan perwira militer Sher Ali yang berada di dalam masjid pada saat ledakan itu terluka oleh pecahan peluru yang beterbangan. Dia memohon pada pemerintah Pakistan dengan berapi-api untuk melindungi minoritas Muslim Syiah di negara itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Apa dosa kita? Apa yang telah kita lakukan? Bukankah kita warga negara ini?” katanya di unit gawat darurat, sementara pakaian putihnya berlumuran darah.

Dalam sebuah posting Twitter, Perdana Menteri Imran Khan mengutuk ledakan itu dan menyerukan penyelidikan. (act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wakil Kepala BGN Angkat Bicara soal Nasib 21.801 Motor Listrik yang Terlanjur Dibeli: Uang Negara Sudah Keluar

Wakil Kepala BGN Angkat Bicara soal Nasib 21.801 Motor Listrik yang Terlanjur Dibeli: Uang Negara Sudah Keluar

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menyebut pada tahun ini dan tahun-tahun berikutnya, BGN akan menghentikan pengadaan barang-barang yang tidak diperlukan.
Dipercaya Datangkan Berkah, Warga Sidoarjo Antusias Rebut Gunungan dalam Tradisi Larung Sesaji 1 Suro

Dipercaya Datangkan Berkah, Warga Sidoarjo Antusias Rebut Gunungan dalam Tradisi Larung Sesaji 1 Suro

Ratusan warga Desa Bogempinggir, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, menggelar tradisi Suro’an dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H.
Ramalan Finansial 5 Weton Besok, 17 Juni 2026: Siapa yang Cuan dan Siapa yang Apes?

Ramalan Finansial 5 Weton Besok, 17 Juni 2026: Siapa yang Cuan dan Siapa yang Apes?

Neptu weton mana saja yang akan mengalami kenaika dan penurunan dalam hal finansial esok hari tanggal 17 Juni 2026? Berikut prediksinya.
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Sausu

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Sausu

Gempa berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang Palu dan sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah, Selasa (16/6).
Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Timnas Spanyol harus membuka perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil yang kurang memuaskan setelah gagal menaklukan tim debutan yakni Tanjung Verde.
BGN Janji Masyarakat Bisa Akses Data Pemilik SPPG: Kami akan Buat Transparan

BGN Janji Masyarakat Bisa Akses Data Pemilik SPPG: Kami akan Buat Transparan

Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan masyarakat akan bisa mengakses data pemilik SPPG atau dapur program MBG, termasuk pemilik yang berasal dari partai politik.

Trending

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Mencuat kabar terkait Elza Syarief mengundurkan diri sebagai kuasa hukumnya eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Sontak
Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Seorang wasit yang memiliki rekam jejak pernah memimpin pertandingan di kompetisi Liga Indonesia Shaun Evans sempat menjadi sorotan tajam di Piala Dunia 2026 ..
Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari kontestan Piala Dunia 2026. Timnas Haiti terpaksa harus mengganti desain jersey yang sedianya bakal mereka gunakan sepanjang ... -
Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Satu unggahan Instagram pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner membuat sang istri, Jennifer Coppen mengamuk setelah sehari melaksanakan pernikahan di Bali.
Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Skor akhir 0-0 membuat Tanjung Verde sukses mencuri perhatian dunia setelah menahan imbang raksasa Eropa, Spanyol pada laga Grup H, Senin (15/6/2026) waktu setempat.
Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam mulai curiga Timnas Indonesia akan kedatangan dua pemain naturalisasi baru. Ada yang dari Jerman dan dari Belanda. Siapakah calon pemain tersebut?
Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi publik bertajuk "Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia" yang digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM Yogyakarta berakhir ricuh. 
Selengkapnya

Viral