GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indonesia Disanksi Komite Olimpiade Internasional Buntut Tolak Atlet Israel, Raja Sapta Oktohari Gercep Lakukan ini ke IOC

Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari langsung bertindak lakukan ini setelah Indonesia disanksi Komite Eksekutif Komite Olimpiade Internasional (IOC) buntut tolak atlet Israel.
Selasa, 28 Oktober 2025 - 14:05 WIB
Atlet senam artistik Israel Artem Dolgopyat batal tampil di Indonesia
Sumber :
  • Instagram @dolgopyat_artem

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari langsung bertindak tegas setelah Indonesia disanksi Komite Eksekutif Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Upaya Raja Sapta seiring dengan sanksi dari IOC yang menyayangkan Indonesia menolak keras kedatangan atlet senam artistik Israel, Artem Dolgopyat pada Kejuaraan Dunia Senam Artistik ke-53 di Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah Indonesia secara terang-terangan membatalkan visa atlet Israel tersebut berujung sanksi dari IOC untuk Indonesia.

Raja Sapta mengatakan dirinya berupaya terbang menuju Swiss karena ada jadwal pertemuan pada hari ini, Selasa, 28 Oktober 2025.

"Ini untuk memenuhi pertampungan yang memang sudah direncanakan. Perjalanan ini saya didampingi oleh Sekjen, Wakil Sekjen, dan lainnya," ungkap Raja Sapta lewat program Kabar Petang tvOne dikutip, Selasa (28/10/2025).

Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari bakal lakukan ini setelah dapat sanksi dari IOC usai tolak visa atlet Israel
Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari bakal lakukan ini setelah dapat sanksi dari IOC usai tolak visa atlet Israel
Sumber :
  • Tim tvOne

 

Tidak hanya memenuhi jadwal pertemuan, Raja Sapta juga membahas seputar Indonesia yang dapat sanksi dari IOC perkara menolak atlet Israel.

Dalam penyampaian sanksi IOC, mengenai penyelidikan rahasia terkait kasus dugaan pelanggaran bahwa Indonesia menolak atlet Israel.

IOC mempublikasikan surat pemberitahuan resmi secara tertulisnya kepada publik untuk memberikan sanksi kepada Indonesia.

"Untuk juga mengonfirmasi terkait dengan surat yang kami terima, kami memilih untuk tidak membalas surat, tetapi kami sampaikan melalui surat resmi kami secara langsung," jelas dia.

Ia menjelaskan alasan NOC Indonesia memilih diskusi secara langsung dengan IOC.

Kata Raja Sapta, pemerintah sangat tertutup demi melancarkan tujuan Indonesia terkait alasan tidak memproses visa atlet gimnastik Israel.

"Kami juga tidak menggunakan baik media maupun sosial media, sehingga bisa langsung mengklarifikasi secara langsung dan memberikan gambaran secara utuh dari perspektif itu pemerintah maupun bangsa Indonesia," jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, NOC Indonesia akan menyampaikan salah satu faktor utama alasan pemerintah membatalkan visa atlet Israel, yakni berkaitan dengan keamanan.

"Satu hal yang pasti keamanan menjadi prioritas. Kita tidak melihat ke satu negara, tetapi kita melihat juga 77 negara yang hadir berkompetisi di Indonesia," bebernya.

Raja Sapta tak ingin membuang kesempatan usaha yang telah diperjuangkan federasi harus terwujud menggelar ajang bergengsi dunia.

"Mensosialisasikan cabang ini tidak mudah, akhirnya mereka mendapatkan kesempatan. Bahkan Presiden Prabowo sudah memberikan fasilitas di Cibubur untuk dijadikan homebase dari pembinaan prestasi," ucapnya.

Ia menyampaikan alasan IOC sanksi Indonesia masih sama dengan urusan keamanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun begitu, Pemerintah Indonesia berupaya berkomitmen dengan tujuan tersebut, salah satu senjata ampuhnya karena tidak memiliki hubungan apa pun dengan Israel.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Bursa Transfer: Ipswich Town Bidik Bek Marseille, Posisi Elkan Baggott Semakin Terjepit di Skuad Liga Premier Musim Depan

Update Bursa Transfer: Ipswich Town Bidik Bek Marseille, Posisi Elkan Baggott Semakin Terjepit di Skuad Liga Premier Musim Depan

Ipswich Town yang sempat terdegradasi satu musim akhirnya akan kembali tampil di Liga Premier musim depan. Publik pun bertanya-tanya apakah ini menjadi waktu yang tepat bagi Elkan Baggott merasakan debutnya di kasta tertinggi Liga Inggris.
Tanggapi Kontroversi Film "Pesta Babi", Menko Yusril: Biarkan Masyarakat Menonton, lalu Gelar Diskusi dan Berdebat

Tanggapi Kontroversi Film "Pesta Babi", Menko Yusril: Biarkan Masyarakat Menonton, lalu Gelar Diskusi dan Berdebat

Kontroversi pemutaran film dokumenter berjudul Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita mendapat respons langsung dari Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra. 
Polemik Lomba Cerdas Cermat Kalbar Belum Usai, SMAN 1 Teladan Yogyakarta Ikut Kena Hujatan Netizen: Dibantu Juri

Polemik Lomba Cerdas Cermat Kalbar Belum Usai, SMAN 1 Teladan Yogyakarta Ikut Kena Hujatan Netizen: Dibantu Juri

Polemik penilaian juri pada Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR RI di Kalbar tak hanya berimbas pada SMAN 1 Pontianak, tetapi juga menyeret SMAN 1 Teladan Yogyakarta
Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Utas akun media sosial Threads @zvanniisygg mengaku sebagai keluarga Josepha Alexandra, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar viral.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Targetkan 1.000 Titik di 2026, Menteri KKP Sebut Kampung Nelayan Merah Putih Penting untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

Targetkan 1.000 Titik di 2026, Menteri KKP Sebut Kampung Nelayan Merah Putih Penting untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah memfokuskan pembenahan sektor perikanan dari titik paling awal melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). 

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak disambut hangat oleh Sekda Kalbar dan IKASMANSA Pontianak, mereka mendukung penuh keputusan sekolah.
Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

SMAN 1 Pontianak resmi tolak lomba ulang final LCC Empat Pilar MPR Kalbar 2026. Warganet beri pujian, terutama untuk pernyataan poin 5 dan 6.
Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Setelah menyatakan mundur dari perlombaan ulang babak final Lomba Cerdas Cermat dari MPR RI, SMAN 1 Pontianak mengenang masa kemenangannya pada tahun 2025.
Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Utas akun media sosial Threads @zvanniisygg mengaku sebagai keluarga Josepha Alexandra, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar viral.
Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) merespon ibu asal Surabaya, WS (40) yang curhat menjadi korban kasus penipuan dan perampokan warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral