News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PBB Kembali Mengupayakan Evakuasi Warga Sipil dari Mariupol

Operasi ketiga sedang dijalankan untuk mengevakuasi para warga sipil dari Kota Mariupol dan pabrik baja Azovstal yang terkepung di Ukraina, kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Kamis.
Jumat, 6 Mei 2022 - 15:52 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy (kanan) dan Sekjen PBB Antonio Guterres (kiri) melakukan pertemuan empat mata di tengah invasi Rusia ke Ukraina yang terus berlanjut, di Kyiv, Ukraina, Kamis (28/4/2022).
Sumber :
  • antara

Perserikatan Bangsa-Bangsa - Operasi ketiga sedang dijalankan untuk mengevakuasi para warga sipil dari Kota Mariupol dan pabrik baja Azovstal yang terkepung di Ukraina, kata Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres, Kamis.

PBB dan Komite Internasional Palang Merah (ICRC) sejauh ini sudah membantu hampir 500 warga sipil keluar dari wilayah tersebut melalui dua operasi yang berlangsung pekan lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat berbicara dalam sidang Dewan Keamanan PBB, Guterres menolak memberikan keterangan terperinci soal operasi baru itu, supaya tidak menghalangi kemungkinan keberhasilan.

"Saya berharap koordinasi yang berkelanjutan dengan Moskow dan Kiev akan mengarah pada upaya membuka kemungkinan warga sipil bisa keluar secara aman dari medan pertempuran serta penyaluran bantuan bagi orang-orang yang sangat membutuhkan," katanya kepada Dewan beranggotakan 15 negara itu.

Sejak Rusia menyerbu Ukraina pada 24 Februari, Amerika Serikat dan negara-negara sekutu telah memukul balik dengan menjatuhkan serentetan sanksi berat terhadap Rusia. Moskow sendiri menyebut invasi ke negara tetangganya itu sebagai "operasi militer khusus".

Rusia, sementara itu, menuding negara-negara Barat mengobarkan Perang Dunia ekonomi.

"Seolah-olah Anda menanti-nantikan momen ini untuk melancarkan tekanan terhadap Rusia," kata Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia dalam sidang Dewan Keamanan.

"Kalau kita bicara soal Perang Dunia, tanpa diragukan perang itu saat ini sedang dikobarkan di tingkat ekonomi," kata Nebenzia.

Dubes AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfild menuduh Rusia berbohong kepada Dewan Keamanan.

"Rusia sendiri yang memulai perang ini dan Rusia sendiri yang bisa mengakhirinya. Hentikan penggunaan senjata, keluar dari wilayah Ukraina, dan lakukan diplomasi," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Guterres juga memperingatkan bahwa perang di Ukraina menyebabkan dunia semakin tertekan.

Ia mengatakan kepada Dewan Keamanan bahwa dirinya siap memfasilitasi pembicaraan tentang menyatukan kembali kemampuan produksi pertanian Ukraina serta produksi makanan dan pupuk Rusia dan Belarus menuju pasar dunia, kendati ada perang.(ant/chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.
Raymond/Joaquin Dua Kali Runner-up di Awal 2026, PBSI Soroti Faktor Fisik

Raymond/Joaquin Dua Kali Runner-up di Awal 2026, PBSI Soroti Faktor Fisik

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, Eng Hian, menilai fisik masih menjadi fokus utama evaluasi bagi Raymond Indra/Nikoolaus Joaquin

Trending

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT