News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

'Dosa Besar' Presiden Venezuela Nicolás Maduro hingga Terancam Penjara Seumur Hidup di Amerika

Presiden Venezuela Nicolás Maduro terancam hukuman empat kali penjara seumur hidup dalam dakwaan pidana yang diajukan di Amerika Serikat (AS), menurut dokumen pengadilan.
Minggu, 4 Januari 2026 - 15:30 WIB
Nicolas Maduro
Sumber :
  • Anadolu

tvOnenews.com - Presiden Venezuela Nicolás Maduro terancam hukuman empat kali penjara seumur hidup dalam dakwaan pidana yang diajukan di Amerika Serikat (AS), menurut dokumen pengadilan.

Pada Maret 2020, Maduro dan sejumlah pihak yang diduga bersekongkol dengannya didakwa dalam empat perkara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dakwaan itu meliputi konspirasi terkait narkoterorisme, penyelundupan kokain ke AS, penggunaan dan kepemilikan senapan mesin dan alat peledak dalam kegiatan narkoterorisme.

Selain itu, Maduro juga didakwa bersekongkol memiliki dan menggunakan senjata serta alat peledak tersebut.

Tangkapan layar unggahan Presiden AS Donald Trump di platform Truth Social yang menampilkan foto Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang ditangkap
Tangkapan layar unggahan Presiden AS Donald Trump di platform Truth Social yang menampilkan foto Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang ditangkap
Sumber :
  • ANTARA

Masing-masing dakwaan itu memiliki hukuman maksimal penjara seumur hidup.

Sebelumnya pada hari yang sama, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa pasukannya telah melancarkan serangan skala besar ke Venezuela.

Trump juga mengumumkan bahwa Maduro dan istrinya telah ditangkap dan dibawa ke luar Venezuela.

Jaksa Agung AS Pamela Bondi mengatakan Maduro dan istrinya, Cilia Flores, akan segera menjalani persidangan di Pengadilan Distrik Selatan New York. 

Profil Nicolás Maduro

Nama Nicolás Maduro kembali menjadi sorotan tajam dunia internasional setelah Presiden Venezuela itu ditangkap oleh militer Amerika Serikat (AS). Operasi militer berskala besar dilakukan pasukan AS di Ibu Kota Karakas pada Sabtu (3/1/2026), menandai eskalasi serius dalam hubungan Washington dan Caracas.

Dalam operasi tersebut, pasukan elite antiteror AS tidak hanya menangkap Maduro, tetapi juga membawa Ibu Negara Cilia Flores. 

Keduanya kemudian diterbangkan ke New York untuk menjalani proses hukum atas dakwaan kejahatan narkoba, senjata, dan kejahatan lintas negara lainnya.

Penangkapan ini menjadi puncak dari konflik panjang antara pemerintahan Maduro dan Amerika Serikat. Untuk memahami besarnya dampak peristiwa ini, penting menilik profil Nicolás Maduro, sosok yang memimpin Venezuela selama lebih dari satu dekade di tengah krisis multidimensi.

Latar Belakang Nicolás Maduro

Nicolás Maduro Moros lahir di Karakas pada 23 November 1962. Ia berasal dari latar belakang kelas pekerja. Sebelum terjun ke politik nasional, Maduro dikenal sebagai sopir bus dan aktivis serikat buruh transportasi. Pengalaman inilah yang membentuk citranya sebagai pemimpin rakyat kecil.

Karier politik Maduro mulai menanjak saat bergabung dengan Gerakan Revolusi Bolivarian yang dipimpin Presiden Venezuela saat itu, Hugo Chávez, pada akhir 1990-an. Kedekatannya dengan Chávez membuat Maduro masuk lingkaran inti kekuasaan.

Ia pernah menjabat sebagai anggota Majelis Nasional, sebelum dipercaya menjadi Menteri Luar Negeri Venezuela pada 2006. Posisi tersebut diembannya hingga 2013 dan menjadikan Maduro salah satu figur paling berpengaruh dalam diplomasi Venezuela.

Dari Wakil Presiden ke Presiden

Loyalitas Maduro kepada Chávez berbuah posisi strategis. Pada Oktober 2012, Chávez menunjuknya sebagai Wakil Presiden, hanya beberapa bulan sebelum sang pemimpin karismatik wafat akibat kanker pada Maret 2013.

Seusai meninggalnya Chávez, Maduro ditunjuk sebagai presiden sementara. Ia kemudian memenangkan pemilihan presiden 2013 dengan selisih suara sangat tipis. Sejak saat itu, Maduro resmi menjadi Presiden Venezuela.

Kepemimpinannya berlangsung di tengah situasi ekonomi yang memburuk. Venezuela mengalami hiperinflasi ekstrem, kelangkaan pangan dan obat-obatan, runtuhnya layanan publik, serta eksodus jutaan warga ke negara lain.

Kontroversi dan Tekanan Internasional

Sepanjang masa jabatannya, Maduro kerap menuai kritik keras. Pemerintahannya dituduh melakukan pelanggaran hak asasi manusia, menekan oposisi politik, membungkam media, dan memanipulasi pemilu.

Amerika Serikat dan sejumlah negara Barat tidak mengakui legitimasi Maduro sebagai presiden. Washington menjatuhkan sanksi ekonomi berat terhadap Venezuela dan secara terbuka mendukung oposisi, dengan tujuan mendorong perubahan kepemimpinan.

AS juga menuduh Maduro terlibat dalam kejahatan narkotika dan korupsi internasional. Ia disebut berkolusi dengan jaringan kriminal besar seperti Cartel de los Soles, Kartel Sinaloa, serta kelompok kriminal Tren de Aragua untuk memasok kokain—termasuk yang dicampur fentanyl—ke pasar Amerika Serikat.

Sayembara dan Penangkapan

Sebagai bagian dari upaya penegakan hukum, pemerintah AS bahkan menggelar sayembara internasional bagi siapa pun yang memberikan informasi yang mengarah pada penangkapan Maduro. Nilai hadiah dinaikkan dari 25 juta dolar AS menjadi 50 juta dolar AS, setara sekitar Rp814 miliar.

Penangkapan Maduro oleh militer AS disebut Washington sebagai langkah untuk mengakhiri krisis politik dan kemanusiaan di Venezuela. Namun langkah ini memicu reaksi keras dari sekutu-sekutu Caracas.

Dampak Global dan Respons Internasional

Negara-negara seperti Rusia, China, dan Iran mengecam keras penangkapan tersebut dan menilainya sebagai pelanggaran kedaulatan negara. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di dalam negeri Venezuela, pendukung Maduro menggelar demonstrasi menentang intervensi AS, sementara kelompok oposisi melihatnya sebagai peluang perubahan besar.

Penangkapan Nicolás Maduro bukan sekadar peristiwa hukum, tetapi menjadi titik balik geopolitik yang berpotensi mengubah masa depan Venezuela dan kawasan Amerika Latin. (nsp/ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Pertamina Patra Niaga mendesain program CSR berbasis potensi lokal di 3 daerah untuk mendorong perempuan lebih mandiri, produktif, dan berperan aktif di lingkungan.
Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

PolyPhil, perawatan berbasis polynucleotide dari DNA trout. Kenali cara kerja, potensi manfaat, bukti penelitian, dan keterbatasannya. Sebagai salah satu bahan

Trending

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Selengkapnya

Viral