News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kongres AS Selidiki Kebijakan Biden di Afghanistan

Anggota Kongres Amerika Serikat pada Selasa mengatakan bahwa mereka dibuat semakin frustrasi dengan peristiwa di Afghanistan dan berjanji untuk menyelidiki kebijakan pemerintahan Presiden Joe Biden untuk mengetahui apa yang salah.
Rabu, 18 Agustus 2021 - 16:29 WIB
Kongres AS Selidiki Kebijakan Biden di Afghanistan
Sumber :
  • antara

Washington - Anggota Kongres Amerika Serikat pada Selasa mengatakan bahwa mereka dibuat semakin frustrasi dengan peristiwa di Afghanistan dan berjanji untuk menyelidiki kebijakan pemerintahan Presiden Joe Biden untuk mengetahui apa yang salah.

Para anggota Kongres AS yang ingin menyelidiki perihal kebijakan AS terkait peristiwa di Afghanistan itu termasuk mereka yang berasal dari Partai Demokrat pendukung Presiden Joe Biden.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Peristiwa beberapa hari terakhir telah menjadi puncak dari serangkaian kesalahan yang dibuat oleh pemerintahan Republik dan Demokrat selama 20 tahun terakhir," kata Senator Bob Menendez, ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS dari Partai Demokrat.
"Kami sekarang menyaksikan hasil mengerikan dari kegagalan kebijakan dan intelijen selama bertahun-tahun," kata Menendez dalam sebuah pernyataan.

Menendez mengatakan komitenya akan mengadakan dengar pendapat tentang kebijakan AS terhadap Afghanistan, termasuk negosiasi antara pemerintahan mantan Presiden AS Donald Trump dan Taliban serta eksekusi penarikan pasukan oleh pemerintahan Biden.
Menurut surat yang dikirim ke Menendez, Komite Partai Republik mengatakan mereka ingin Menteri Luar Negeri Antony Blinken untuk bersaksi, "untuk dapat memahami penyebab Departemen Luar Negeri AS sangat tidak siap menghadapi kemungkinan yang terjadi di hadapan kita (di Afghanistan)".

"Informasi terkini dari Departemen Luar Negeri tidak konsisten, kurang detail yang penting, dan tidak responsif terhadap anggota parlemen dan rakyat Amerika," demikian isi surat dari Partai Republik.
Namun, tanggal sidang parlemen untuk penyelidikan kebijakan pemerintah AS terkait Afghanistan itu belum diumumkan.

Senator Mark Warner, ketua Komite Intelijen Partai Demokrat, pada Senin (16/8) mengatakan bahwa dia bermaksud bekerja sama dengan komite lain "untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang penting dan diperlukan" guna mengetahui penyebab AS tidak lebih siap mengantisipasi keruntuhan pemerintah Afghanistan.

Para anggota Kongres AS dari Partai Republik juga melanjutkan kritik keras mereka terhadap kebijakan Biden.
"Krisis keamanan dan kemanusiaan yang sekarang berlangsung di Afghanistan dapat dihindari jika Anda telah benar-benar membuat suatu perencanaan," tulis para anggota Partai Republik di Komite Angkatan Bersenjata Dewan Perwakilan Rakyat AS dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Gedung Putih pada Selasa. (chm/ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral