GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sekjen PBB Kecam Langkah Israel Daftarkan Tanah Tepi Barat sebagai “Tanah Negara”, Dinilai Langgar Hukum Internasional

Sekjen PBB kecam keputusan Israel daftarkan tanah Tepi Barat sebagai tanah negara karena dinilai melanggar hukum internasional dan mengancam solusi dua negara.
Selasa, 17 Februari 2026 - 14:40 WIB
Kawasan Masjid Al Aqsa di Yerusalem, Tepi Barat, Palestina.
Sumber :
  • ANTARA

Ancaman terhadap Solusi Dua Negara

PBB menilai arah kebijakan terbaru Israel berpotensi mengikis prospek solusi dua negara, yakni pembentukan negara Palestina merdeka yang hidup berdampingan secara damai dengan Israel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Guterres, seluruh permukiman Israel di wilayah pendudukan, termasuk di Yerusalem Timur, tidak memiliki keabsahan hukum dan merupakan pelanggaran mencolok terhadap resolusi-resolusi PBB.

Ia kembali menegaskan bahwa satu-satunya jalan menuju perdamaian jangka panjang adalah melalui perundingan berdasarkan hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan PBB.

Area C Jadi Sorotan Utama

Wilayah Tepi Barat selama ini terbagi dalam tiga zona administratif, yakni Area A, B, dan C. Area C—yang menjadi fokus kebijakan terbaru Israel—mencakup sekitar 60 persen wilayah Tepi Barat dan berada di bawah kendali penuh Israel, baik dari sisi keamanan maupun administrasi sipil.

Area ini juga mencakup sebagian besar lahan strategis, termasuk kawasan permukiman Israel dan jaringan infrastruktur utama. Karena itu, perubahan status tanah di Area C dinilai memiliki dampak besar terhadap masa depan wilayah Palestina.

Pembongkaran Bangunan Palestina Terus Berlanjut

Di tengah kebijakan tersebut, otoritas Israel juga terus melakukan pembongkaran rumah dan bangunan milik warga Palestina dengan alasan tidak memiliki izin pembangunan.

Namun, warga Palestina menilai sistem perizinan yang diterapkan sangat membatasi sehingga hampir mustahil memperoleh persetujuan resmi untuk membangun. Kondisi ini memicu tuduhan bahwa kebijakan administratif digunakan sebagai alat untuk memperluas kontrol teritorial.

Data dari lembaga pemerintah Palestina menunjukkan bahwa sepanjang 2025 terjadi ratusan pembongkaran bangunan yang berdampak pada sekitar 1.400 rumah dan fasilitas warga. Angka itu disebut sebagai peningkatan paling signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Kekhawatiran Dunia Internasional Meningkat

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah Israel mendaftarkan tanah di Tepi Barat sebagai tanah negara kembali menempatkan konflik Israel-Palestina dalam sorotan global. Banyak pihak khawatir kebijakan sepihak tersebut akan memperdalam ketegangan politik, mempercepat perubahan demografis wilayah, dan memperkecil peluang dialog damai.

PBB menegaskan bahwa menjaga kemungkinan solusi dua negara merupakan tanggung jawab bersama komunitas internasional. Organisasi itu menyerukan semua pihak menahan diri dari tindakan yang dapat memperburuk situasi dan mendorong kembali jalur diplomasi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tunjukkan Toleransi, Keluarga Muslim Rela Datang dari Purwokerto Saksikan Ibadah Imlek di Pecinan Glodok

Tunjukkan Toleransi, Keluarga Muslim Rela Datang dari Purwokerto Saksikan Ibadah Imlek di Pecinan Glodok

Satu keluarga muslim rela datang jauh dari Purwokerto, untuk menyaksikan langsung semarak Tahun Baru Imlek 2026 di kawasan Petak Sembilan, Pecinan Glodok,
Tahun Baru Imlek, Pemprov DKI Dorong Warga Jaga Toleransi dan Kerukunan

Tahun Baru Imlek, Pemprov DKI Dorong Warga Jaga Toleransi dan Kerukunan

Dalam rangka Tahun Baru Imlek 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendorong masyarakat tetap menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
Bandung BJB Tandamata Resmi Berpisah dengan Anastasia Guerra Jelang Final Four Proliga 2026

Bandung BJB Tandamata Resmi Berpisah dengan Anastasia Guerra Jelang Final Four Proliga 2026

Tim voli putri Bandung BJB Tandamata resmi berpisah dengan pemain asingnya yakni Anastasia Guerra jelang babak final four Proliga 2026.
PLTS 6,3 MWp Dipasang di Fasilitas SPINDO, Dukung Transisi Energi Industri

PLTS 6,3 MWp Dipasang di Fasilitas SPINDO, Dukung Transisi Energi Industri

PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (SPINDO) menjalin kerja sama dengan iForte Energi Nusantara dalam pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di lingkungan operasional perusahaan.
Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Seorang pekerja bangunan ditemukan tewas di atap rumah warga di Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Korban dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat memperbaiki atap rumah warga, Selasa (17/2).
Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Berdasarkan perhitungan hisab, Kemenag memperkirakan 1 Ramadan 1447 Hijriah secara astronomis berpotensi jatuh pada Kamis Pahing, 19 Februari 2026.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT