Eks Utusan Khusus AS Soroti Posisi Indonesia di Tengah Memanasnya Konflik Rusia–NATO
- ist
Menurutnya, keputusan Indonesia dalam kebijakan energi dan hubungan internasional memiliki implikasi langsung terhadap stabilitas global.
Dalam sudut pandang yang cukup berbeda dari sebagian pengamat Barat, Volker tidak melihat Cina secara strategis membantu Rusia dalam perang Ukraina.
“Cina memikirkan Cina. Jika mereka bisa membeli energi Rusia dengan murah, mereka lakukan. Jika bisa berdagang dengan Ukraina, mereka juga lakukan. Mereka hanya berbisnis.”
Volker menyebut Beijing memandang Rusia sebagai negara yang lemah secara ekonomi dan demografi, namun tidak keberatan jika kelemahan tersebut membantu melemahkan tatanan global demokratis.
Rekomendasi untuk Indonesia: Perkuat Kapabilitas Sendiri dan Pilih Komunitas Global yang Tepat
Menurut Volker, negara non-blok seperti Indonesia tetap harus mengambil posisi strategis agar tidak terjebak dalam perebutan pengaruh kekuatan besar.
“Jika saya Indonesia, hal pertama yang saya lakukan adalah berinvestasi pada kemampuan keamanan sendiri — terutama udara dan laut,” ujarnya.
Hal kedua adalah memahami perbedaan antara negara yang mendukung tatanan global stabil dan negara yang memiliki ambisi ekspansionis.
“Indonesia harus melihat dirinya sebagai bagian dari komunitas yang ingin membangun keamanan global," ucapnya.
Load more