News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Utusan Khusus AS Soroti Posisi Indonesia di Tengah Memanasnya Konflik Rusia–NATO

Menurut Volker, hubungan antara Amerika, sekutu Eropa, dan NATO mengalami gesekan yang cukup signifikan.
Rabu, 18 Februari 2026 - 11:14 WIB
Mantan Utusan Khusus Amerika Serikat
Sumber :
  • ist

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Utusan Khusus Amerika Serikat untuk Ukraina, Kurt Volker, menegaskan bahwa dinamika geopolitik global saat ini menempatkan Indonesia pada posisi yang tidak lagi memungkinkan untuk bersikap benar-benar netral. 

Menurut Volker, hubungan antara Amerika, sekutu Eropa, dan NATO mengalami gesekan yang cukup signifikan. Penyebabnya mulai dari pernyataan politik Washington hingga isu tarif terhadap negara-negara Eropa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyebut kedatangan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, ke Munich akhir pekan lalu sebagai upaya meredakan ketegangan.

“Rubio datang untuk menenangkan situasi dan menegaskan bahwa AS masih melihat sekutu Eropa sebagai mitra penting dalam menghadapi tantangan bersama,” katanya di sela gelaran Munich Security Conference 2026, Selasa (18/2/2026).

Di saat yang sama, perang yang dilakukan Russia di Ukraina terus berkecamuk. Volker menyebutnya sebagai perang terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II.

“Rusia tetap menyerang. Ribuan orang tewas. Banyak negara seperti Estonia, Lituania, dan Polandia takut menjadi target berikutnya,” tambahnya.

Volker menegaskan bahwa Presiden Vladimir Putin masih percaya dirinya bisa meraih kemenangan, sehingga perang belum mendekati akhir. Ia menyoroti pendanaan Rusia sebagai elemen kunci.

“Perlu lebih banyak tekanan pada Kremlin, terutama sisi finansial. Selama Rusia bisa menjual minyak dan gas di pasar global, perang akan berlanjut," katanya.

Ketika ditanya tentang dampak konflik tersebut terhadap Asia, terutama Indonesia, Volker memperingatkan kemungkinan berkurangnya fokus keamanan Barat di kawasan Indo-Pasifik.

“Jika perhatian NATO tersedot ke Eropa, akan ada ruang bagi China untuk terus mendorong ambisi regionalnya,” katanya.

Untuk itu, upaya negara-negara Eropa meningkatkan belanja pertahanan dianggap penting agar Amerika Serikat tidak harus memikul beban ganda.

Volker juga menegaskan bahwa ambisi Rusia tidak berhenti di Eropa. Ia merinci bagaimana Moskow pernah atau masih memiliki pengaruh di Timur Tengah, Amerika Latin, hingga Asia.

Rusia, kata Volker, terlibat di Suriah, Iran, Venezuela, Kuba, bahkan bekerja sama dengan Korea Utara.

“Semua ini menunjukkan bahwa negara seperti Indonesia tidak bisa lagi berpikir bahwa netralitas adalah opsi yang realistis,” ujarnya.

Menurutnya, keputusan Indonesia dalam kebijakan energi dan hubungan internasional memiliki implikasi langsung terhadap stabilitas global.

Dalam sudut pandang yang cukup berbeda dari sebagian pengamat Barat, Volker tidak melihat Cina secara strategis membantu Rusia dalam perang Ukraina.

“Cina memikirkan Cina. Jika mereka bisa membeli energi Rusia dengan murah, mereka lakukan. Jika bisa berdagang dengan Ukraina, mereka juga lakukan. Mereka hanya berbisnis.”

Volker menyebut Beijing memandang Rusia sebagai negara yang lemah secara ekonomi dan demografi, namun tidak keberatan jika kelemahan tersebut membantu melemahkan tatanan global demokratis.

Rekomendasi untuk Indonesia: Perkuat Kapabilitas Sendiri dan Pilih Komunitas Global yang Tepat

Menurut Volker, negara non-blok seperti Indonesia tetap harus mengambil posisi strategis agar tidak terjebak dalam perebutan pengaruh kekuatan besar.

“Jika saya Indonesia, hal pertama yang saya lakukan adalah berinvestasi pada kemampuan keamanan sendiri — terutama udara dan laut,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal kedua adalah memahami perbedaan antara negara yang mendukung tatanan global stabil dan negara yang memiliki ambisi ekspansionis.

“Indonesia harus melihat dirinya sebagai bagian dari komunitas yang ingin membangun keamanan global," ucapnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral