Buntut Bos Kartel Narkoba Tewas, Kartel Mengamuk hingga Warga AS Jadi Target di Meksiko
- istimewa - antaranews
tvOnenews.com - Buntut bos kartel narkoba Nemesio "El Mencho" Oseguera Cervantes di Meksiko. Ternyata diduga memicu kartel mengamuk hingga warga AS (Amerika Serikat) jadi target sasaran.
Diketahui, Pimpinan Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG) Nemesio "El Mencho" Oseguera Cervantes yang dianggap paling berpengaruh dan telah lama diburu, dilaporkan tewas dalam operasi militer Meksiko pada Minggu (22/2) atau Senin (23/2) dini hari WIB.
Ia dikenal sebagai salah satu penyelundup narkoba paling dicari di dunia.
Dilansir dari berbagai sumber, Kedutaan Besar dan Konsulat AS di Meksiko mendesak warganya untuk berlindung di tempat, di tengah "operasi keamanan yang sedang berlangsung dan blokade jalan serta aktivitas kriminal terkait," menyusul kerusuhan yang dipicu oleh pembunuhan Nemesio "El Mencho" Oseguera Cervantes.
Staf pemerintah AS di berbagai lokasi di seluruh negeri akan bekerja dari rumah, katanya, menambahkan bahwa warga negara Amerika "harus melakukan hal yang sama."
"Kota-kota di Negara Bagian Jalisco, seperti Puerto Vallarta, Chapala, dan Guadalajara, termasuk di antara kota-kota yang terkena dampak kerusuhan," bunyi pernyataan tersebut.
Kedubes AS juga menyebutkan kota-kota di negara bagian Baja California, Quintana Roo, Negara Bagian Nayarit, dan Sinaloa.
Kemudian, operasi di jalan tol di Puebla, Guerrero, Tamaulipas, Nayarit, San Luis Potosi, Tijuana, Queretaro, Veracruz, dan Mazatlan "untuk sementara dibatasi," kata pernyataan itu, karena blokade yang telah memengaruhi pengendara.
Sementara, Kabinet Keamanan Meksiko mengatakan bahwa sebagian besar penghalang jalan telah dibersihkan dan jalan utama dibuka kembali setelah gelombang kekerasan.
Kedutaan Besar AS mengatakan bahwa warganya harus "mencari perlindungan dan meminimalkan pergerakan yang tidak perlu," serta "menghindari area di sekitar aktivitas penegak hukum."
Warga Amerika juga harus memantau media lokal untuk mendapatkan informasi terbaru dan mengikuti arahan dari otoritas setempat.
Beberapa negara mengeluarkan peringatan dan instruksi kepada warganya setelah kekerasan meletus.
Sementara itu, kerusuhan telah mereda di Puerto Vallarta, meskipun jam malam tetap berlaku dengan sekolah dan toko diperkirakan akan tutup pada hari Senin. Itu diungkapkan David Bar-Tal, seorang warga AS yang tinggal di kota tersebut.
Load more