News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ali Khamenei, Sang Simbol Perlawanan Iran: Dari Presiden Perang hingga Penguasa Bayangan Timur Tengah

Profil Ali Khamenei, simbol perlawanan Republik Islam Iran. Dari presiden masa perang hingga pemimpin tertinggi yang membentuk arah Iran selama 30 tahun.
Minggu, 1 Maret 2026 - 10:03 WIB
Panglima Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel, Sabtu (28/2/2026), menandai berakhirnya satu era paling menentukan dalam sejarah Republik Islam Iran. Sosok yang selama lebih dari tiga dekade menjadi pusat gravitasi kekuasaan, ideologi, dan perlawanan Iran itu kini pergi, meninggalkan warisan yang kompleks—antara keteguhan melawan Barat dan luka mendalam di dalam negeri.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim Khamenei tewas dalam serangan presisi yang menghantam kompleks kediamannya. Otoritas Iran kemudian membenarkan kabar tersebut. Siaran televisi pemerintah bahkan menampilkan presenter yang menitikkan air mata saat mengumumkan wafatnya sang pemimpin, dengan negara menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari Revolusi ke Kekuasaan

Ali Khamenei naik ke tampuk kekuasaan tertinggi Iran pada 1989, menggantikan Ayatollah Ruhollah Khomeini, arsitek Revolusi Islam 1979. Berbeda dengan Khomeini yang dikenal sebagai figur ideolog revolusi, Khamenei membangun kekuasaannya secara perlahan namun sistematis—mengokohkan negara melalui kekuatan militer, aparat keamanan, dan jaringan pengaruh regional.

Sebelum menjadi pemimpin tertinggi, Khamenei menjabat Presiden Iran di masa paling berdarah: Perang Iran-Irak 1980–1988. Konflik panjang itu membentuk pandangannya terhadap dunia luar, khususnya Amerika Serikat yang mendukung Irak di bawah Saddam Hussein. Sejak saat itu, kecurigaan terhadap Barat menjadi fondasi kebijakan strategisnya.

Pengalaman perang membuat Khamenei percaya satu hal: Iran harus selalu siap menghadapi ancaman eksistensial. Prinsip inilah yang kemudian membentuk hampir seluruh kebijakannya, dari pertahanan hingga politik luar negeri.

Negara Keamanan dan “Ekonomi Perlawanan”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di bawah Khamenei, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) berkembang jauh melampaui fungsi militer. IRGC menjadi aktor politik dan ekonomi utama, mengendalikan sektor strategis dari energi hingga infrastruktur. Iran pun berubah menjadi negara dengan arsitektur keamanan berlapis, dirancang untuk tetap bertahan meski kepemimpinan pusat terguncang.

Khamenei juga mengusung konsep “ekonomi perlawanan”—strategi kemandirian nasional untuk menghadapi sanksi Barat. Bagi pendukungnya, kebijakan ini adalah bukti keteguhan Iran melawan tekanan global. Namun bagi pengkritiknya, pendekatan tersebut justru memperdalam isolasi dan memperburuk kesejahteraan rakyat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kadin Indonesia Buka Jalan Ekspor untuk UMKM dan Produk Pertanian ke Jepang, Tempe hingga Cocopeat Jadi Andalan

Kadin Indonesia Buka Jalan Ekspor untuk UMKM dan Produk Pertanian ke Jepang, Tempe hingga Cocopeat Jadi Andalan

Lewat diplomasi ekonomi dan kolaborasi strategis dengan Tokyo SMEs, Kadin berupaya membuka jalan pelaku usaha dan UMKM Indonesia untuk memperluas akses pasar ke Jepang.
Persib Kembali 'Makan Korban' di Piala Presiden 2026, Berguinho dan Dion Markx Harus Menepi

Persib Kembali 'Makan Korban' di Piala Presiden 2026, Berguinho dan Dion Markx Harus Menepi

Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic mengabarkan kondisi Berguinho yang mengalami cedera. Pemain asal Brasil ini tumbang akibat masalah pada bagian engkel di laga kontra Tampines Rovers.
Satgas Pangan Bongkar Modus Mafia Jual Beras Fortifikasi hingga Rp42 Ribu per Kg

Satgas Pangan Bongkar Modus Mafia Jual Beras Fortifikasi hingga Rp42 Ribu per Kg

Mentan Amran Sulaiman mengungkap potensi kerugian yang ditanggung konsumen akibat praktik mafia beras fortifikasi diperkirakan mencapai sekitar Rp71 triliun.
Upaya Pertamina Patra Niaga Hadirkan Ruang Pembentukan Karakter Anak di Daerah, Ini Dua Program Andalannya

Upaya Pertamina Patra Niaga Hadirkan Ruang Pembentukan Karakter Anak di Daerah, Ini Dua Program Andalannya

Pertamina Patra Niaga memperkuat dukungan terhadap pendidikan anak melalui Program RASI di Bitung dan TEBAR 4.0 di Cilacap guna menciptakan generasi muda yang unggul.
997 Ribu Ton Bantuan Beras Tahap II Disalurkan 17 Agustus 2026, 33,24 Juta Keluarga akan Kebagian

997 Ribu Ton Bantuan Beras Tahap II Disalurkan 17 Agustus 2026, 33,24 Juta Keluarga akan Kebagian

Bapanas melalui Bulog akan mulai menyalurkan bantuan beras tahap II pada 17 Agustus 2026 kepada 33,24 juta KPM. Sebanyak 997,2 ribu ton beras disiapkan dengan anggaran Rp17,52 triliun.
Nasirun, Kesederhanaan dan Antrean Salat Jenazah yang Tak Putus

Nasirun, Kesederhanaan dan Antrean Salat Jenazah yang Tak Putus

Di balik reputasinya yang mendunia, Nasirun dikenal  sebagai pribadi yang sederhana, ramah, dan tidak pernah merepotkan orang lain.

Trending

Detik-detik KM Mutiara Sentosa 2 Dilalap Api di Perairan Sumenep, Basarnas Berjibaku Evakuasi Ratusan Penumpang

Detik-detik KM Mutiara Sentosa 2 Dilalap Api di Perairan Sumenep, Basarnas Berjibaku Evakuasi Ratusan Penumpang

Kapal penumpang yang melayani rute Surabaya–Makassar itu dilaporkan membawa ratusan orang saat insiden kebakaran terjadi.
Kim Sang-sik Tebar Ancaman ke John Herdman: Vietnam Bakal Tampil dengan Wajah Berbeda  ​​​​​​

Kim Sang-sik Tebar Ancaman ke John Herdman: Vietnam Bakal Tampil dengan Wajah Berbeda ​​​​​​

Pelatih kepala Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, melontarkan gertakan tajam kepada Timnas Indonesia jelang duel panas penentu nasib di Grup A Piala AFF 2026. Juru -
Belum Sekali pun Main, 3 Pemain Timnas Indonesia Masih 'Disimpan' John Herdman di Piala AFF 2026

Belum Sekali pun Main, 3 Pemain Timnas Indonesia Masih 'Disimpan' John Herdman di Piala AFF 2026

John Herdman sudah merotasi hampir seluruh skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Namun 3 pemain ini belum juga dapat kesempatan bermain, siapa saja?
Kemenimipas Ubah Eks Napiter Jadi Pelaku Usaha Produktif

Kemenimipas Ubah Eks Napiter Jadi Pelaku Usaha Produktif

Berkolaborasi dengan BNPT, Densus 88 Anti Teror Polri, dan PT Sang Hyang Seri (SHS), Kemenimipas hadirkan model pembinaan yang mengintegrasikan deradikalisasi, pemberdayaan ekonomi, dan dukungan terhadap ketahanan pangan nasional.
Usai Taklukkan Indonesia All Stars, Kiper Aston Villa Nikmati Pengalaman Perdana Bermain di Jakarta

Usai Taklukkan Indonesia All Stars, Kiper Aston Villa Nikmati Pengalaman Perdana Bermain di Jakarta

Kiper muda Aston Villa, James Wright, mengaku membawa pulang pengalaman berharga setelah menjalani tur pramusim di Indonesia. Penjaga gawang berusia 21 tahun itu bahkan menyebut kunjungan ke Jakarta menjadi salah satu pengalaman yang sangat menyenangkan selama persiapan menyambut musim 2026/2027.
Siswi SMP Tewas Dibakar, Polisi Berhasil Ungkap Pelaku dalam Waktu Singkat Ternyata...

Siswi SMP Tewas Dibakar, Polisi Berhasil Ungkap Pelaku dalam Waktu Singkat Ternyata...

Wakapolres Nabire Kompol Piter Kendek tim kepolisia berhasil mengungkap kasus pembunuhan siswi SMP tersebut dalam waktu singkat. Ternyata pelakunya adalah..
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 3 Agustus 2026: Leo Panen Dana Ekstra

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 3 Agustus 2026: Leo Panen Dana Ekstra

Pada 3 Agustus 2026, pergerakan energi astrologi diperkirakan membawa peluang finansial yang menjanjikan bagi beberapa zodiak. Kamu termasuk yang bercuan deras?
Selengkapnya

Viral