News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPRD Indramayu Beberkan Fakta Mengerikan Terkait Kasus Dua Guru Cabuli Belasan Pelajar SMP

Ketua Fraksi PDIP DPRD Indramayu, Edi Fauzi beberkan fakra mengerikan terkait kasus dua guru ekstrakurikuler cabuli belasan pelajar SMP di Indramayu. Kata Edi
Sabtu, 25 April 2026 - 19:57 WIB
Ilustrasi pencabulan bocah perempuan di Kota Bekasi
Sumber :
  • Istimewa

Indramayu, tvOnenews.com - Ketua Fraksi PDIP DPRD Indramayu, Edi Fauzi beberkan fakta mengerikan terkait kasus dua guru ekstrakurikuler cabuli belasan pelajar SMP di Indramayu. 

Kata Edi Fauzi, pihaknya telah mendatangi keluarga korban untuk menggali informasi sekaligus memberikan pendampingan psikologis. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan hasil komunikasi, terungkap adanya dugaan intimidasi agar para korban tidak bersedia menjadi saksi dalam kasus ini. 

Edi juga ceritakan bahwa mayoritas korban diketahui berjenis kelamin laki-laki, meskipun terdapat pula korban yang berjenis kelamin perempuan. 

"Dari hasilnya komunikasi dengan korban dan keluarga, terungkap adanya dugaan intimidasi agar para korban tidak bersedia menjadi saksi dalam kasus ini," bebernya, seperti dikutip pada Sabtu (25/4/2026).

Di samping itu, Kapolres Indramayu, AKBP M. Fajar Gemilang, melalui Kasat Reskrim AKP Muchammad Arwin Bachar membenarkan penangkapan salah satu pelaku tersebut. 

"Dari laporan ini kami bergerak cepat satu orang telah kami ringkus, sedangkan satu pelaku lainnya kabur setelah kasusnya viral," kata Arwin.

Saat ini, satu terduga pelaku telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan sedang dalam pengejaran intensif oleh aparat kepolisian. 

Arwin memastikan bahwa pihak kepolisian terus berupaya maksimal untuk menangkap pelaku yang masih buron.

Kuasa hukum korban, Muhammad Ainun Najib Surahman menyampaikan bahwa jumlah korban dalam kasus ini terus berkembang hingga mencapai 20 orang. 

Dari jumlah tersebut, tujuh orang telah diperiksa polisi dan satu orang telah bertindak sebagai pelapor resmi.

Pihak kuasa hukum mendesak aparat penegak hukum dan dinas terkait untuk serius menangani kasus ini serta mencegah segala bentuk intimidasi. 

Peristiwa memilukan ini diduga telah terjadi sejak tahun 2025 dan melibatkan sejumlah pengurus OSIS di sekolah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga saat ini, proses hukum masih berjalan dan jumlah korban kemungkinan besar masih berpotensi untuk bertambah. 

"Saat ini, terduga pelaku masih dalam pencarian dan telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)," pungkas Najib. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
KDM Siapkan Rp1 Miliar untuk Biaya Pengobatan Korban Penyekapan

KDM Siapkan Rp1 Miliar untuk Biaya Pengobatan Korban Penyekapan

KDM mengatakan berdasarkan perhitungan sementara, kebutuhan biaya perawatan korban dalam dua pekan ke depan diperkirakan mencapai Rp1 miliar akan ditanggung.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Mesir Vs Iran

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Mesir Vs Iran

Timnas Mesir saat ini masih memimpin klasemen Grup G Piala Dunia 2026, dengan koleksi 4 poin. Namun, Iran tidak mau menyerah begitu saja.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Selandia Baru Vs Belgia

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Selandia Baru Vs Belgia

Selandia Baru berada di posisi terbawah klasemen dengan satu poin dari dua laga Piala Dunia 2026. Sementara itu, Belgia hanya unggul satu angka dan menempati posisi di atas mereka setelah meraih dua hasil imbang.
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Jumlah Korban Tewas Akibat Dua Gempa Kuat di Venezuela Jadi 920 Orang

Jumlah Korban Tewas Akibat Dua Gempa Kuat di Venezuela Jadi 920 Orang

Jumlah korban tewas akibat gempa bumi kembar yang mengguncang Venezuela terus bertambah menjadi 920 orang, sementara 3.630 lainnya mengalami luka-luka

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral