News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Presiden Iran Minta Maaf di Tengah Perang, Masoud Pezeshkian Tegaskan Iran Tak Ingin Serang Negara Tetangga

Presiden Iran minta maaf di tengah konflik dengan AS dan Israel. Masoud Pezeshkian menegaskan Iran tidak berniat menyerang negara tetangga.
Minggu, 8 Maret 2026 - 08:38 WIB
Presiden Iran sebut Tewasnya Ali Khamanei adalah Deklarasi Perang Terbuka Terhadap Umat Muslim
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Iran, tvOnenews.com - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah konflik bersenjata antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel pecah. Di tengah situasi tersebut, Presiden Iran minta maaf kepada negara-negara di kawasan atas dampak eskalasi militer yang terjadi, sembari menegaskan bahwa Iran tetap berkomitmen menjaga kedaulatan dan perdamaian regional.

Pernyataan Presiden Iran minta maaf itu disampaikan oleh Masoud Pezeshkian saat melakukan percakapan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Dalam percakapan tersebut, Pezeshkian menjelaskan posisi Iran yang menilai serangan militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel sebagai tindakan agresi yang melanggar hukum internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Konflik ini bermula ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer ke wilayah Iran pada 28 Februari 2026. Serangan tersebut menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, yang selama ini menjadi figur paling berpengaruh dalam sistem politik Iran.

Presiden Iran Minta Maaf atas Ketegangan di Kawasan

Dalam pembicaraan tersebut, Presiden Iran minta maaf atas meningkatnya ketegangan yang turut berdampak pada stabilitas kawasan Timur Tengah. Meski demikian, Pezeshkian menegaskan bahwa Iran tidak pernah memiliki niat untuk menyerang negara-negara tetangganya.

Ia menekankan bahwa langkah militer yang dilakukan Iran semata-mata merupakan bentuk pertahanan diri setelah negaranya diserang.

Menurutnya, dukungan rakyat Iran terhadap negara dan sistem pemerintahan justru semakin menguat setelah serangan tersebut terjadi. Pezeshkian menyebut bahwa tindakan agresif dari pihak luar hanya memperkuat tekad bangsa Iran untuk mempertahankan kedaulatan negaranya.

Presiden Iran minta maaf juga menjadi pesan diplomatik bahwa Teheran tidak ingin konflik ini meluas ke negara-negara lain di kawasan.

Iran Kecam Pembunuhan Ayatollah Khamenei

Dalam percakapan dengan Putin, Pezeshkian secara tegas mengecam kematian Ayatollah Khamenei yang disebutnya sebagai “pembunuhan yang melanggar hukum”. Ia menilai serangan yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional.

Pezeshkian juga menuduh pihak-pihak yang menyerang Iran menggunakan kekuatan secara sembarangan untuk memaksakan kepentingan mereka.

Menurutnya, tindakan tersebut mencerminkan penggunaan kekuatan militer secara tidak bertanggung jawab dan berpotensi memperburuk stabilitas global.

Presiden Iran minta maaf tetap menegaskan bahwa meski Iran melakukan serangan balasan, langkah tersebut tidak dimaksudkan untuk memperluas konflik.

Iran Balas Serangan dengan Rudal dan Drone

Setelah serangan awal yang menewaskan Khamenei, Iran melancarkan serangan balasan ke sejumlah target yang dianggap terkait dengan operasi militer terhadap Iran.

Serangan balasan itu meliputi:

  • Peluncuran rudal ke wilayah Israel

  • Serangan drone ke beberapa fasilitas militer

  • Penargetan pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan regional

Pezeshkian menjelaskan bahwa semua operasi tersebut bersifat defensif dan dilakukan untuk melindungi rakyat serta wilayah Iran.

Ia kembali menegaskan bahwa Presiden Iran minta maaf atas ketegangan yang muncul, namun Iran tidak akan ragu mempertahankan integritas wilayahnya.

Iran Tegaskan Tidak Ingin Serang Negara Tetangga

Dalam pernyataannya, Pezeshkian menekankan bahwa Iran tidak pernah memiliki agenda untuk menyerang negara-negara di sekitarnya.

Ia mengatakan keamanan regional seharusnya dijaga oleh negara-negara kawasan, bukan oleh kekuatan asing yang melakukan intervensi militer.

Pezeshkian menegaskan bahwa strategi Iran adalah memperkuat pertahanan sekaligus tetap membuka jalan menuju perdamaian jangka panjang.

Presiden Iran minta maaf juga disampaikan sebagai sinyal bahwa Iran tidak ingin konflik ini meluas menjadi perang regional yang lebih besar.

Putin Sampaikan Solidaritas untuk Iran

Dalam percakapan tersebut, Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Ayatollah Khamenei dan menyatakan solidaritas Rusia kepada Iran.

Putin juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas kawasan di tengah situasi yang semakin tegang. Ia menyebut Rusia sedang menjalin komunikasi dengan sejumlah pemimpin negara di kawasan Teluk untuk mencegah eskalasi konflik yang lebih luas.

Selain itu, Rusia dan Iran sepakat untuk memperkuat koordinasi diplomatik serta keamanan melalui berbagai saluran kerja sama yang sudah ada.

Koordinasi ini dinilai penting untuk meredakan ketegangan sekaligus menjaga keseimbangan geopolitik di Timur Tengah.

Presiden Iran Minta Maaf, Namun Tegaskan Pertahanan Negara

Meski Presiden Iran minta maaf atas ketegangan yang muncul, Pezeshkian tetap menegaskan bahwa negaranya tidak akan mundur dalam mempertahankan kedaulatan.

Ia menilai serangan yang dilakukan terhadap Iran telah menunjukkan bahwa negara tersebut harus tetap memperkuat pertahanan nasionalnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Pezeshkian berharap komunitas internasional dapat melihat konflik ini secara objektif dan mendukung hak Iran untuk mempertahankan diri.

Bagi Iran, jalan menuju perdamaian tetap terbuka, namun hanya bisa dicapai jika agresi terhadap negaranya dihentikan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Era Bupati Jeje, Jalan yang Bertahun-tahun Rusak di Bandung Barat Kini Mulus

Di Era Bupati Jeje, Jalan yang Bertahun-tahun Rusak di Bandung Barat Kini Mulus

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah merampungkan perbaikan 26 dari 34 ruas jalan yang menjadi target penanganan sepanjang 2026. Artinya, sekitar 76 persen
PSMS Medan Tak Gentar Hadapi Persija Jakarta di League Cup 2026, Ayam Kinantan Siap Beri Kejutan

PSMS Medan Tak Gentar Hadapi Persija Jakarta di League Cup 2026, Ayam Kinantan Siap Beri Kejutan

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, menegaskan bahwa skuadnya tidak gentar menghadapi Persija Jakarta dalam pertandingan pembuka League Cup 2026/2027.
Tembus Pasar Internasional, UMKM Pertamina Unjuk Gigi di Kancah Global

Tembus Pasar Internasional, UMKM Pertamina Unjuk Gigi di Kancah Global

Lima UMKM binaan PT Pertamina (Persero) berhasil memanfaatkan forum internasional 51st ASEAN Council on Petroleum (ASCOPE) 2026 di Bali, 16–28 Oktober lalu, untuk memperluas jangkauan pasar. 
Miris! 7 Fakta Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama, Tersangka Sempat Tutupi Lokasi Jasad

Miris! 7 Fakta Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama, Tersangka Sempat Tutupi Lokasi Jasad

Kasus pembunuhan bayi perempuan berusia 20 bulan di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, viral di media sosial. Berikut 7 fakta soal kasus tersebut.
Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Kasus tragis menimpa balita perempuan yang meregang nyawa akibat tindak kekerasan. Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polsek Kebayoran Lama menetapkan dua tersangka, yakni pria AR dan wanita J, yang merupakan ibu kandung korban.
Bisa Jadi Penerus Ole Romeny di Timnas Indonesia, Top Skor Klub Belanda Keturunan Bandung Ini Layak Dilirik Jadi Mesin Gol Garuda

Bisa Jadi Penerus Ole Romeny di Timnas Indonesia, Top Skor Klub Belanda Keturunan Bandung Ini Layak Dilirik Jadi Mesin Gol Garuda

Timnas Indonesia berpotensi memiliki opsi baru di lini depan. Nama Siegert Baartmans layak dilirik berkat produktivitasnya bersama FC Eindhoven di Liga Belanda.

Trending

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

TGPF independen tersebut perlu melibatkan sejumlah lembaga, di antaranya Komnas HAM, KPAI, Ombudsman, Kompolnas, serta para ahli yang memiliki kompetensi..
Selengkapnya

Viral