Houthi Resmi Ikut Perang Iran vs Israel, Serangan dari Yaman Picu Ancaman Baru di Timur Tengah
- APTN
Jika Houthi meningkatkan intensitas serangan terhadap kapal-kapal internasional, maka dampaknya bisa meluas hingga krisis energi global yang lebih dalam.
Amerika Serikat Tambah Kekuatan Militer
Di tengah eskalasi yang terus meningkat, Amerika Serikat telah mengirim ribuan pasukan tambahan ke Timur Tengah. Kontingen pertama pasukan Marinir telah tiba menggunakan kapal serbu amfibi, disusul rencana pengerahan pasukan dari Divisi Lintas Udara ke-82.
Langkah ini diambil untuk memberi fleksibilitas strategi militer, termasuk kemungkinan operasi darat di Iran. Meski demikian, keputusan akhir terkait pengerahan pasukan darat masih berada di tangan Presiden Donald Trump.
Laporan menyebutkan Pentagon tengah menyiapkan skenario operasi militer yang dapat berlangsung selama beberapa pekan, termasuk kemungkinan pengerahan pasukan khusus dan infanteri konvensional.
Israel Gempur Iran, Infrastruktur Jadi Target
Israel terus melancarkan serangan ke wilayah Iran, termasuk ibu kota Teheran. Target utama adalah infrastruktur pemerintah dan fasilitas strategis yang dianggap mendukung operasi militer Iran.
Serangan juga dilaporkan menyasar fasilitas nuklir Iran, yang memicu kekhawatiran internasional terkait keselamatan nuklir. Bahkan, pihak Rusia dilaporkan telah mengevakuasi staf dari salah satu pembangkit listrik tenaga nuklir di Iran.
Sebagai respons, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa negaranya akan melakukan pembalasan keras jika infrastruktur ekonomi dan pusat vital mereka terus diserang.
Serangan Meluas ke Kawasan Teluk
Iran juga dilaporkan melancarkan serangan ke sejumlah wilayah di kawasan Teluk, termasuk Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Oman. Salah satu serangan bahkan menghantam fasilitas industri di Bahrain.
Di Israel, serangan udara Iran mengenai wilayah dekat Yerusalem dan menyebabkan sejumlah warga terluka. Situasi ini memperlihatkan bahwa konflik kini telah menjangkau banyak titik strategis di kawasan.
Tekanan Politik dan Aksi Protes di AS
Di dalam negeri, Presiden Donald Trump menghadapi tekanan politik yang semakin besar. Perang yang berkepanjangan mulai berdampak pada popularitas pemerintahannya, terutama menjelang pemilu paruh waktu.
Gelombang protes anti-perang terjadi di berbagai kota di Amerika Serikat. Demonstran menuntut pemerintah menghentikan keterlibatan militer di Iran dan mendorong solusi diplomatik.
Load more