News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keluarga ABK Kapal Dibajak di Somalia Mohon Bantuan Presiden Prabowo, 4 WNI Masih Disandera

Keluarga ABK kapal dibajak di Somalia minta bantuan Presiden Prabowo, 4 WNI masih disandera dan menunggu penyelamatan.
Senin, 27 April 2026 - 21:05 WIB
Ekslusif: Kapal Tanker Bermuatan Minyak Dibajak di Somalia
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com — Harapan besar disampaikan keluarga awak kapal tanker Honour 25 yang menjadi korban pembajakan di perairan Somalia. Di tengah situasi mencekam, keluarga korban secara langsung meminta bantuan Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengambil langkah penyelamatan.

Empat Warga Negara Indonesia (WNI) termasuk dalam 17 awak kapal yang saat ini masih berada dalam penyanderaan perompak. Hingga kini, belum ada kepastian terkait pembebasan para korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tangis dan Harapan Keluarga Korban

Permintaan bantuan datang dari keluarga kapten kapal, Ashari Samadikun, yang menjadi salah satu WNI dalam insiden tersebut.

Ibu korban, Sitti Aminah, dengan penuh harap meminta Presiden Prabowo untuk segera turun tangan membantu keselamatan anaknya dan seluruh awak kapal.

“Saya minta tolong ke Pak Prabowo, bantu anak saya. Sekarang dia sedang dalam kondisi minta pertolongan,” ujarnya.

Permohonan ini mencerminkan kecemasan keluarga yang hingga kini masih menunggu kabar pasti terkait keselamatan para korban.

Kronologi Singkat Pembajakan

Kapal tanker Honour 25 dibajak pada 21 April 2026 saat melintas di perairan Somalia. Kapal berbendera Oman tersebut diketahui membawa total 17 awak, termasuk empat WNI.

Sebelum kejadian, Ashari sempat memberi kabar kepada istrinya, Santi Sanaya, melalui pesan suara bahwa kapal berada dalam ancaman serangan bajak laut.

Tak lama setelah itu, komunikasi terputus. Beberapa jam kemudian, ponsel korban tidak lagi dapat dihubungi.

Komunikasi Terakhir yang Menegangkan

Santi mengungkapkan sempat melakukan panggilan video dengan suaminya sebelum pembajakan terjadi. Dalam komunikasi tersebut, suasana di kapal mulai terasa tegang.

Setelah insiden, komunikasi sempat terjalin kembali pada 24 April 2026 melalui fasilitas kapal. Dalam video call tersebut, Ashari terlihat berada di bawah pengawasan perompak bersenjata.

Meski dalam kondisi selamat, situasi yang dihadapi para awak kapal disebut sangat menekan secara psikologis.

Ancaman dan Permintaan Tebusan

Dalam keterangannya, keluarga menyebut para perompak meminta tebusan dan mengancam keselamatan awak kapal jika permintaan tidak dipenuhi.

Informasi ini semakin memperkuat kekhawatiran keluarga yang berharap adanya langkah cepat dari pemerintah Indonesia.

Pemerintah Lakukan Koordinasi Intensif

Kementerian Luar Negeri RI menyatakan telah melakukan koordinasi melalui KBRI Nairobi dengan berbagai pihak di Somalia.

Upaya ini melibatkan otoritas setempat, tokoh masyarakat, serta pihak terkait lainnya guna memastikan keselamatan para awak kapal, termasuk empat WNI.

Namun hingga saat ini, proses tersebut masih berlangsung dan belum menghasilkan kepastian pembebasan.

Harapan Besar pada Kepemimpinan Nasional

Keluarga korban menaruh harapan besar pada Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini.

Mereka berharap pemerintah dapat mempercepat proses negosiasi dan penyelamatan, sehingga para korban dapat kembali ke tanah air dengan selamat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi ini menjadi ujian bagi perlindungan WNI di luar negeri, khususnya di wilayah berisiko tinggi seperti perairan Somalia.

Hingga saat ini, belum ada informasi resmi terkait pembebasan para korban. Seluruh proses penyelamatan masih terus diupayakan oleh pemerintah dan pihak terkait dengan mengutamakan keselamatan para awak kapal. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Megawati Hangestri dan Jordan Wilso masing-masing akan memakai identitas baru setelah Hyundai Hillstate merilis nomor punggung jersi jelang V-League sore nanti.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Selengkapnya

Viral