News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga AS Mulai Cemas soal Konflik Iran, Trump Didorong Cari Jalan Damai Tanpa Perluas Perang

Opini publik Amerika Serikat terbelah soal konflik Iran. Warga AS ingin perdamaian tercapai tanpa memicu perang baru di Timur Tengah.
Rabu, 27 Mei 2026 - 17:55 WIB
Ilustrasi bendera Amerika Serikat.
Sumber :
  • Antara

Istanbul, tvOnenews.com - Opini publik di Amerika Serikat mulai terbelah terkait konflik Iran di tengah upaya pemerintahan Donald Trump mendorong tercapainya kesepakatan damai dengan Teheran.

Laporan CNN yang dikutip Anadolu menyebut banyak warga Amerika kini berada di posisi dilematis. Di satu sisi, mereka ingin konflik segera mereda dan menghindari keterlibatan militer lebih jauh di Timur Tengah. Namun di sisi lain, muncul kekhawatiran bahwa Washington akan memberikan terlalu banyak konsesi kepada Iran demi mengakhiri ketegangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga AS Tak Ingin Perang Baru di Timur Tengah

Hasil jajak pendapat terbaru menunjukkan mayoritas warga Amerika skeptis terhadap kemungkinan perluasan perang dengan Iran.

Meski program nuklir dan pengaruh regional Iran masih dianggap sebagai ancaman serius bagi keamanan nasional AS, banyak warga menilai perang berkepanjangan bukan solusi yang diinginkan.

Situasi tersebut mencerminkan pola lama dalam kebijakan luar negeri Amerika Serikat, di mana publik mendukung langkah menghadapi ancaman global, tetapi cenderung menolak keterlibatan militer jangka panjang.

Kini, pertanyaan besar yang muncul di tengah masyarakat Amerika bukan lagi sekadar apakah Iran berbahaya, melainkan apakah perang baru di Timur Tengah layak untuk dijalani.

AS dan Iran Masih Lanjutkan Negosiasi

Perdebatan publik di Amerika terjadi ketika negosiator AS dan Iran masih terus melakukan pembicaraan untuk meredakan konflik.

Sejumlah isu utama yang dibahas dalam negosiasi antara lain pembukaan kembali Selat Hormuz, pencabutan sanksi, hingga program nuklir Iran.

Meski situasi sempat memanas akibat serangan AS yang disebut Teheran melanggar gencatan senjata, komunikasi kedua pihak dilaporkan tetap berlangsung melalui mediator regional.

Pemerintahan Trump kini menghadapi tantangan politik yang tidak mudah dalam proses diplomasi tersebut.

Trump Didesak Tidak Terlihat Lemah

Presiden Donald Trump disebut ingin memastikan setiap kesepakatan dengan Iran tetap menguntungkan Amerika Serikat dan tidak melemahkan posisi Washington di kawasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, para pengkritik menilai langkah diplomasi yang terlalu cepat berpotensi memberikan Iran pengaruh lebih besar.

Di sisi lain, Gedung Putih juga harus menghadapi tekanan publik domestik yang khawatir konflik Iran berubah menjadi perang besar seperti yang pernah terjadi di Timur Tengah sebelumnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Periksa Istri Bupati Pemalang, KPK Dalami Hasil Penggeledahan hingga Penyiapan Uang yang Dibawa Anom Widyantoro saat OTT

Periksa Istri Bupati Pemalang, KPK Dalami Hasil Penggeledahan hingga Penyiapan Uang yang Dibawa Anom Widyantoro saat OTT

Istri Bupati dimintai keterangan KPK soal dugaan penyiapan uang yang diamankan pada saat peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Anom Widyantoro.
DPR Buka Ruang Aspirasi Desa, AKSI Siap Dukung Program Prabowo: Membangun Indonesia dari Desa

DPR Buka Ruang Aspirasi Desa, AKSI Siap Dukung Program Prabowo: Membangun Indonesia dari Desa

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa dan Sari Yuliati membuka Rapat Kerja Nasional AKSI di Ruang Pustakaloka, Gedung
DPR Terima Aspirasi Kades AMJ, Bahas Kepastian Pilkades 2027 dan Penjabat Kades

DPR Terima Aspirasi Kades AMJ, Bahas Kepastian Pilkades 2027 dan Penjabat Kades

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Pimpinan DPR RI Sari Yuliati dan Saan Mustopa menerima audiensi Koordinator Nasional Kades AMJ di Ruang Abdul Muis,
MUF Genjot Adopsi Kendaraan Listrik, Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi dengan Dealer

MUF Genjot Adopsi Kendaraan Listrik, Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi dengan Dealer

MUF bersama Bank Mandiri dan dealer otomotif menggelar pengalaman EV dan hybrid di Bali untuk mendorong adopsi kendaraan listrik di Pulau Dewata lebih massif.
AHY Jelaskan Maksud Omongan Kekuasaan Ada Batasnya dalam Pidato Politiknya, Khawatir Ada yang Salah Tafsir

AHY Jelaskan Maksud Omongan Kekuasaan Ada Batasnya dalam Pidato Politiknya, Khawatir Ada yang Salah Tafsir

Terkait pidato politiknya, AHY menegaskan bahwa bahwa Partai Demokrat memiliki posisi yang jelas, yakni mendukung keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Lewis Hamilton Angkat Bendera Putih di F1 2026? Sebut Ferrari Terlambat Memprioritaskannya

Lewis Hamilton Angkat Bendera Putih di F1 2026? Sebut Ferrari Terlambat Memprioritaskannya

Lewis Hamilton nampaknya mulai pesimis dalam perburuan gelar F1 2026 setelah Ferrari dinilai terlambat mengambil keputusan untuk memprioritaskannya.

Trending

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Akhirnya Kakak Sulungnya Buka Suara, Ungkap Tabiat Asli Fajar Sahrudin sejak Kecil hingga Sebelum Tewas di Area GBK

Akhirnya Kakak Sulungnya Buka Suara, Ungkap Tabiat Asli Fajar Sahrudin sejak Kecil hingga Sebelum Tewas di Area GBK

Kakak sulung Fajar Sahrudin atau Stewie (31), Deni Purwandi menyebut adik bungsunya sangat tertutup dan sulit dihubungi sejak kecil hingga sebelum tewas di GBK.
Selengkapnya

Viral