GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Netanyahu Sebut Israel Kini Kuasai 60 Persen Gaza, Targetkan Naik Jadi 70 Persen

Benjamin Netanyahu menyebut Israel kini menguasai 60 persen wilayah Gaza dan menargetkan kontrol meningkat menjadi 70 persen.
Jumat, 29 Mei 2026 - 22:08 WIB
Konflik Iran Vs Amerika dan Israel, Ustaz Yusuf Mansur Bagikan Postingan Media yang sebut Benjamin Netanyahu Tewas: Kita Doakan!
Sumber :
  • Antara

Israel, tvOnenews.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan militer Israel saat ini telah menguasai sekitar 60 persen wilayah Jalur Gaza dan menargetkan peningkatan kontrol hingga 70 persen dalam waktu ke depan.

Pernyataan itu disampaikan Netanyahu saat berbicara dalam sebuah konferensi pada Kamis waktu setempat. Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa Israel terus meningkatkan tekanan terhadap Hamas di tengah konflik yang masih berlangsung di Gaza.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami sekarang sedang menekan Hamas. Saat ini kami menguasai 60 persen wilayah Gaza,” kata Netanyahu seperti dikutip dari BBC.

Netanyahu mengatakan sebelumnya Israel menguasai sekitar 50 persen wilayah Gaza sebelum meningkat menjadi 60 persen. Ia juga mengaku telah menginstruksikan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk terus memperluas kendali wilayah.

“My directive is to move to 70,” ujar Netanyahu.

Pernyataan tersebut memicu perhatian internasional karena dinilai bertentangan dengan kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump antara Israel dan Hamas pada Oktober 2025.

Israel dan Hamas Masih Buntu dalam Negosiasi

Meski gencatan senjata telah disepakati, serangan Israel di Gaza masih terus berlangsung. Sementara itu, pembicaraan tidak langsung antara Israel dan Hamas yang dimediasi Amerika Serikat juga disebut masih menemui jalan buntu.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas dan dinilai kredibel oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sedikitnya 738 warga Palestina dilaporkan tewas sejak gencatan senjata berlaku pada Oktober 2025.

Dalam kesepakatan sebelumnya, pasukan Israel disebut seharusnya mundur ke garis demarkasi yang dikenal sebagai “yellow line”.

Namun Netanyahu dalam beberapa kesempatan justru menyebut wilayah yang dikuasai IDF kini telah melampaui kesepakatan awal, yakni lebih dari 60 persen wilayah Gaza.

Tahapan berikut dalam proposal perdamaian yang terdiri dari 20 poin itu sebenarnya mencakup pelucutan senjata Hamas dan penarikan pasukan Israel dari Gaza.

Namun hingga kini, proses negosiasi masih stagnan.

Menteri Israel Tegaskan Hamas Akan Dihabisi

Di tengah ketegangan tersebut, Menteri Pertahanan Israel Israel Katz juga mengeluarkan pernyataan keras terkait Hamas.

Melalui unggahan di media sosial X pada Rabu, Katz menyebut Israel berkomitmen menghabisi seluruh pihak yang dianggap bertanggung jawab atas serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

“Kami berjanji Hamas tidak akan memerintah Gaza secara sipil maupun militer,” tulisnya.

Ia juga kembali menyinggung rencana yang disebut sebagai “migrasi sukarela” warga Palestina dari Gaza.

Pernyataan itu menuai sorotan karena sebelumnya sejumlah pejabat sayap kanan Israel, termasuk Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, pernah mendukung relokasi warga Palestina dari Gaza dan pembangunan kembali permukiman Yahudi di wilayah tersebut.

Serangan Israel di Gaza Terus Berlanjut

Dalam beberapa hari terakhir, serangan udara Israel di Gaza juga masih terjadi.

Rumah sakit di Gaza City melaporkan sedikitnya 10 orang, termasuk lima anak-anak, tewas akibat serangan Israel terhadap sebuah bangunan pada Rabu malam.

Militer Israel mengklaim serangan tersebut menargetkan dua tokoh penting Hamas di Gaza utara, meski tidak menyebut identitas mereka secara resmi.

Media lokal menyebut target serangan itu kemungkinan adalah komandan batalion Hamas Imad Asleem yang tewas bersama putrinya yang masih remaja.

Serangan tersebut terjadi sehari setelah pemimpin baru sayap militer Hamas, Mohammed Odeh, dilaporkan tewas dalam serangan Israel bersama istri dan dua anaknya.

Militer Israel juga menyatakan serangan terhadap sebuah mobil di Khan Younis pada Selasa menewaskan Ihab Khrizim, yang disebut sebagai kepala jaringan transfer dana Hamas.

Selain itu, Israel juga mengklaim berhasil membunuh Mohammed al-Habash yang disebut sebagai komandan unit produksi senjata Hamas.

Korban Jiwa di Gaza Terus Bertambah

Perang Gaza pecah setelah serangan Hamas pada 2023 yang menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel dan menyebabkan 251 orang lainnya disandera.

Sebagai balasan, Israel melancarkan operasi militer besar-besaran di Gaza yang menghancurkan sebagian besar wilayah tersebut dan memicu gelombang pengungsian besar.

Data Kementerian Kesehatan Gaza per 12 Mei 2026 mencatat sebanyak 72.742 warga Palestina tewas dan 172.565 lainnya terluka sejak perang dimulai.

Dari jumlah korban meninggal tersebut, sedikitnya 21.283 di antaranya merupakan anak-anak. (nsp)

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Juga Debut di Hyundai Hillstate, Pelatih Kang Sung-hyung Blak-blakan soal Megawati Hangestri: Dia Pemain yang Sudah Terbukti di V-League!

Belum Juga Debut di Hyundai Hillstate, Pelatih Kang Sung-hyung Blak-blakan soal Megawati Hangestri: Dia Pemain yang Sudah Terbukti di V-League!

Pelatih Kang Sung-hyung yang terang-terangan menyebut Megawati sebagai pemain yang sudah terbukti kualitasnya di V-League. Pernyataan itu sekaligus menjawab
Hasil Latihan MotoGP Italia 2026: Kembali Jadi yang Tercepat, Fabio di Giannantonio Sapu Bersih Kemenangan di Hari Pertama

Hasil Latihan MotoGP Italia 2026: Kembali Jadi yang Tercepat, Fabio di Giannantonio Sapu Bersih Kemenangan di Hari Pertama

Hasil Latihan MotoGP Italia 2026 dimana Fabio Di Giannantonio kembali tampil impresif pada hari pertama yang berlangsung di Sirkuit Mugello pada Jumat 29 Mei.
Tekan Urbanisasi dan Kesan Kumuh, Wamen PKP Fahri Hamzah Usul Konsep Permukiman Vertikal di Kota Yogyakarta

Tekan Urbanisasi dan Kesan Kumuh, Wamen PKP Fahri Hamzah Usul Konsep Permukiman Vertikal di Kota Yogyakarta

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Fahri Hamzah mengusulkan konsep permukiman vertikal di Kota Yogyakarta untuk mengantisipasi dampak urbanisasi dan menekan kesan kumuh di wilayah perkotaan.
Bukan Megawati Hangestri?! Hyundai Hillstate Ternyata Lebih Dulu Kejar Vanja Bukilic, Ini Alasan Akhirnya Pilih Megatron

Bukan Megawati Hangestri?! Hyundai Hillstate Ternyata Lebih Dulu Kejar Vanja Bukilic, Ini Alasan Akhirnya Pilih Megatron

Hyundai Hillstate sebenarnya telah menyiapkan beberapa kandidat sebelum akhirnya mengunci transfer Megawati Hangestri. Salah satunya Vanja Bukilic yang jadi
TRENDING: Dedi Mulyadi Mau Terapkan Jalan di Jabar Berbayar, hingga Pelatih Korea Bikin Nasib Megawati Hangestri Terancam

TRENDING: Dedi Mulyadi Mau Terapkan Jalan di Jabar Berbayar, hingga Pelatih Korea Bikin Nasib Megawati Hangestri Terancam

Sejumlah kabar besar tengah ramai menjadi perhatian publik. Mulai dari kebijakan Dedi Mulyadi, nasib Megawati Hangestri di V-League, hingga Timnas Indonesia.
Hari Anti Tambang, Warga Pati Demo Tolak Tambang di Kawasan Pegunungan Kendeng

Hari Anti Tambang, Warga Pati Demo Tolak Tambang di Kawasan Pegunungan Kendeng

Ratusan warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggelar aksi demonstrasi memperingati Hari Anti Tambang, Jumat (29/5/2026).

Trending

Viral, Jual Daging Kurban di Media Sosial, Tokoh Agama Lontarkan Komentar Menohok

Viral, Jual Daging Kurban di Media Sosial, Tokoh Agama Lontarkan Komentar Menohok

Belakangan ini, sebagian publik dikejutkan dengan viralnya di media sosial, terkait jual daging kurban di media sosial. Sontak, insiden itu memicu komentar
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Tak Hanya Habiburokhman, IMM Ikut Berkomentar soal Prabowo Kurban Pakai APBN: Tak Langgar Aturan

Tak Hanya Habiburokhman, IMM Ikut Berkomentar soal Prabowo Kurban Pakai APBN: Tak Langgar Aturan

Tidak hanya Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman yang angkat bicara soal pembelian hewan kurban Presiden Prabowo Subianto menggunakan APBN. Namun, DPP IMM ikut
Prodi Ilmu Komunikasi UMT Raih akreditasi UNGGUL

Prodi Ilmu Komunikasi UMT Raih akreditasi UNGGUL

Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Tangerang resmi meraih predikat Akreditasi UNGGUL berdasarkan Keputusan Dewan Eksekutif LAMSPAK Nomor 156/AK.03.05/2026 tanggal 25 Mei 2026.
Media Vietnam Sebut Timnasnya Tertekan Gara-gara John Herdman Panggil Pemain-pemain Andalan ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnasnya Tertekan Gara-gara John Herdman Panggil Pemain-pemain Andalan ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

John Herdman membuat salah satu media Vietnam mulai khawatir dengan kekuatan timnasnya. Pasalnya, Herdman memanggil pemain-pemain andalan ke Timnas Indonesia.
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Selengkapnya

Viral