Fadli Zon dan Menbud Prancis Sepakat Perkuat Kerja Sama Budaya, dari Warisan Budaya hingga Perfilman
- Istimewa
Lembaga tersebut berfokus pada pelindungan warisan budaya yang terdampak konflik, krisis, dan bencana alam.
Setelah keberhasilan konservasi Masjid Wapauwe di Maluku pada 2025, Kementerian Kebudayaan akan kembali bekerja sama dengan ALIPH dalam revitalisasi 10 proyek prioritas di delapan provinsi.
Sepuluh proyek tersebut meliputi Tjong A Fie House di Medan; Rumah Betang di Putussibau, Kalimantan Barat; kawasan Kota Tua Jakarta dan Museum Bahari; Candi Borobudur di Jawa Tengah; Desa Sendangduwur di Jawa Timur; Gua Leang Karampuang di Sulawesi Selatan; rumah vernakular Mabur di Alor, Nusa Tenggara Timur; Gereja Santo Petrus dan Paulus di Lorulun, Kepulauan Tanimbar; Desa Adat Kaitetu di Maluku Tengah; serta Museum Rumphius di Hila, Maluku Tengah.
Dorong Kolaborasi Perfilman
Di sektor perfilman, Kementerian Kebudayaan tengah mendorong pembentukan Indonesia International Film Co-production Fund yang ditargetkan mulai berjalan pada 2027, dengan dukungan teknis dari Centre National du Cinéma et de l'Image Animée (CNC) Prancis.
Kedua negara juga menyiapkan Indonesia-France Film Lab ke-3 di JAFF Market serta membahas upaya memperkuat kehadiran Indonesia di Cannes 2028.
“Hubungan dan jejaring yang telah dibangun dengan CNC sangat kuat dan sangat baik,” ujar Catherine Pégard seraya mendorong penguatan kerja sama perfilman kedua negara.
Di bidang warisan budaya dan museum, kedua menteri juga menindaklanjuti kerja sama peningkatan kapasitas konservasi dan permuseuman melalui CMN, lembaga yang bertanggung jawab atas pengelolaan, pelestarian, dan pengembangan monumen bersejarah di Prancis.
Fadli Zon menekankan pentingnya penguatan konservasi Borobudur, termasuk pelindungan relief dari tekanan lingkungan dan perubahan iklim.
- Istimewa
Penguatan Kerja Sama Sastra
Sementara itu, dalam penguatan ekosistem sastra, Indonesia dan Prancis terus memperkuat kerja sama penerjemahan, penerbitan, serta hubungan antara penulis dan penerbit.
“Tahun 2026 juga menandai 150 tahun perjalanan Arthur Rimbaud ke Jawa, khususnya Semarang dan Salatiga pada 1876. Rimbaud adalah penyair besar Prancis pelopor surealisme dan simbolisme abad ke-19,” ujar Fadli Zon.
Program residensi sastra Rimbaud 2026-2027 juga telah berjalan dengan penulis Prancis Louis-Philippe Dalembert sebagai residen pertama di Semarang sejak September 2026.
Load more