News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemilu Israel Digelar Hari Ini, Apakah Warga Palestina Bisa Berpartisipasi?

Muncul sejumlah pertanyaan terkait bagaimana partisipasi warga Palestina dalam Pemilu Israel 2026 yang akan digelar pada hari ini, Selasa, 27 Oktober 2026.
Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:29 WIB
Kampanye Benjamin Netanyahu dari Partai Likud jelang Pemilu Israel 2026
Sumber :
  • REUTERS/Nir Elias

tvOnenews.com — Pemilu Israel yang dimulai hari ini, Selasa, 27 Oktober 2026 menjadi sorotan karena hasilnya tidak hanya menentukan arah kepemimpinan negara tersebut, tetapi juga berpengaruh terhadap kebijakan yang menyangkut kehidupan warga Palestina. 

Di tengah persaingan politik untuk memperebutkan kursi pemerintahan, muncul pertanyaan mengenai sejauh mana warga Palestina dapat ikut menentukan hasil pemilu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hak politik warga Palestina sendiri berbeda-beda, bergantung pada status kewarganegaraan dan wilayah tempat mereka tinggal. 

Sebagian warga Palestina yang memiliki kewarganegaraan Israel dapat menggunakan hak pilih, sedangkan jutaan warga Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza tidak memiliki hak untuk memilih dalam pemilu nasional Israel.

Lantas, apakah suara warga Palestina dapat memengaruhi hasil pemilu Israel?

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu
Sumber :
  • Antara

Warga Palestina yang memiliki kewarganegaraan Israel merupakan bagian penting dari pemilih dalam pemilu negara tersebut. Namun, pengaruh politik mereka selama ini menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari perpecahan antarpartai, rendahnya tingkat partisipasi pemilih, hingga keengganan sejumlah partai besar yang dipimpin warga Yahudi untuk melibatkan partai-partai Arab dalam koalisi pemerintahan.

Meski demikian, suara pemilih Palestina berpotensi memengaruhi hasil pemilu, terutama dalam menentukan apakah Benjamin Netanyahu dapat mempertahankan kekuasaannya.

Dua kekuatan politik utama yang mewakili warga Arab di Israel adalah Ra'am atau Daftar Arab Bersatu dan Daftar Gabungan, yang terdiri dari Hadash, Balad, dan Ta'al.

Perolehan suara kedua kelompok tersebut akan bergantung, antara lain, pada tingkat partisipasi pemilih Palestina di Israel. Jumlah suara yang mereka raih dapat memengaruhi perolehan kursi partai-partai yang dipimpin warga Arab sekaligus keseimbangan kekuatan di Knesset, parlemen Israel.

Pemimpin Balad, Sami Abu Shehadeh dalam wawancaranya dengan New Arab menyoroti pentingnya suara pemilih Palestina di tengah persaingan politik ketika tidak ada blok utama yang terlihat pasti mampu meraih mayoritas.

Namun, perjalanan menuju pemilu juga diwarnai upaya untuk mendiskualifikasi partai dan kandidat yang dipimpin warga Palestina.

Pada September, Komite Pemilu Pusat Israel memutuskan melarang Daftar Gabungan dan Ra'am mengikuti pemilu. Keputusan tersebut kemudian dibatalkan oleh Mahkamah Agung Israel.

Walau begitu, pengadilan tetap mempertahankan keputusan untuk mendiskualifikasi Abu Shehadeh berdasarkan sebuah artikel yang ditulisnya, yang menggambarkan serangan 7 Oktober sebagai peristiwa penting dalam sejarah.

Rangkaian keputusan tersebut kembali memunculkan perdebatan mengenai hak politik warga Palestina di Israel, termasuk batas-batas partisipasi mereka dalam sistem politik negara tersebut.

Benjamin Netanyahu juga berulang kali menjadikan kemungkinan kerja sama antara kubu oposisi dan partai-partai yang dipimpin warga Arab sebagai isu kampanye. 

Ia berupaya menekan para pesaingnya agar menolak kemungkinan membentuk pemerintahan bersama partai-partai tersebut.

Bagaimana dengan Warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat?

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu
Sumber :
  • REUTERS/Amir Cohen

Berbeda dengan warga Palestina yang memiliki kewarganegaraan Israel, jutaan warga Palestina yang tinggal di Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Jalur Gaza tidak memiliki hak untuk memilih dalam pemilu Israel. 

Padahal, pemerintahan Israel yang nantinya terbentuk akan memiliki pengaruh besar terhadap kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan mereka.

Pemerintah Israel berikutnya akan turut menentukan arah kebijakan terkait operasi militer, pembatasan pergerakan, perluasan permukiman Israel, hingga masa depan Jalur Gaza.

Di Tepi Barat yang diduduki Israel, warga Palestina menghadapi berbagai pembatasan, termasuk keberadaan pos pemeriksaan militer, penutupan jalan, serta serangan yang dilakukan oleh pemukim Israel.

Israel juga mengumumkan penutupan perbatasan darat menuju Tepi Barat pada hari pemungutan suara. Kebijakan tersebut menambah pembatasan yang telah diperketat sejak Oktober 2023.

Sementara itu, masa depan Gaza menjadi persoalan penting lainnya. Sejumlah isu yang menjadi perhatian meliputi kemungkinan pelonggaran blokade oleh Israel, penarikan pasukan dari wilayah yang diduduki, pemulangan warga Palestina yang mengungsi ke rumah mereka, serta pembangunan kembali wilayah yang hancur akibat perang.

Meski pergantian pemerintahan berpotensi mengubah arah politik Israel, para penantang utama Netanyahu belum menunjukkan indikasi kuat bahwa perubahan tersebut akan membawa pergeseran mendasar dalam kebijakan terhadap Palestina maupun pendudukan Israel.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Pria di Tambora Pura-pura Beli Motor Buat Istri, PCX Dibawa Kabur dari Showroom

Detik-detik Pria di Tambora Pura-pura Beli Motor Buat Istri, PCX Dibawa Kabur dari Showroom

Lebih lanjut, Wahyu menjelaskan bahwa pelaku dalam melancarkan aksinya ini menggunakan modus berpura-pura hendak membelikan motor untuk istrinya.
Prediksi Abha vs Al Faisaly Liga Pro Saudi 2026/1017: Duel Hidup Mati di Papan Bawah

Prediksi Abha vs Al Faisaly Liga Pro Saudi 2026/1017: Duel Hidup Mati di Papan Bawah

Pertandingan antara Abha vs Al Faisaly pada Selasa (27/10/2026) pukul 19.40 WIB diprediksi berjalan ketat mengingat situasi kedua kubu di papan bawah klasemen.
Frustasi! George Russell Benar-benar Tak Bisa Tutupi Rasa Kecewanya pada Hasil F1 GP Amerika Serikat 2026

Frustasi! George Russell Benar-benar Tak Bisa Tutupi Rasa Kecewanya pada Hasil F1 GP Amerika Serikat 2026

Pembalap Mercedes, George Russell kembali menelan pil pahit pada lanjutan Formula 1 usai mencatatkan hasil yang kurang memuaskan di F1 GP Amerika Serikat 2026.
Resmi! Penyerang Asal Indonesia Abroad ke Eropa, Gabung Klub Pemuncak Liga Norwegia

Resmi! Penyerang Asal Indonesia Abroad ke Eropa, Gabung Klub Pemuncak Liga Norwegia

Lassana Doucouré resmi bergabung dengan FK Haugesund setelah izin kerjanya terbit. Eks Barito Putera itu kini berpeluang membawa klubnya promosi ke liga utama.
Bos Persib Minta Bobotoh Tak Terprovokasi Usai Kasus Penyerangan Suporter di Bogor

Bos Persib Minta Bobotoh Tak Terprovokasi Usai Kasus Penyerangan Suporter di Bogor

Umuh Muchtar berharap kepolisian dapat mengusut perkara tersebut hingga tuntas dan mengungkap identitas seluruh pihak yang terlibat.
Hari Pertama Operasi Patuh Jaya 2026, Sebanyak 103.779 Pengendara Kena Tindak Lewat ETLE 

Hari Pertama Operasi Patuh Jaya 2026, Sebanyak 103.779 Pengendara Kena Tindak Lewat ETLE 

Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan penindakan terhadap para pengendara yang melanggar lalu lintas melalui tilang elektronik (ETLE) pada hari pertama digelar..

Trending

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan cuma tungku api, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Meski demikian, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Sejumlah pembeli apartemen di Surabaya dan sekitarnya mengaku belum menerima Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), meski pembayaran unit telah lunas
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Timnas Indonesia U-15 meraih hasil yang campur aduk pada Senin (26/10/2026) kemarin. Mereka mengalahkan Burundi namun takluk dari Portugal.
Usai Bunuh Istri Siri dan Anak di Madiun, Pelaku Beli Mesin Giling Daging dan Tas Kresek Hitam

Usai Bunuh Istri Siri dan Anak di Madiun, Pelaku Beli Mesin Giling Daging dan Tas Kresek Hitam

Setelah menghabisi nyawa dari istri siri dan anak kandungnya, pelaku pembunuhan di Madiun yakni DBS sempat membeli mesin giling serta tas kresek sampah hitam.
Selengkapnya

Viral