Donald Trump Janjikan Hadiah Rp18 Miliar Bagi Warga yang Berani Ungkap Kecurangan Pemilu
- Antara
Jakarta, tvonenews.com- Satu pesan dari Donald Trump heboh di media sosial (Medsos). Sebab ia menyinggung Pemilu 2026 dan menjanjika hadiah uang yang bernilai miliaran.
Jumlah uang yang dijanjikan Donald Trump tersebut, sebesar $1.000.000 dolar AS atau setara Rp18 miliar lebih. Angka yang fantastis bila mata uangnya dikonvert atau dirupiahkan.
Sayembara tersebut disampaikan Donald Trump di media sosial truth. Namun belum diketahui secara pasti, pola pemberian dan sumber dana dari sayembara pimpinan Amerika Serika itu.
"Bagi siapapun yang melaporkan kecurangan pemilu di Pemilu 2026 mendatang. Saya berikan uang sebanyak U$1.000.000 bila terbukti bersalah dan mendapatkan hukuman pada yang menciptakan kecurangan," ucapnya dikutip dari Reuters, Selasa (27/10/2026).
Pesan Donald Trump tersebut menjadi heboh, karena di tengah Pemilu 2026 Israel yang diselenggarakan hari ini, 27 Oktober 2026. Juga di tengah polemik Pemilu Sela Amerika Serikat 2026 yang diselenggarakan pada 3 November mendatang.
Sehubungan dengan isu kecurangan Pemilu, hingga kini belum ada bukti yang menunjukkan adanya kecurangan pemilu secara luas di Amerika Serikat. Meski demikian, Trump telah bertahun-tahun mengeklaim bahwa kecurangan terjadi dan menjadi penyebab kekalahannya dalam pemilu 2020 lalu.
Dengan kabar itu, bisa menjadi langkah terbarunya untuk memperbesar pengaruh terhadap pemilu paruh waktu (midterm elections). Pemerintahannya telah mengalokasikan sumber daya yang cukup besar untuk mencari warga negara asing yang namanya tercantum dalam daftar pemilih di sejumlah negara bagian.
Sebelumnya juga, Donald Trump secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Netanyahu. Ia mendesak warga Israel untuk kembali memilih Netanyahu sebagai Perdana Menteri dan mengaitkan kepemimpinannya dengan kampanye Washington melawan Iran.
Dalam unggahan di platform Truth Social miliknya, dikutip dari Anadolu, Presiden Amerikat, Trump beberapa kali menegaskan dukungannya kepada Netanyahu.
Sepekan sebelumnya, Trump menyebut Netanyahu sebagai “perdana menteri pejuang yang hebat” dan mitra penting dalam menghadapi Teheran.(klw)
Load more