Waspada, 33 Negara Imbau Warga Simpan Makanan dan Obat, Benarkah Dunia Bersiap Menghadapi Perang?
- Gambar ilustrasi AI
Panduan tersebut juga menyarankan persediaan enam liter air minum per orang untuk kebutuhan selama tiga hari.
Inggris menerapkan pendekatan serupa. Dalam wawancara dengan BBC Radio, Perdana Menteri Inggris menyinggung persediaan makanan yang biasa disimpannya di rumah.
"Saya suka kacang-kacangan, jadi saya punya cukup banyak persediaannya di lemari, begitu juga sup. Saya pikir itulah jenis makanan yang akan saya sarankan untuk disimpan," katanya.
Contoh tersebut memperlihatkan bahwa kesiapsiagaan tidak selalu membutuhkan perlengkapan rumit. Makanan tahan lama, air minum, dan obat-obatan yang diperlukan sehari-hari dapat menjadi langkah awal untuk menghadapi gangguan yang tidak terduga.
Dari Ancaman Perang hingga Serangan Siber, Berapa Lama Warga Harus Bersiap?
Kesiapsiagaan menghadapi krisis menjadi perhatian di Eropa seiring meningkatnya ketegangan geopolitik, konflik bersenjata, ancaman siber, dan risiko bencana terkait perubahan iklim.
Pada Maret 2025, Komisi Eropa memperkenalkan strategi Preparedness Union untuk memperkuat kemampuan negara-negara anggota dalam menghadapi berbagai keadaan darurat. Salah satu sasaran yang disorot adalah kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan dasar secara mandiri selama sedikitnya 72 jam.
Strategi tersebut tidak hanya berkaitan dengan konflik militer, tetapi juga mencakup peningkatan sistem peringatan dini, edukasi kesiapsiagaan, dan koordinasi antara pemerintah serta sektor swasta.
Meski memiliki tujuan serupa, durasi persediaan yang dianjurkan berbeda-beda. Perancis, Inggris, Jepang, Meksiko, Belanda, dan Kanada termasuk negara yang menganjurkan persediaan untuk sekitar 72 jam.
Swedia dan Norwegia mendorong masyarakat menyiapkan kebutuhan untuk kurang lebih satu pekan, sedangkan Jerman menyarankan persediaan yang dapat mencukupi hingga 10 hari.
Di Amerika Serikat, situs resmi Ready.gov juga menekankan pentingnya menyiapkan kebutuhan pribadi sebelum keadaan darurat terjadi.
"Siap menghadapi keadaan darurat berarti memiliki makanan, air, dan persediaan lain milik sendiri yang cukup untuk beberapa hari," demikian panduan tersebut.
Sementara itu, tidak semua negara menetapkan jangka waktu yang sama. Otoritas penanggulangan bencana India menganjurkan rumah tangga menyiapkan perlengkapan darurat tanpa menentukan durasi seragam. Di wilayah rawan siklon di Australia Barat, masyarakat juga didorong menyiapkan makanan, air, dan obat-obatan sesuai risiko setempat.
Load more