Tindak Tegas Karhutla, Polda Kalimantan Timur Menetapkan 33 Tersangka
- Ilustrated by ChatGPT
Jakarta, tvOnenews.com- Kepolisian Kalimantan Timur mendalami kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Sebanyak 33 orang ditetapkan menjadi tersangka, di dalamnya termasuk 2 perusahaan.
Karhutla di Indonesia menjadi perhatian banyak pihak. Kepala Polda Kaltim Inspektur Jenderal Polisi Endar Priantoro menyatakan penetapan tersangka berasal dari pengungkapan 37 laporan polisi.
- Antara
Laporan tersebut terus didalami, lalu saat ini telah masuk ke tahap penyidikan intensif oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus dan polres jajaran.
"Penegakan hukum kami lakukan secara konsisten terhadap perorangan maupun korporasi yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan demi melindungi ekosistem serta kesehatan masyarakat," kata Endar dikutip dari Antara, Jumat (30/10/2026).
Penanganan kasus juga dilakukan Polres Paser dan Polres Penajam Paser Utara masing-masing dua laporan, serta Polresta Balikpapan dan Polres Kutai Barat masing-masing satu laporan.
Perlu diketahui, dampak sebaran kabut asap akibat karhutla tersebut tercatat meluas hingga mengganggu kualitas udara pemukiman warga lokal. Bahkan terdeteksi melintasi batas wilayah udara negara tetangga.
Sejauh ini, menurut data pemantauan kumulatif sejak Januari hingga 28 Oktober 2026, tercatat sebanyak 15.747 titik panas (hotspot) dan 10.461 titik api di wilayah Kalimantan Timur.
Kemudian dampak dari kebakaran tersebut, mengakibatkan total luas lahan yang terbakar mencapai 6.516,81 hektare di sejumlah kabupaten dan kota.
Lalu Kabupaten Kutai Kartanegara mencatatkan luasan lahan terbakar terbesar, yakni 1.661 hektare, disusul Kabupaten Berau seluas 1.252 hektare, dan Kabupaten Kutai Barat 1.200,1 hektare.
Sementara ini, data dari SiPongi untuk jmlah areal karhutla di Indonesia periode Januari – Juli 2026 (202.004,30 ha) mengalami PENINGKATAN sebesar 47% (64.996,88 ha) dibandingkan tahun 2019 dan 80% (109.080,25 ha) dibandingkan tahun 2023. Jika dibandingkan tahun 2025, luas areal karhutla tahun 2026 naik sebesar 69% (82.791,04 ha).(klw)
Load more