News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

G7 Kecam Serangan Mal Kremenchuk Ukraina sebagai Perbuatan Keji, Rusia akan Mendapat Hukumannya

G7 mengecam serangan rudal milik Rusia yang mengenai di pusat perbelanjaan di Kremenchuk, Ukraina (27/6/2022). Kurang lebih 18 orang tewas dan 59 orang luka.
Selasa, 28 Juni 2022 - 19:39 WIB
Presiden Joko Widodo Bersama Pemimpun Negara G7 pada KTT G7 di Jerman
Sumber :
  • Presidenri.go.id

Ukraina - G7 mengecam serangan Rusia yang mengenai di pusat perbelanjaan di Kremenchuk, Ukraina (27/6/2022). Serangan rudal milik Rusia telah mengenai salah satu pusat perbelanjaan yang saat itu sangat ramai. 

Serangan Rusia kali ini mengakibatkan kurang lebih terdapat 18 orang yang menjadi korban tewas atas kejadian ini. Sedangkan, korban luka lainnya terdapat kurang lebih 59 orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pemimpin G7 juga berpendapat perbuatan tersebut sebagai kejahatan perang yang keji. Presiden Rusia Vladimir Putin beserta yang bertanggung jawab melakukan serangan tersebut akan diminta pertanggungjawabannya oleh para pemimpin G7. 

“Serangan membabi buta terhadap warga sipil tak berdosa merupakan kejahatan perang,” pernyataan G7 yang dikutip dari laman VIVA (28/6/2022).

Baca Juga Presiden Jokowi Serukan Atasi Krisis Pangan Pada KTT G7 

Sementara itu Ukraina telah menuduh Rusia sengaja menargetkan warga sipil. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy juga menyebutkan dalam siaran malamnya di Telegram, bahwa perbuatan tersebut termasuk sebagai salah satu tindakan teroris paling berani dalam sejarah Eropa.

“Kota yang damai, pusat perbelanjaan biasa, wanita, anak-anak, warga sipil berada di dalam,” kata Zelenskyy dalam sebuah video. 

Wakil duta besar Rusia untuk PBB, Dmitry Polyanskiy menyebutkan tanpa mengutip bukti bahwa serangan tersebut merupakan “provokasi Ukraina”.

“Persis apa yang perlu diperhatikan oleh rezim Kiev di Ukraina sebelum KTT NATO,” katanya pada laman Twitter yang merujuk pada pertemuan aliansi di Madrid. 

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan pada pertemuan KTT G7 bahwa serangan yang dilakukan oleh Rusia menunjukkan kekejaman dan barbarism yang dilakukan oleh Putin.

“Putin harus menyadari bahwa perilakunya tidak akan berdampak apapun selain memperkuat tekad bahwa Inggris dan setiap negara G7 lainnya mendukung Ukraina selama diperlukan,” ucap Boris.

Baca Juga Presiden Bersama Perdana Menteri India, Presiden RI: Indonesia Beri Dukungan Penuh G20 di India

Sekjen PBB Antonio Guterres juga mengecam serangan tersebut sebagai peristiwa yang benar-benar menyedihkan. Sebab selama ini Kremenchuk menjadi kota yang terhindar dari serangan langsung dalam konflik Ukraina dan Rusia. 

“Kami sekali lagi menekankan bahwa para pihak memiliki kewajiban berdasarkan hukum humaniter internasional untuk melindungi warga sipil dan infrastruktur sipil,” ujar Stephane Dujarric sebagai juru bicara Guterres dalam konferensi pers yang dikutip dari VIVA (28/6/2022).

Sementara Presiden Prancis Emmanuel Macron juga menyatakan serangan yang dilakukan Rusia menjadi perbuatan yang keji. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rusia telah menjatuhkan serangan kepada Ukraina. Namun setimpal dengan itu, Rusia juga menerima hukuman atas perbuatannya. 

G7 juga mengungkapkan untuk mencari sanksi baru terhadap Rusia, selain pembatasan harga minyak dan tarif barang yang lebih tinggi. Selain itu G7 juga masih tetap mendukung Ukraina “selama yang dibutuhkan”. (Kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabar Duka, Kombes Pol (Purn) Makmur Sidabuke Meninggal Dunia, Polda Jateng Sampaikan Belasungkawa

Kabar Duka, Kombes Pol (Purn) Makmur Sidabuke Meninggal Dunia, Polda Jateng Sampaikan Belasungkawa

Kabar duka datang dari keluarga besar Kepolisian RI, Kombes Pol (Purn) Makmur Sidabuke, S.H., M.H. meninggal dunia, Polda Jawa Tengah sampaikan belasungkawa.
Masalah Keamanan, Duel Timnas Indonesia Kontra Yordania Berpotensi Dipindah ke Turki

Masalah Keamanan, Duel Timnas Indonesia Kontra Yordania Berpotensi Dipindah ke Turki

Media Timur Tengah turut mengulas kemungkinan bahwa pertandingan Timnas Indonesia melawan Yordania akan dipindah ke Turki. Sebelumnya, laga ini harusnya dilaksanakan di Amman, Yordania.
PNM Hadir Jaga Harapan Masyarakat saat Air Bersih Tak Lagi Mudah Didapat

PNM Hadir Jaga Harapan Masyarakat saat Air Bersih Tak Lagi Mudah Didapat

Melalui PNM Peduli, perusahaan menghadirkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan, sekaligus mendukung penyediaan sarana air bersih dan sanitasi di sejumlah wilayah.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Ratusan Pebulutangkis Muda dari Berbagai Negara Ramaikan Ajang MilkLife Superliga Junior 2026 Sepanjang Pekan Ini

Ratusan Pebulutangkis Muda dari Berbagai Negara Ramaikan Ajang MilkLife Superliga Junior 2026 Sepanjang Pekan Ini

Turnamen bulutangkis junior beregu MilkLife Superliga Junior 2026 yang diselenggarakan oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation kembali berlangsung pada pekan ini.
Kabar Duka, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting Meninggal Dunia

Kabar Duka, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting Meninggal Dunia

Kabar duka, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting meninggal dunia. Dilansir dari berbagai sumber, Gindo pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM yang juga CEO Liga Malaysia (MFL) ini memastikan para pemain tersebut tetap berstatus sebagai rakyat Malaysia setelah masa sanksi mereka resmi berakhir pada 1 November 2026 lalu.
Selengkapnya

Viral