Tutup Menu
LIVESTREAM
Artikel
Seorang petugas kesehatan menyiapkan dosis vaksin COVID-19 di pusat vaksinasi di Seixal, Portugal
Sumber :
  • antara

Portugal Telah Vaksinasi 80 Persen Populasinya

Rabu, 15 September 2021 - 22:45 WIB

Lisbon, - Portugal telah memvaksinasi secara penuh 80 persen populasinya terhadap virus corona dan menjadi salah satu negara dengan tingkat vaksinasi Covid-19 tertinggi di dunia.

Pemerintah Portugal secara bertahap melonggarkan sebagian besar pembatasan Covid-19.

"Saya tidak peduli jika kita nomor 1, 2, atau 3 (di dunia)," kata kepala satuan tugas vaksinasi Portugal, Laksamana Madya Henrique de Gouveia e Melo, setelah mengunjungi pusat vaksinasi dekat ibu kota Lisbon pada akhir pekan.

Menurut pengamatan Reuters, Portugal dan Uni Emirat Arab memiliki tingkat vaksinasi lengkap yang sama. Keduanya bersama-sama memimpin tingkat vaksinasi dunia.

Negara di Eropa selatan itu, yang pada awal tahun ini berjuang melawan gelombang virus corona terburuk di dunia, telah memvaksin sekitar 8,2 juta orang dari populasinya yang hanya 10 juta lebih, kata otoritas kesehatan DGS pada Selasa malam (14/9).

Hampir semua orang dewasa di atas 65 tahun dan setengah dari remaja berusia 12-17 tahun di negara itu telah mendapat dosis vaksin lengkap, kata DGS.

Setiap orang yang berusia di atas 12 tahun berhak menerima vaksin di Portugal.

"Yang saya inginkan adalah mengendalikan virus, memvaksin sebanyak mungkin orang yang memenuhi syarat sehingga virus tidak memiliki ruang untuk bermanuver," ujar Gouveia e Melo.

Gouveia e Melo banyak dipuji karena menyiapkan program vaksinasi dengan cepat, yang memungkinkan Portugal mencabut sebagian besar pembatasan virus corona.

Masker tidak lagi wajib dipakai di luar ruangan mulai Senin (13/9).

Dia mengatakan Portugal mulai menginokulasi dengan kecepatan yang sama dengan negara-negara Uni Eropa lainnya. Namun ketika gerakan anti-vaksinasi muncul di mana-mana, jumlah "penyangkal" vaksin di Portugal hanya sekitar 3 persen dan negara itu mempercepat vaksinasinya.

Dia memperingatkan bahwa pertempuran melawan Covid-19 belum berakhir sampai semua negara, kaya dan miskin, dapat mengakses vaksin.

"Kita melihat vaksin berlebihan di negara-negara kaya dan kemudian tidak ada vaksinasi di negara-negara miskin. Saya tidak setuju dengan itu, bukan hanya karena etika dan moral, tetapi karena itu bukan strategi terbaik dan sikap rasional," tutur Gouveia e Melo.(ant/toz)

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Api PON akan Dikirab Keliling Papua Dari Sorong

Api PON akan Dikirab Keliling Papua Dari Sorong

Ketua Harian Pengurus Besar PON XX Papua Yunus Wonda pada Rabu di Timikia mengatakan api abadi PON akan diambil dari Sorong pada 26 September nanti.
MA Batalkan Vonis Bebas Terdakwa Pemerkosa Anak di Aceh

MA Batalkan Vonis Bebas Terdakwa Pemerkosa Anak di Aceh

Mahkamah Agung membatalkan vonis bebas DP, terdakwa pemerkosa anak yang juga merupakan paman korban.
Banjir dan Longsor Landa Kabupaten Jembrana Bali

Banjir dan Longsor Landa Kabupaten Jembrana Bali

Bencana banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jembrana, Bali, akibat hujan lebat sejak Senin (20/9) sore hingga malam hari.
Propam Periksa Kepala Rutan Bareskrim Terkait Penganiayaan M. Kece

Propam Periksa Kepala Rutan Bareskrim Terkait Penganiayaan M. Kece

Div Propam Polri memeriksa kepala rumah tahanan negara (Rutan) Bareskrim dalam kasus dugaan penganiayaan Muhammad Kosman alias Muhammad Kece.
Ekshibisi e-sport PON XX Papua Resmi Dibuka

Ekshibisi e-sport PON XX Papua Resmi Dibuka

Penyelenggaraan cabang olahraga ekshibisi e-sport PON XX/2021 di Papua resmi dibuka di lapangan dalam ruangan hoki, arena hoki dan kriket di Doyo Baru, Jayapura, Papua
Kebakaran Toko Cahaya, Petugas: Api Tak Merambat ke Permukiman

Kebakaran Toko Cahaya, Petugas: Api Tak Merambat ke Permukiman

epala Dinas Penanggulangan Kebakaran DKI Jakarta Satriadi Gunawan memastikan kobaran api yang melalap Swalayan Cahaya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan,  tidak merambat ke permukiman warga yang tepat berada di belakangnya.
Trending
MA Batalkan Vonis Bebas Terdakwa Pemerkosa Anak di Aceh

MA Batalkan Vonis Bebas Terdakwa Pemerkosa Anak di Aceh

Mahkamah Agung membatalkan vonis bebas DP, terdakwa pemerkosa anak yang juga merupakan paman korban.
Api PON akan Dikirab Keliling Papua Dari Sorong

Api PON akan Dikirab Keliling Papua Dari Sorong

Ketua Harian Pengurus Besar PON XX Papua Yunus Wonda pada Rabu di Timikia mengatakan api abadi PON akan diambil dari Sorong pada 26 September nanti.
Pratu Ida Bagus, Prajurit TNI AD yang Gugur Saat Evakuasi Nakes Gabriela di Kiwirok

Pratu Ida Bagus, Prajurit TNI AD yang Gugur Saat Evakuasi Nakes Gabriela di Kiwirok

Pratu Ida Bagus Putu, anggota Yonif 403/WP, gugur dalam kontak senjata dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Selasa pagi
Selama 1 Jam Napoleon Bonaparte dan 3 Tahanan Ada di Sel M Kece

Selama 1 Jam Napoleon Bonaparte dan 3 Tahanan Ada di Sel M Kece

Dalam aksinya NB ternyata tak sendiri, melainkan dibantu oleh tiga tahanan lain.
Anies Baswedan Diperiksa untuk Kasus Korupsi Pengadaan Lahan Hari Ini

Anies Baswedan Diperiksa untuk Kasus Korupsi Pengadaan Lahan Hari Ini

Pemanggilan Anies dan Prasetyo atas kebutuhan penyidik untuk melengkapi berkas tersangka.
M Kece Babak Belur Dianiaya, Ketua MUI Pangandaran : Perilaku Dia Membuat Resah

M Kece Babak Belur Dianiaya, Ketua MUI Pangandaran : Perilaku Dia Membuat Resah

Youtuber M Kece  kembali menjadi sorotan usai dianiaya Irjen Napoleon Bonaparte di tahanan.
Gibran yang Hilang Misterius saat Mendaki Gunung Guntur Belum Ditemukan

Gibran yang Hilang Misterius saat Mendaki Gunung Guntur Belum Ditemukan

Terakhir kali korban terlihat berada di tendanya pada hari Minggu (19/9).
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Kabar Utama
02:30 - 03:00
Kabar Hari Ini
03:00 - 03:30
Buru Sergap
03:30 - 04:00
Sidik Jari
04:00 - 04:30
Assalamualaikum Nusantara
04:30 - 06:00
Kabar Pagi
Selengkapnya