News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Internet di Iran Mati Total, Buntut Demo Atas Meninggalnya Wanita yang DItahan karena Langgar Aturan Pakaian Islami

Internet di Iran mati total setelah adanya demonstrasi yang dipicu meninggalnya seorang wanita 22 tahun saat ditahan akibat melanggar aturan pakaian islami.
Kamis, 22 September 2022 - 10:54 WIB
Dok. Masyarakat Iran protes atas kematian Amini
Sumber :
  • Ap News

Iran - Terjadi pemadaman total internet di Iran pada hari Rabu (21/9/2022) waktu setempat.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemadaman itu terjadi akibat para warga yang melakukan demonstrasi kepada pemerintah setelah seorang wanita berusia 22 tahun meninggal saat ditahan oleh polisi karena melanggar aturan berpakaian Islami yang diberlakukan secara ketat di negara itu.

 

Seorang pejabat Iran sebelumnya mengisyaratkan bahwa tindakan tersebut mungkin diambil dari masalah keamanan.

 

Akibat dari hilangnya konektivitas akan mempersulit orang untuk mengorganisir protes dan berbagi informasi tentang tindakan keras pemerintah terhadap perbedaan pendapat.

 

Saksi di Iran yang berbicara menggunakan anonim karena takut akan pembalasan mengatakan bahwa pada Rabu malam mereka tidak dapat lagi mengakses internet menggunakan perangkat seluler. 

 

“Kami melihat layanan internet, termasuk data seluler, diblokir di Iran dalam beberapa jam terakhir,” kata Doug Madory, Direktur Analisis Internet, dikutip dari laman AP Newsroom, Kamis (22/9/2022).

 

“Ini kemungkinan tindakan oleh pemerintah mengingat situasi saat ini di negara ini. Saya dapat mengonfirmasi bahwa hampir runtuh total konektivitas internet untuk penyedia seluler di Iran,” lanjutnya.

 

NetBlock merupakan grup yang berbasis di London yang memantau akses internet, sebelumnya telah melaporkan gangguan yang meluas ke Instagram dan WhatsApp.

 

Selanjutnya, perusahaan induk Facebook Meta yang memiliki kedua platform mengatakan mereka sadar bahwa akses ke layanan internet Iran ditolak. 

 

“Kami berharap hak mereka untuk online akan segera dipulihkan,” katanya dalam sebuah pernyataan.

 

Sebelumnya, Menteri Telekomunikasi Iran, Isa Zarepour mengatakan bahwa pembatasan tertentu mungkin diberlakukan karena masalah keamanan.

 

Diketahui, Iran sudah memblokir sejumlah media sosial, diantaranya adalah Facebook, Telegram, Twitter dan YouTube meskipun para pejabat tinggi Iran menggunakan akun publik di platform tersebut. 

 

Selanjutnya, dalam perkembangan terpisah, beberapa situs resmi termasuk untuk pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, Kepresidenan dan Bank Sentral dihapus untuk sementara karena peretas mengklaim telah meluncurkan serangan siber terhadap lembaga negara.

 

Sosok peretas itu mengatakan bahwa mereka menargetkan lembaga negara Iran lainnya, termasuk TV pemerintah.

 

Disisi lain, juru bicara Bank Sentral Mostafa Qamarivafa membantah bahwa bank itu diretas, ia mengatakan bahwa situs web itu tidak dapat diakses karena serangan terhadap server yang menampungnya. 

 

Diketahui, Iran telah menjadi sasaran terhadap serangan siber dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun lalu, serangan siber melumpuhkan pompa bensin di seluruh negeri yang membuat antrian panjang pengendara yang membuat pengendara marah karena tidak bisa mendapatkan bahan bakar bersubsidi selama berhari-hari. 

 

Kematian Amini telah memicu protes di seluruh negeri. Polisi mengatakan dia meninggal karena serangan jantung dan tidak diperlakukan dengan buruk. Tetapi pihak keluarganya meragukan hal itu. Pihak keluarganya mengatakan bahwa Amini tidak memiliki masalah jantung dan pihak keluarga dilarang untuk melihat tubuhnya.

 

Lebih lanjut, Presiden Joe Biden berbicara di Majelis Umum PBB pada hari Rabu (21/9/2022) waktu setempat menyuarakan dukungan untuk para demonstran dengan mengatakan “Kami mendukung warga negara pemberani dan wanita pemberani Iran yang saat ini berdemonstrasi untuk mengamankan hak-hak dasar mereka.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Selanjutnya, Inggris juga merilis sebuah pernyataan yang menyerukan penyelidikan atas kematian Amini dan agar Iran menghormati hak untuk berkumpul secara damai. (mg1/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral