News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Kasus Ledakan Petasan yang Memakan Korban, Dari Coba Merakit Bikin Tangan Hancur hingga Rumah Pembuat Petasan

Kasus ledakan petasan di Blitar menjadi sorotan beberapa waktu belakangan ini, lantaran peristiwa nahas ini menyebabkan empat orang tewas akibat ledakan petasan
Selasa, 21 Februari 2023 - 10:55 WIB
Ledakan petasan di Blitar yang menewaskan 4 orang, Selasa (21/2/2023).
Sumber :
  • tim tvone - imron

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka parah pada tangan kanannya. 

Kejadian tersebut juga sempat terekam kamera warga dan viral. Dalam video, korban langsung berjalan dengan tangan yang sudah luka parah. Bahkan, ia tidak nampak menangis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi menetapkan lima orang tersangka dalam kasus ini, yang tiga lainnya masih di bawah umur. Salah seorang tersangka mengaku dirinya baru tahun ini membuat petasan dengan teman-temannya dan mengaku tidak tahu jika ada korban karena petasannya.


Jibom Gegana Sisir Rumah Bekas Ledakan Mercon di Sleman (22/4/2022). (Andri Prasetiyo/tim tvOne)

 

Sebuah rumah hancur rata dengan tanah di Dusun Plosokuning, Minimartani, Ngaglik, Sleman setelah terjadi ledakan sekitar pukul 08.00 WIB, Jumat 22/4/2022). 

Sumber ledakan diduga berasal dari bahan baku pembuat petasan yang tersimpan di dalam rumah. 

Dampak ledakan ini mengakibatkan sedikitnya enam rumah di sekitarnya rusak pada bagian kaca. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena rumah saat meledak dalam kondisi kosong.

Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Brimob Polda DIY yang melakukan penyisiran di lokasi bekas ledakan bahan baku petasan itu menemukan sejumlah bahan kimia berbahaya.

"Kita temukan di lokasi ledakan, ada tiga bahan dasar. Satu itu ada sulfur, kemudian ada unsur clorate, kemudian ada unsur bubuk arangnya. Jadi ada tiga bahan itu, sementara sudah kita amankan," kata Wakil Komandan Detasemen Gegana Satbrimob Polda DIY, AKP Suripto di lokasi kejadian, Jumat (22/4/2022). 

Dijelaskan Suripto, ketiga bahan ini sangat berbahaya sekali jika dicampur menjadi satu. Bahkan bisa masuk kategori bahan peledak meskipun dengan kekuatan rendah atau low explosive. 

"Ketiga bahan tadi ketika diramu, diracik dengan perbandingan yang sesuai akan menghasilkan low explosive," terangnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun low explosive, tapi Suripto menjelaskan bahan peledak ini sangat berbahaya. Sebab sifat dari low explosive itu disebutnya sangat peka sekali.

Bahan peledak jika telah dicampur dan terkena gesekan ataupun panas, maka akan berubah secara kimiawi lalu membentuk zat lain. Perubahan tersebut bahkan cepat sekali disertai efek panas, tekanan, dan suara yang tinggi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Ada beberapa hal yang menjadi sorotan dalam dugaan kasus penipuan emas antara lain puluhan korban melapor, adanya modus sistem pre-order hingga nama artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen terseret.
Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral