News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penyekatan Suramadu Berlanjut, Polisi Larang Pengendara ke Madura

“Awalnya kita melakukan penyekatan dari sisi Madura menuju Surabaya, sekarang dua sisi. Harapannya ini adalah untuk melindungi juga warga yang akan ke Madura,” kata Ganis.
Kamis, 10 Juni 2021 - 10:29 WIB
Petugas Swab Antigen Warga di Suramadu
Sumber :
  • ANTARA

Surabaya, 10/6 – Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, melanjutkan penyekatan dan swab massal di akses Surabaya-Madura (Suramadu). Bersama TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), mereka menyekat kedua jalur, yakni sisi pintu masuk dan keluar jembatan Suramadu.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum menyatakan penyekatan hari ke enam ini berbeda dibanding sebelumnya. Bila di hari-hari yang lalu hanya satu jalur yang disekat, kini pemeriksaan berlangsung di kedua jalur, baik di jalur Surabaya—Madura maupun sebaliknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Awalnya kita melakukan penyekatan dari sisi Madura menuju Surabaya, sekarang dua sisi. Harapannya ini adalah untuk melindungi juga warga yang akan ke Madura,” kata Ganis.

Para petugas menghentikan setiap kendaraan dan memeriksa dokumen pengendara. Mereka mengecek identitas warga serta menginterogasi yang bersangkutan mengenai keperluannya ke Pulau Garam tersebut.

Jika pengendara bukan penduduk Madura atau tidak ada kepentingan yang mendesak, maka petugas meminta mereka putar balik. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi penyebaran virus corona yang kasusnya tengah melonjak.

“Yang tidak ada kepentingan untuk kita putar balik saja. Seperti contohnya tadi ada warga yang mau nyekar, mungkin bisa lain waktu kalau sudah kondusif, saya sampaikan tadi doakan dari rumah saja. Kecuali ada kepentingan mendesak seperti kerja, ambulans, logistik, tapi mereka juga kami lakukan pemeriksaan secara ketat juga,” tambah Ganis.

Kabupaten Bangkalan di Madura, Jawa Timur, masuk zona oranye atau berisiko sedang setelah melonjaknya kasus aktif COVID-19 selama beberapa hari terakhir.

"Berdasarkan data yang kami terima tentang zonasi risiko dari Satgas Penanganan COVID-19 Pusat, Bangkalan sudah masuk zona oranye," ujar anggota Satgas Kuratif COVID-19 Jatim dr. Makhyan Jibril, Selasa (8/6).

Sebelumnya, Bangkalan masuk zona kuning atau risiko rendah terhadap penyebaran COVID-19.

Dokter Jibril menyatakan, terdapat sejumlah indikator yang menentukan zonasi suatu daerah, seperti penambahan kasus COVID-19, angka kesembuhan, angka kematian, hingga tingkat Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit setempat.

"Jadi, pekan lalu Bangkalan memang zona kuning, tapi pekan ini naik status ke oranye karena kasus aktif yang melonjak," ucap dokter muda lulusan S2 di Bidang Healthcare Enterpreneurship di University College London, Inggris tersebut.

Zona oranye hanya terjadi di Bangkalan, sedangkan tiga daerah lainnya, yakni Kabupaten Sampang, Pamekasan dan Sumenep masih berada di zona kuning (berisiko rendah).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari zonasi di Bangkalan, terdapat satu kecamatan yang masuk zona merah, yaitu Kecamatan Arosbaya, kemudian 15 kecamatan masuk zona oranye, dan dua kecamatan masuk zona kuning. (act/galih/ant)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Selengkapnya

Viral