News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Kasus Mama Muda Jambi Tersangka Kasus Pencabulan? Ini Hasil Tes Kejiwaannya

Pihak Rumah Sakit (RS) Jiwa, Provinsi Jambi telah mendapatkan hasil assessment untuk mengetahui kejiwaan Yunita Sari (YS), tersangka dugaan pencabulan 17 anak di Jambi. 
Senin, 27 Februari 2023 - 15:52 WIB
Yunita Sari (YS), tersangka dugaan pencabulan 17 anak di kawasan Rawasari, Kota Jambi.
Sumber :
  • tim tvone/Bayu Alfarizi

Jambi, tvonenews.com - Pihak Rumah Sakit (RS) Jiwa, Provinsi Jambi telah mendapatkan hasil assessment untuk mengetahui kejiwaan Yunita Sari (YS), tersangka dugaan pencabulan 17 anak di kawasan Rawasari, Kota Jambi. 

Namun, hasilnya telah diserahkan ke pihak penyidik Subdit IV Ditreskrimun Polda Jambi pada Selasa pekan lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau mama muda sudah dikembalikan ke polda hari Selasa (minggu) kemarin. Hasilnya juga sudah diserahkan ke penyidik," ungkap Kabid Pelayanan Medis RS Jiwa Provinsi Jambi, Zakaria saat dihubungi, Senin (27/2/2023).

Dia juga mengaku bukan ranahnya untuk memberikan penjelasan. "Lebih baik tanya penyidik la. Sudah di tangan penyidik dan ranah mereka".

"Secara fisik baik-baik saja. Dan kooperatif," tandas Zakaria singkat.

Menurutnya, selama 14 hari pihak dokter kejiwaan dan psikolog sudah melakukan assessment untuk mempertanyakan tersangka.

Pihak Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jambi, di kawasan Rawasari, Kota Jambi juga sudah mengerahkan 4 dokter kejiwaan dan 2 dokter psikolog untuk memeriksa kejiwaan YS.

Sedangkan pihak penyidik Subdit IV Ditreskrimun Polda Jambi masih belum memberikan keterangan terkait hasil assessment mama muda tersebut.

Hasil Pemeriksaan Polda Jambi

Sebelumnya, Dirreskrimum Polda Jambi, Andri Ananta Yudistira beberkan hasil pemeriksaannya terhadap Ibu Muda Jambi, YS di dalam kanal YouTube Ditlantas Polda Jambi. 

Dalam tayangan di kanal YouTube itu, Andri Ananta ceritakan bahwa kasus itu diawali dengan pengaduan salah seorang, yakni orang tua korban, pada hari Jumat sore. 

"Jadi, di pengaduan itu dalam bentuk laporan, yang dilakukan pihak terlapor yaitu YS. Kemudian di sore hari itu saya melakukan interogasi, dan mendapat informasi sebelas anak-anak yang datang dengan orang tuanya membuat laporan tentang pencabulan," kata Andri Ananta, seperti yang dilansir dari dalam kanal YouTube Ditlantas Polda Jambi, Minggu (19/2/2023).

Saat membuat laporan, ia katakan, pihaknya mencoba mengintrogasi dari Sukbit PPA Anak Polda Jambi.

"Karena ini semua anak kecil semua yang di bawah umur dari 9 tahun sampai 14 tahun, di sebelas korban itu ada 9 lelaki dan 2 perempuan," jelasnya. 

Setelah interogasi, ia katakan, pihaknya menemukan hasil observasi, yakni tentang pencabulan. Bahkan, dia katakan, dari observasi ini pihaknya memiliki keyakinan bahwa YS melakukan hal tersebut. 

"Setelah observasi itu kami melakukan pemeriksaan, dan hasilnya pemeriksaan itu, kami menemukan bahwa anak-anak yang menjadi korban pencabulan itu alami trauma yang dirasakan saat itu," kata Andri Ananta.

Bahkan, dia katakan, bahwa kejadian pencabulan itu bukan terjadi pada saat sehari sebelum pelaporan. Namun, pelecehan seksual dan persetubuhan itu sejak tanggal 24 Januari 2023. 

"Dan kejadian itu sudah berkali-kali dilakukan. Jadi bukan kejadiannya belum sehari sebelum laporan itu namun sudah berkali-kali. Akan tetapi, tidak semua terjadi pada tanggal tersebut, namun tanggal 24 itu awal kejadiannya," ujarnya.

Tak hanya itu saja, ia juga sebutkan berbagai modus yang dilakukan YS. Seperti dipaksa untuk menonton film porno, melihat tersangka YS berhubungan intim dengan suaminya, dan adanya terjadi pelecehan seksual. 

"Intinya kami bisa melihat bahwa di situ adanya pelecehan seksual. Bahkan setelah kami lakukan observasi kedua, kami menemukan juga bahwa adanya persetubuhan di situ. Adanya dua anak yang dipaksa untuk bersetubun dengan tersangka ini," bebernya. 

Selain itu, ia juga katakan, adanya penambahan korban pada saat hari Minggu. Namun pada Sabtu dini hari, ia katakan, pihaknya sudah mengamankan tersangka YS.

"Kemudian kita lakukan pemeriksaan terhadap YS tetapi ia tidak mengakui hingga saat ini pun YS tidak mengakui dirinya melakukan itu," ucapnya. 

Namun, katanya, YS malah mengaku dirinya sebagai korban. Dan, ia akui dirinya dan pihaknya tidak butuh pengakuan YS, sebab pihaknya bisa membuktikan dari alat bukti yang lain.

"Nah, kami pun melakukan penahanan dan melakukan olah TKP yang kedua. Di situ lah kami hadir dan kami mendapatkan informasi dari masyarakat adanya korban lain dan saat itu belum hadir sebanyak enam orang," jelasnya.

Jadi, ia sebutkan, enam korban lainnya itu, lima perempuan dan satu orang lelaki, bahkan kroban ini juga merupakan anak di bawah umur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi total semuanya 17 korban," terangnya.

Dari permasalahan itu, dan permasalahan sebelumnya, ia katakan, Polda Jambi telah membentuk tim trauma healing. Hal ini terdiri dari rekan-rekan SDM, Psikologi dan Dokes. (bai/ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Zodiak Cinta Besok Rabu 30 September 2026: Virgo Full Senyum Dapat Kejutan Manis, Scorpio Stop Cemburu Buta

Ramalan Zodiak Cinta Besok Rabu 30 September 2026: Virgo Full Senyum Dapat Kejutan Manis, Scorpio Stop Cemburu Buta

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Rabu, 30 September 2026, membawa energi yang menekankan pentingnya kompromi, kejujuran, dan komunikasi dua
FIFA ASEAN Cup 2026: Hampir Comeback, Pakistan Paksa Berbagi Poin dari Filipina

FIFA ASEAN Cup 2026: Hampir Comeback, Pakistan Paksa Berbagi Poin dari Filipina

Tampil di laga pekan kedua Grup B, skor akhir 2-2 atas imbangnya Filipina dari Pakistan terjadi di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026). 
Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Tim 9 Kejagung Segel Kantor di Kawasan SCBD

Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Tim 9 Kejagung Segel Kantor di Kawasan SCBD

Penyidik yang tergabung dalam Tim 9 Kejaksaan Agung (Kejagung) menyegel sejumlah unit kantor sehubungan dengan pengusutan perkara dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). 
InfraNexia dan CCSI-KD Kembangkan SKKL SUB-2, Dorong Kesiapan Infrastruktur Hadapi Pertumbuhan Trafik Data

InfraNexia dan CCSI-KD Kembangkan SKKL SUB-2, Dorong Kesiapan Infrastruktur Hadapi Pertumbuhan Trafik Data

Komitmen memperkuat infrastruktur konektivitas digital nasional terus didorong oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui entitas operasionalnya, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia). 
Kemarau dan Kekeringan, Polda Sumsel Bantu Warga Sekayu Penuhi Kebutuhan Air Bersih

Kemarau dan Kekeringan, Polda Sumsel Bantu Warga Sekayu Penuhi Kebutuhan Air Bersih

Sebagai bentuk pengabdian nyata melalui semangat “Polri untuk Masyarakat”, Polda Sumatera Selatan melalui jajaran Polres Musi Banyuasin (Muba) dan Polsek Sekayu mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga terdampak kemarau. 
Ketika Sinyal Membawa Kopi Pinogu Keluar Rimba

Ketika Sinyal Membawa Kopi Pinogu Keluar Rimba

Kopi khas Gorontalo dari pedalaman Pinogu mulai terdengar ketika pintu pasar digital mulai dibuka. Kehadiran internet memberikan asa baru bagi para petani kopi.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar penilaian jujur pevoli senior hingga pesan untuk Megawati Hangestri.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral