News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum 'Petaka' Menimpa, Anak Terpidana Mati Mary Jane Sempat Merengek Tak Izinkan Sang Ibu Berangkat Sambil Minta Barang ini

Terpidana mati kasus narkoba Mary Jane Veloso menjadi bahan perbincangan di media sosial ketika kasus Teddy Minahasa naik Daun. Marry Jane tertangkap karena
Selasa, 7 Maret 2023 - 09:02 WIB
Mary Jane
Sumber :
  • Tangkapan layar channel Youtube Paradoks

Jakarta, tvOnenews.com – Mary Jane Fiesta Veloso atau yang kerap dikenal dengan Mary Jane merupakan seorang terpidana mati kasus narkoba yang ditangkap pada April 2010.

Mary Jane dibekuk polisi di Bandara Adisutjipto setelah kedapatan membawa 2,6 kilogram heroin yang bernilai Rp 5,5 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perempuan asal Filipina ini akhirnya divonis mati oleh Pengadilan Negeri Sleman dengan dakwaan pelanggaran pada Pasal 114 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Meski demikian Mary Jane mengaku bahwa dirinya hanyalah korban dari perdagangan manusia.

Dalam pembelaannya Mary Jane mengklaim bahwa ia tidak mengetahui ada narkoba yang dijahitkan dalam kopernya. Mary mendapatkan koper tersebut dari Maria Kristina Sergio, orang yang menawarkannya pekerjaaan.

Latar Belakang Mary Jane

Dalam sebuah video dokumenter berjudul “Mary Jane Veloso: Hangat Kasih dari Balik Jeruji” yang diunggah oleh channel Youtube Paradoks, Mary Jane menceritakan mengenai latar belakanganya. Ia bercerita bahwa dirinya merupakan anak terakhir dari lima bersaudara.

“Saya dari keluarga lima bersaudara, saya anak terakhir. Dan memang umur 16 tahun saya sudah menikah dan itu sangat sulit karena pas saya menikah 16 tahun sudah langsung hamil, punya anak satu,” ungkap Mary Jane dalam video yang diunggah pada 7 Mei 2022 tersebut.

Namun sebagai seorang ibu Mary Jane mau tidak mau harus bisa berjuang demi sang anak. Pasalnya suami Mary tidak menamatkan sekolah sama seperti dirinya. Hal tersebut lantas membuat kedua pasutri ini sulit untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.

Kondisi tersebut memaksa Mary Jane untuk menerima pekerjaan apapun demi menyambung hidup. Di usia 16 tahun dirinya sudah memulai karier sebagai asisten rumah tangga untuk membantu perekonomian keluarga.

Demi peningkatan ekonomi keluarga, Mary Jane pernah mengadu nasib ke Dubai. Sayangnya, nasib baik tak berpihak padanya. Kala bekerja sebagai asisten rumah tangga di Dubai, Mary Jane justru menjadi korban kekerasan seksual.

Hal tersebut akhirnya membuatnya memilih pulang ke Filipina. Tidak lama berselang, kondisi keuangan memaksa Mary Jane untuk menghubungi agensi kembali agar bisa menyalurkannya bekerja ke luar negeri.

“Walaupun saya sudah pernah mengalami namanya kekerasan, tapi niat saya itu untuk mengubah hidup orang tua saya, dan hidup yang lebih layak untuk anak-anak saya, Saya tekad untuk kerja lagi,” jelas Mary Jane.

Namun suatu hari Mary Jane dikenalkan dengan seseorang yang bernama Kristina. Orang tersebut menawarkannya pekerjaan sebagai asisten rumah tangga di Malaysia dan berniat membantu Mary untuk mendapatkan pekerjaan.

Pada Mary Jane, Kristina bercerita bahwa ia memiliki banyak kenalan orang Filipina yang tinggal di Malaysia dan membutuhkan asisten rumah tangga. Tawaran tersebut tentunya sangat menggiurkan bagi Mary Jane yang kala itu tengah membutuhkan lowongan pekerjaan.

Bukan tanpa modal, Mary Jane justru mengeluarkan uang yang tidak sedikit ketika menerima tawaran dari Kristina ini. Pasalnya, karena tidak memiliki agensi, Kristina mengatakan bahwa Mary Jane Veloso harus membeli tiket terlebih dahulu.

Tak berpikir lama, Mary Jane menerima tawaran tersebut sebab ia sangat membutuhkan pekerjaan.

“Dia bilang ‘karena kita nggak lewat agensi kita harus beli tiket’. Saya tidak punya pilihan kan? Yaudahlah bagaimana caranya supaya saya bisa berangkat ke situ. Karena pun saya nggak punya uang, akhirnya saya kasih motor saya, kasih handphone saya, uang saya 7000 atau 6000 (mata uang Filipina), karena ternyata masih kurang harus tiga bulan gaji saya, saya kasih dia,” jelas Mary Jane.

Namun hal tersebut tidak menjadi persoalan sebab ia memang sangat membutuhkan pekerjaan sebagai asisten rumah tangga. Tapi siapa sangka, ternyata niat baiknya ini tidak berakhir dengan baik. Bukannya mendapat pekerjaan Mary justru mendapatkan ‘petaka’ karena kedapatan membawa barang haram berupa heroin.

Permintaan anak Mary Jane sebelum ibunya berangkat

Ternyata keberangkatan Mary Jane untuk bekerja ke luar negeri tidak mendapatkan restu dari sang anak. Anaknya yang kala itu masih berusia 7 tahun dan 1,5 tahun mengaku merengek tidak memperbolehkan Mary untuk berangkat.

“Sebelum saya berangkat, anak saya itu tidak mau saya berangkat,” ungkap Mary Jane.

Namun sang anak akhirnya melepaskan Mary Jane untuk bekerja dengan sebuah permintaan. Kala itu, anak Mary Jane meminta baju dan sepatu baru.

“Tapi dia mau saya berangkat itu, dia bilang seperti apa? ‘Mah, ya udah Mama berangkat, tapi beliin saya baju baru sama sepatu baru, akhirnya dia mengizinkan saya untuk berangkat,” ungkap Mary Jane dengan menangis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di awal penangkapan, Mary Jane mengaku hancur karena tidak percaya bahwa teman yang dipercayainya bisa setega itu. Ia bahkan sempat putus asa hingga hampir bunuh diri karena merasa tidak memiliki harapan.

Butuh waktu lima tahun selepas dari eksekusi hingga Mary Jane bisa menerima keadaannya. (Lsn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Soroti Kuota Pekerja Disabilitas Belum Maksimal, Harus Tembus 3 Persen

DPR Soroti Kuota Pekerja Disabilitas Belum Maksimal, Harus Tembus 3 Persen

DPR menegaskan persoalan utama serapan tenaga kerja disabilitas bukan pada regulasi, melainkan pada pelaksanaan yang belum berjalan maksimal, baik di sektor pemerintah maupun swasta.
Jembatan Darurat Madakaripura Kembali Tersambung, Akses Tiga Desa dan ke Wisata Madakaripura Pulih

Jembatan Darurat Madakaripura Kembali Tersambung, Akses Tiga Desa dan ke Wisata Madakaripura Pulih

Jalur penghubung tiga desa sekaligus akses utama menuju wisata Air Terjun Madakaripura di Kabupaten Probolinggo kini kembali dapat dilalui.
Tak Cukup Kasih Rumah Bagus untuk Warganya, Gubernur Sherly Tjoanda Juga Beri Modal Usaha, Sebulan Bisa Untung 2-3 Juta

Tak Cukup Kasih Rumah Bagus untuk Warganya, Gubernur Sherly Tjoanda Juga Beri Modal Usaha, Sebulan Bisa Untung 2-3 Juta

Sherly Tjoanda tak hanya memberikan bantuan renovasi rumah untuk warganya, ternyata Gubernur Malut tersebut juga beri modal usaha yang sebulannya untung jutaan.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Disorot karena Kostum PDH, Netizen: Pagi-pagi Sudah Dapat Asupan Moodbooster dari Video Ibu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Disorot karena Kostum PDH, Netizen: Pagi-pagi Sudah Dapat Asupan Moodbooster dari Video Ibu

Di balik kostum yang dikenakan Gubernur Malut Sherly Tjoanda, ada misi serius yang tengah dijalankan, meninjau langsung kondisi calon penerima bantuan RTLH 2026. 
Pernah Menang 7-0, China Malu Kalah dari Timnas Indonesia di Piala Asia U-17

Pernah Menang 7-0, China Malu Kalah dari Timnas Indonesia di Piala Asia U-17

Lewat gol tunggal, Keanu Sanjaya, Timnas Indonesia U-17 mengamankan poin penuh dari China di Lapangan Latihan Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Selasa (5/5/2026). 
Lensa Berbicara: Traffic Light di Simpang Kranji Bekasi Roboh

Lensa Berbicara: Traffic Light di Simpang Kranji Bekasi Roboh

Sebuah traffic light di simpang tiga Kranji, Jalan Sultan Agung, Bekasi, Jawa Barat, roboh setelah ditabrak truk bermuatan besar, Rabu (6/5/2026). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta.

Trending

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan pernyataannya setelah berhasil meraih kemenangan 1-0 atas China. Garuda Asia berhasil merengkuh tiga poin penuh dalam pertandingan di Piala Asia U-17 2026.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Selengkapnya

Viral