News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gandeng IPB dan Dunia Usaha, Kemensos Perkuat Kemandirian Ekonomi Kelompok Rentan

Kementerian Sosial (Kemensos) memperkuat kolaborasi dengan segenap potensi masyarakat dalam mengakselerasi pemandangan masalah sosial. Kerja kolaboratif merupakan arahan Menteri Sosial Tri Rismaharini karena kompleks tantangan sosial yang membutuhkan kerja bersama
Rabu, 8 Maret 2023 - 16:49 WIB
Mensos Risma
Sumber :
  • Istimewa

Pasuruan, tvOnenews.com - Kementerian Sosial (Kemensos) memperkuat kolaborasi dengan segenap potensi masyarakat dalam mengakselerasi pemandangan masalah sosial. Kerja kolaboratif merupakan arahan Menteri Sosial Tri Rismaharini karena kompleks tantangan sosial yang membutuhkan kerja bersama.

Kemensos menggandeng Sampoerna Enterpreneurship Training Center (STEC) dan Prima Kelola Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk mendukung program pemberdayaan ekonomi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pertemuan dengan dua institusi tersebut, Mensos menekankan bahwa Kemensos mengajak dunia usaha dan kampus untuk bersama-sama dengan pemerintah memberdayakan masyarakat miskin agar mereka bisa mandiri dan tidak tergantung pada bantuan sosial.

Mensos meyakini, potensi untuk masyarakat berkembang, bisa ditemukan di banyak tempat. 

“Saya percaya bahwa dimanapun, di suatu tempat pasti ada suatu potensi yang bisa dikembangkan”, ungkap Mensos Risma saat mengunjungi SETC, di Pasuruan, Jawa Timur (7/3/2023).

“Karena itu yang kita lakukan adalah bagaimana kita mengambil potensi 280 juta penduduk ini menjadi sesuatu yang bisa kita gunakan untuk daya ungkit. Tujuannya untuk mengeluarkan saudara-saudara kita yang tidak mampu untuk mereka bisa bertahan dalam kondisi apapun bahkan mungkin bisa keluar dari kemiskinan”, kata Mensos Risma.

Pemberdayaan juga menyasar kelompok rentan. Mereka diharapkan bisa mandiri dan tidak hanya bertumpu pada bantuan sosial yang diberikan pemerintah. Namun, mereka perlu dilatih dan diarahkan untuk dapat berdaya secara ekonomi melalui pengembangan potensi-potensi sumberdaya flora dan fauna di sekitar mereka.

Bekerja sama dengan dua institusi terkemuka tersebut, Kemensos akan membuka kegiatan pelatihan. Kegiatan ini akan disinergikan dengan program PENA (Pahlawan Ekonomi Nusantara), sehingga dapat memberdayakan masyarakat miskin agar sejahtera dan mandiri. 

"Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kewirausahaan penerima manfaat," katanya. Rencananya, Mensos akan mengirimkan penerima manfaat dari berbagai daerah untuk menerima pelatihan di SETC.

Pelatihan yang akan diterima meliputi kegiatan membatik, pertanian, perikanan, dan pengolahan bahan agar mempunyai nilai jual tinggi. 

Di kesempatan yang sama, Direktur Hubungan Eksternal PT HM Sampoerna Tbk memberikan ucapan terima kasih kepada Kemensos yang telah menjalankan program-program pemberdayaan ekonomi untuk masyarakat, terutama kelompok rentan di Indonesia. 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Republik Indonesia, khususnya terkait program-program untuk perlindungan sosial yang dilaksanakan oleh Kementerian Sosial, untuk melakukan upaya pengentasan kemiskinan. Kami paham upaya-upaya yang dilakukan Kemensos adalah mengarah kepada pemberdayaan masyarakat agar bisa mencapai kemandirian ekonomi, dan hal inilah yang kami juga upayakan melalui program- program SETC," kata Elvira. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kerja sama ini merupakan salah satu upaya Kemensos dalam memberikan ilmu - ilmu entrepreneurship kepada masyarakat kelompok rentan, agar mereka dapat memiliki keahlian dalam pemanfaatan potensi sumberdaya alam yang ada di sekitar mereka. Sehingga, ke depan mereka dapat keluar dari kemiskinan dan bahkan dapat menjadi agent of change di wilayah mereka tinggal. 

Turut hadir Direktur Hubungan Eksternal PT HM Sampoerna Tbk Elvira Lianita, Direktur PT Prima kelola Institut Pertanian Bogor (IPB) Sulistianawati, Kepala Hubungan Eksternal PT HM Sampoerna Tbk Arif Triastika dan Ishak Dhanu Ningrat, Dosen Perikanan Tangkap IPB Tri Wiji Nurani, Dosen Teknologi Pertanian IPB Dase Hunaefi, SKM Bidang Komunikasi dan Media Massa Don Rozano Sigit Prakoeswa, SKM Bidang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial dan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Luhur Budijarso Lulu, SKM Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Program Kementerian Suhadi Lili, dan SKM Bidang Pemberdayaan dan Penanganan Fakir Miskin Doddi Madya Judanto.
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cak Imin: PKB Anak NU Wajib Pikirkan NU, Bukan Campur Tangan

Cak Imin: PKB Anak NU Wajib Pikirkan NU, Bukan Campur Tangan

Ketua Umum Partai Kebangsaan Indonesia (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin jelaskan, bahwa PKB mempunyai tanggungjawab terhadap masa
BPD Didorong Jadi Garda Terdepan Pengawasan MBG dan Tata Kelola Pemerintahan Desa

BPD Didorong Jadi Garda Terdepan Pengawasan MBG dan Tata Kelola Pemerintahan Desa

Jamintel Kejaksaan Agung (Kejagung), Reda Manthovani mendorong Badan Permusyawaratan Desa (BPD) jadi garda terdepan pengawasan tata kelola pemerintahan desa serta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Kroasia Vs Ghana

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Kroasia Vs Ghana

Kroasia kontra Ghana pada matchday 3 Grup L Piala Dunia 2026 digelar Minggu pagi (28/6/2026) pukul 04.00 WiB diprediksi akan berjalana ketat.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Panama Vs Inggris

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Panama Vs Inggris

Inggris sudah memastikan tempat di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Meski demikian, The Three Lions masih memburu kemenangan untuk menjaga peluang finis sebagai juara grup.
PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melalui Juru bicaranya, Seno Bagaskoro, mempertanyakan solusi yang akan dilakukan oleh mantan Presiden ke-7, Jokowi
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 29 Juni 2026: Libra Panen Uang Kaget

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 29 Juni 2026: Libra Panen Uang Kaget

Memasuki 29 Juni 2026, energi positif diperkirakan mengiringi perjalanan finansial beberapa zodiak. Berikut enam zodiak yang paling bercuan deras di hari itu.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Panama Vs Inggris

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Panama Vs Inggris

Inggris sudah memastikan tempat di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Meski demikian, The Three Lions masih memburu kemenangan untuk menjaga peluang finis sebagai juara grup.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melalui Juru bicaranya, Seno Bagaskoro, mempertanyakan solusi yang akan dilakukan oleh mantan Presiden ke-7, Jokowi
Selengkapnya

Viral