News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Hanya Ferdy Sambo, Zuraida Hanum Juga ‘Pintar’ Bikin Skenario Palsu Untuk Mengelabui Kasus Pembunuhan Suaminya, Hakim Jamaluddin

Mirip dengan Ferdy Sambo, Zuraida Hanum juga punya 'skenario' untuk mengelabui aparat dalam kasus pembunuhan suaminya. Namun sepandai-pandai tupai melompat
Sabtu, 11 Maret 2023 - 19:06 WIB
Sosok Zuraida Hanum
Sumber :
  • Tangkapan layar Investigasi tvOne

Jakarta, tvOnenews.com – Membicarakan mengenai terpidana mati, ternyata bukan hanya Ferdy Sambo saja yang pernah mendapat vonis ini. Zuraida Hanum, istri dari hakim Pengadilan Negeri (PN) medan juga pernah merasakannya.

Pada tahun 2019 publik dihebohkan dengan peristiwa pembunuhan hakim Jamaluddin oleh istri keduanya, Zuraida Hanum. Selang 40 hari pasca berita kematian beredar, polisi berhasil mengendus bahwa Zuraida Hanum-lah yang menjadi tersangka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus pembunuhan hakim Jamaluddin ini cukup mencengangkan mengingat Zuraida Hanum tidak lantas dicurigai di awal berita ini merebak. Pasalnya, Zuraida diketahui sangat berani muncul ke publik, bahkan kerap memberikan kesaksian untuk stasiun televisi.

Sikap tenangnya inilah yang membuat publik sempat ‘meloloskannya’ dari daftar terduga tersangka. Bahkan skenario cerita yang disusun oleh Zuraida Hanum ini sekilas mengingatkan pada kasus Ferdy Sambo yang menjadi pelaku sekaligus ‘otak’ dari pembunuhan Brigadir J.

Ada kesamaan lain antara Zuraida Hanum dan Ferdy Sambo yakni keduanya sama-sama mendapatkan vonis mati dari hakim.

Kronologi pembunuhan hakim Jamaluddin oleh Zuraida Hanum

Awalnya hakim Jamaluddin ditemukan tewas di kebun sawit di Dusun II Namo Bintang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang, sekitar pukul 13.00 (29/11/2020).

Jasad hakim Pengadilan Negeri Medan ini ditemukan di bangku tengah dalam mobilnya yang terperosok di kebun sawit. Jamaluddin saat tewas diketahui mengenakan baju olahraga dengan badan kaku telentang di bangku nomor dua, tepatnya di belakang kursi sopir.

Setelah penemuan ini, mayat Jamaluddin langsung dievakuasi ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Diketahui, kala itu Zuraida Hanum datang ke rumah sakit untuk melihat jenazah suaminya.

Ia terlihat mengenakan kerudung putih dan menangis kendang setelah tahu suaminya menjadi korban pembunuhan. ‘Akting’ yang andal inilah membuat publik sempat berhasil dikelabuhi oleh Zuraida Hanum, meskipun tidak dengan polisi.

Zuraida Hanum bahkan tidak hanya mampu menunjukkan raut kesedihan ketika sang suami meninggal, ia juga bisa tampil dalam beberapa wawancara televisi. Pada wartawan Zuraida Hanum kerap menjelaskan mengenai ‘kronologi’ kepergian hakim Jamaluddin dari rumah versinya.

Dilansir dari kanal YouTube Investigasi tvOne, Zuraida Hanum sempat menuturkan bahwa hakim Jamaluddin keluar dari rumah saat subuh.

“Subuh Jum’at keluar dari rumah, pamit mau ke kantor dengan masih pakai pakaian olahraga,” ungkap Zuraida Hanum.

Diketahui Zuraida Hanum juga pernah mengatakan pada media bahwa di rumahnya sempat muncul kejanggalan sekitar 3 minggu sebelum kejadian pembunuhan. Peristiwa tersebut adalah mobil yang menabrak pagar rumahnya lalu tiba-tiba menghilang.

Namun di luar dari hal tersebut Zuraida tidak tahu sebab hakim Jamaluddin cukup tertutup menurutnya.

Kejadian pembunuhan yang sesungguhnya

Setelah penyelidikan dan penyidikan selama 40 hari polisi menetapkan Zuraida Hanum sebagai otak dari pembunuhan hakim Jamaluddin, terkuaklah fakta baru. Ternyata dalam menjalankan aksinya Zuraida Hanum dibantu oleh dua orang eksekutor yakni Jefri Pratama dan Reza Pahlevi.

Zuraida sudah merencakan pembunuhan tersebut sejak 25 November 2019 dengan Jefri. Namun sebenarnya Zuraida telah memiliki niat untuk membunuh suaminya sejak Maret 2019.

Pembunuhan terhadap hakim Jamaluddin dilakukan di rumahnya di Jalan Aswad, Perumahan Royal Monaco, Blok B Nomor 22, Medan. Jamaluddin dibunuh dengan cara dibekap dengan bed cover dan sarung bantal.

Hal tersebut lantas membuat korban tewas karena kehabisan napas. Hal ini terbukti dari hasil forensik yang menunjukkan bahwa korban tewas karena lemas. Jefri Pratama dan Reza Pahlevi lantas membawa jenazah korban ke Dusun II Namo Rindang dengan mengendarai mobil Toyota Land Cruiser Prado.

Di sana para pelaku meninggalkan korban di dalam mobil di sebuah jurang. Korban ditinggalkan dengan kondiri berbaring di posisi bangku belakang. Karena takut ketahuan warga, Jefri lantas naik ke sepeda motor yang dikendarai oleh Reze.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keduanya segera bergerak meninggalkan lokasi tanpa melihat kembali bagaimana kondisi mobil korban. (Lsn)

Dapatkan berita menarik lainnya di tvOnenews.com di Google News.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Semifinal Princess Cup 2026: Bertekuk Lutut Pada Vietnam, Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Gagal Melaju ke Final

Hasil Semifinal Princess Cup 2026: Bertekuk Lutut Pada Vietnam, Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Gagal Melaju ke Final

Hasil semifinal Princess Cup 2026 yang mempertemukan Timnas Voli Putri Indonesia U-18 menghadapi Vietnam di Nakhon Ratchasima, Thailand, Sabtu (27/6/2026)
Investor Saham RI Tembus 9,7 Juta, Risiko Pembobolan Akun Ikut Mengintai

Investor Saham RI Tembus 9,7 Juta, Risiko Pembobolan Akun Ikut Mengintai

Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah investor saham di pasar modal mencapai 9,73 juta investor hingga akhir Mei 2026.
5 Orang Meninggal, Legislator PKB Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihentikan: Mereka Bukan Tentara!

5 Orang Meninggal, Legislator PKB Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihentikan: Mereka Bukan Tentara!

Oleh Soleh mendesak pemerintah menghentikan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih.
Pantas Lionel Messi Cetak Banyak Gol di Piala Dunia 2026, Mantan Striker Prancis Ungkap Alasannya

Pantas Lionel Messi Cetak Banyak Gol di Piala Dunia 2026, Mantan Striker Prancis Ungkap Alasannya

Mantan striker Prancis ungkap alasan mengapa Lionel Messi bisa mencetak banyak gol di Piala Dunia 2026. Lionel Messi sudah berhasil cetak 5 gol dalam 2 laga.
Siapa Sitti Husniah Talenrang? Bupati Gowa yang Diduga Selingkuh dengan Konsultan Politik hingga Kena Hak Angket DPRD

Siapa Sitti Husniah Talenrang? Bupati Gowa yang Diduga Selingkuh dengan Konsultan Politik hingga Kena Hak Angket DPRD

Berikut profil & rekam jejak Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, Sitti Husniah Talenrang yang diisukan dugaan perselingkuhan dengan konsultan politik, Basri Kajang.
Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian mendorong mahasiswa Politeknik "Ben Mboi" Unhan NTT untuk melihat peluang karier di luar jalur TNI, Polri, dan ASN. 

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral