GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

LPSK Enggan Lindungi AG Kekasih Mario Dandy, Netizen Teriakkan Nama Kak Seto

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) enggan melakukan perlindungan terhadap kekasih hati Mario Dandy AG atas kasus penganiayaan terhadap David Ozora.
Selasa, 14 Maret 2023 - 18:11 WIB
Mario Dandy, David dan AG
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) enggan melakukan perlindungan terhadap kekasih Mario Dandy AG atas kasus penganiayaan terhadap David Ozora.

"Kami sudah putuskan menolak," ujar Wakil Ketua LPSK, Susilaningtyas mengutip dari VIVA, Selasa (14/3/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ditanya lebih lanjut, Susi enggan membeberkan alasan lebih dalam terkait alasan penolakan perlindungan.

"Sudah diputuskan kemarin. Nanti tunggu rilis," ucap Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi. 

Sosok A, Kekasih dari Mario Dandy Anak Dirjen Pajak

Menanggapi hal itu netizen langsung menyinggung nama Kak Seto sebagai Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI). 

"Perlindungan terkuat akan tiba, kak Setooooo !!!” ujar salah satu netizen.

”Palingan kak Seto dan Komnas anak yang melindungi mereka,” kata netizen lain.

“Semua tenang! Ksatria Seto Kaiba akan datang,” kata yang lain.

Mario Dandy Menangis

Rekonstruksi kasus penganiayaan yang dilakukan oleh tersangka Mario Dandy terhadap David Ozora telah digelar pada Jumat (10/3/2023).

Rekonstruksi ini digelar di kawasan Perumahan Green Permata Residence, Ulujami, Pesanggrahan Jakarta Selatan tempat dimana saksi R yang juga teman dari David tinggal.

Lokasi ini juga merupakan lokasi penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy secara membabi buta. Mario Dandy dan Shane Lukas hadir dengan menggunakan baju tahanan berwarna oranye. 

Artikel

Sementara itu, AG yang merupakan kekasih Mario Dandy yang juga terlibat dalam peristiwa tersebut tidak dihadirkan dalam gelar rekonstruksi tersebut. Hal ini lantaran AG masih dibawah umur dan digantikan oleh pemeran pengganti.

Berbagai momen unik menjadi sorotan publik, salah satunya yaitu Mario Dandy yang menjadi pelaku utama dalam penganiayaan tersebut menangis saat gelar rekonstruksi.

Sontak, tangisan Mario Dandy menuai banyak respon dari publik, baik warganet maupun warga yang sedang menonton langsung pada lokasi tersebut.

Selain itu, ternyata rekonstruksi ini juga mendapat sorotan dari ayah David, Jonathan Latumahina yang masih menemani anaknya di rumah sakit. 

Melihat Mario Dandy tertunduk dan menangis saat gelar rekonstruksi, Jonathan memberikan respon dan tantangan melalui media sosial Twitter sambil mengunggah video cuplikan saat Mario tertunduk.

Seperti apa respon Jonathan Latumahina saat melihat gelar rekonstruksi tersebut. Simak informasinya berikut ini. 

Tersangka penganiayaan David Ozora, Mario Dandy Satriyo menangis saat rekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP), Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/3/2023).

Berdasarkan pantauan tvOnenews.com Mario Dandy tampak menangis tersedu saat rega adegan penganiayaan terhadap David Ozora.

Tangisan Mario Dandy pecah saat anak eks Pejabat Pajak Kemenkeu ini memperagakan tendangannya kepada David Ozora.

Meski tak terlihat jelas karena Mario menggunakan masker saat reka adegan, namun tampak jelas Mario berkali-kali terisak dan matanya berkerut.
Bahkan muncul reaksi dari warga yang ikut menyaksikan reka adegan penganiayaan tersebut.

"Huuu... air mata buaya," teriak warga.

Mario Dandy Satrio

Selain menangis Mario Dandy tampak terus menunduk sepanjang reka adegan di tempat kejadian perkara (TKP).

Belum jelas apa yang menyebabkan Mario Dandy menangis saat peragakan adegan menendang David Ozora dengan sadis.

Selain itu, pria berumur 20 tahun tersebut juga tertangkap oleh kamera sedang mengusap air matanya berkali-kali. Momen ini tersebar di media sosial, salah satunya diunggah oleh pengguna media sosial TikTok @ekoriswanto10. 

Pada akun tersebut, warganet membanjiri komentar terhadap kejadian tersebut, khususnya kepada Mario Dandy.

“Proses pendewasaan orang memang beda-beda, jalanin aja Mario. Semoga ini semua bisa jadi pelajaran penting buat masa depan mu agar bisa jadi orang yang lebih baik,” ungkap salah satu warganet dalam kolom komentar dalam unggahan @ekoriswanto10. 

“Mungkin ini cara Tuhan menegur orang tua mu dan Mario bisa bertobat dan menyadari segala tindakan Mario yang salah,” komentar warganet lainnya. 

“Semoga ini menjadi pelajaran yang berharga, buat kita semua khususnya buat Mario,” tulis warganet lainnya. 

Tantangan dari Ayah David

Kasus penganiayaan terhadap David ini menjadi sorotan oleh publik, lantaran kedua orang tua baik Mario Dandy maupun David merupakan orang yang terpandang. 

Mario Dandy merupakan anak Mantan petinggi Dirjen Pajak, sementara David ialah anak dari pengurus Gerakan Pemuda (GP) Ansor. 

Artikel

Mengetahui gelar rekonstruksi tersebut, Ayah David, Jonathan Latumahina menyoroti beberapa perilaku yang sempat tertangkap kamera.

Seperti saat Mario Dandy jalan tertunduk menuju lokasi rekonstruksi dan menangis sambil beberapa kali mengusap air matanya.

Hal ini menjadi perhatian publik, termasuk ayah David, lantaran Mario Dandy sejak tertangkap hingga resmi ditahan oleh pihak berwajib masih menunjukkan wajah tidak bersalah.

Namun perubahan sedikit demi sedikit ditunjukkan oleh Putra Rafael Alun Trisambodo tersebut yang sempat berjalan tertunduk dan menangis saat gelar rekonstruksi.

Melihat perilaku Dandy, ayah David memberikan respon sekaligus tantangan bagi tersangka penganiayaan terhadap anaknya tersebut.

“Udah bisa nunduk ya, coba dongak lagi kepalanya pen liat,” tulis ayah David, Jonathan Latumahina pada akun Twitternya, @seeksixsuck. 

Respon sinis yang ditulis oleh ayah David tersebut bersamaan dengan video cuplikan saat Mario menuju tempat rekonstruksi digelar.

Meski Jonathan tidak hadir dalam agenda rekonstruksi saat anaknya dianiaya oleh Mario Dandy, namun ia masih memantau dari rumah sakit bersama anaknya yang masih dirawat. Sepertinya, Ayah David mendapatkan video tersebut dari temannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Gak di lokasi, dikirim teman,” ungkap Jonathan menjawab komentar warganet.

Atas kasus yang tengah dihadapinya, Mario Dandy dijerat dengan Pasal 355 KUHP ayat 1 subsider Pasal 354 ayat 1 KUHP subsider Pasal 353 ayat 2 KUHP subsider 351 ayat 2 KUHP atau Pasal 76c juncto Pasal 80 UU PPA dengan ancaman penjara maksimal 12 tahun. (kmr/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga menjaga keseimbangan alam. 
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Berikut ini profil singkat dari Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang viral usai melayangkan protes terhadap keputusan juri di LCC Empat Pilar MPR RI.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 

Trending

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Berikut ini profil singkat dari Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang viral usai melayangkan protes terhadap keputusan juri di LCC Empat Pilar MPR RI.
Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Timnas Indonesia U-17 gagal ke perempat final Piala Asia U-17 setelah dikalahkan oleh Jepang di laga terakhir Grup B pada Selasa (12/5/2026) malam WIB. 
Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Timnas Indonesia U-17 menjadi pesakitan di Grup B Piala Asia U-17 setelah kalah dari Jepang di laga terakhir babak penyisihan Grup. 
Selengkapnya

Viral