GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

LPSK Sebut Para Korban Kekerasan Seksual Kiai Cabul di Pati Diintimidasi hingga Ditawari Sejumlah Uang untuk Tutup Mulut

LPSK turun tangan menemui sejumlah korban dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) oleh oknum kiai di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati, Jawa Tengah.
Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:59 WIB
LPSK Proaktif Tangani Kasus Tindak Pidana Kekerasan Seksual di Ponpes Pati
Sumber :
  • dok. LPSK

Jakarta, tvOnenews.com - Lembaga perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) turun tangan menemui sejumlah korban dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) oleh oknum kiai di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati, Jawa Tengah.

LPSK juga melakukan penjangkauan terhadap korban dan saksi guna memastikan akses terhadap pemenuhan hak dan pelindungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Ketua LPSK Wawan Fahrudin menegaskan LPSK siap memberikan pelindungan kepada saksi dan korban agar berani memberikan keterangan dalam proses hukum, termasuk pelindungan atas keamanan, kerahasiaan identitas, pendampingan hukum, serta dukungan psikologis.

“Kami siap memberikan perlindungan kepada saksi dan/atau korban agar berani beraksi mengungkap perkara. LPSK juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait dalam memproses pengajuan permohonan ke LPSK, antara lain fasilitasi restitusi," ungkap Wawan. 

LPSK Proaktif Tangani Kasus Tindak Pidana Kekerasan Seksual di Ponpes Pati
LPSK Proaktif Tangani Kasus Tindak Pidana Kekerasan Seksual di Ponpes Pati
Sumber :
  • dok. LPSK

Berdasarkan informasi yang dihimpun LPSK, tersangka AS (51) pendiri Ponpes Ndholo Kusumo diduga menggunakan pengaruh, relasi kuasa dan sejumlah dalil keagamaan untuk memanipulasi persepsi dan membangun kepatuhan para korban.

Sejumlah korban mengaku dihubungi melalui pesan WhatsApp pada malam hingga dini hari untuk diminta menemani tersangka atau memijatnya. 

Korban yang menolak mendapat ancaman akan dipulangkan dari pondok pesantren, bahkan mengalami kekerasan fisik. 

Kemudian dugaan kekerasan seksual tersebut terjadi di sejumlah lokasi di lingkungan pondok pesantren.

Lebih lanjut Wawan mengatakan, berdasar keterangan kuasa hukum, diperkirakan jumlah korban mencapai 30 hingga 50 santriwati, sebagian besar masih di bawah umur dan berstatus pelajar SMP. 

Namun hingga saat ini, baru sebagian korban yang memberikan keterangan resmi kepada aparat penegak hukum. 

"Sejumlah korban dan saksi diduga mengalami intimidasi, ancaman tuntutan balik, hingga ajakan damai dari pihak tersangka. Tercatat beberapa saksi dan atau korban mengundurkan diri untuk melanjutkan proses hukum," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

LPSK juga memperoleh informasi mengenai dugaan upaya pemberian sejumlah uang kepada pihak pendamping korban agar proses hukum dihentikan. 

Situasi tersebut dinilai berpotensi menghambat proses peradilan dan memengaruhi keberanian korban maupun saksi untuk memberikan keterangan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Metro Periksa Timothy Ronald dan Kalimasada Terkait Dugaan Penipuan Investasi Kripto

Polda Metro Periksa Timothy Ronald dan Kalimasada Terkait Dugaan Penipuan Investasi Kripto

Sementara itu Budi belum menjelaskan secara detail mengenai pemeriksaan ini. Namun dijelaskan, pemeriksaan dilakukan pada Rabu (6/5/2026) lalu.
Polisi Gagalkan Peredaran 16 Kg Sabu Modus Disembunyikan dalam Ban Mobil, Dua Pelaku Ditangkap

Polisi Gagalkan Peredaran 16 Kg Sabu Modus Disembunyikan dalam Ban Mobil, Dua Pelaku Ditangkap

Ari menerangkan, keduanya melancarkan aksi mengedarkan narkoba menggunakan modus disembunyikan dalam ban. Hal ini diketahui usai adanya informasi dari masyarakat terkait aktivitas peredaran narkotika di kawasan Bojongsari, Depok. 
Peruri Salurkan Bantuan Komputer ke 15 SD di Karawang

Peruri Salurkan Bantuan Komputer ke 15 SD di Karawang

Perum Peruri menyalurkan bantuan sarana pendidikan berupa seperangkat komputer kepada 15 sekolah dasar di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. 
Kadin Indonesia Dukung Kendari Bangun Kolaborasi Global Melalui UCLG ASPAC 2026

Kadin Indonesia Dukung Kendari Bangun Kolaborasi Global Melalui UCLG ASPAC 2026

Dukungan penuh diberikan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia terhadap pelaksanaan United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) yang dilaksanakan di Kota Kendari.
DPRD Jabar Desak Dedi Mulyadi Penuhi Janji Bayar Kompensasi Eks Para Pekerja Tambang Parungpanjang Bogor

DPRD Jabar Desak Dedi Mulyadi Penuhi Janji Bayar Kompensasi Eks Para Pekerja Tambang Parungpanjang Bogor

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ditagih janji kompensasi oleh ribuan warga terdampak penutupan lokasi tambang di Parungpanjang, Bogor. DPRD Jabar buka suara.
Timnas Indonesia Siap Push Rank di FIFA Matchday, PSSI Ungkap Target Utama Garuda saat Hadapi Oman dan Mozambik Juni Nanti

Timnas Indonesia Siap Push Rank di FIFA Matchday, PSSI Ungkap Target Utama Garuda saat Hadapi Oman dan Mozambik Juni Nanti

Sekjend PSSI, Yunus Nusi, mengungkapkan target utama Timnas Indonesia dalam agenda FIFA Matchday Juni 2026. Ia berharap skuad Garuda mampu meraih kemenangan

Trending

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Keputusan akhir diserahkan kepada Megawati Hangestri setelah agennya mengadakan pertemuan tertutup dengan Hillstate, termasuk sang pelatih Kang Sung-hyung.
Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Sikap tegas ditunjukkan Gubernur Malut Sherly Tjoanda ketika siswa-siswi SMAN 1 Morotai melapor kepadanya perihal guru yang jarang masuk kelas untuk mengajar.
Tahu Namanya Populer di Indonesia Meski Belum Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hillstate Tersipu Malu

Tahu Namanya Populer di Indonesia Meski Belum Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hillstate Tersipu Malu

Pelatih Hyundai Hillstate Kang Sung-hyung tersipu malu ketika tante Megawati Hangestri memberi tahu kalau dirinya mulai populer di kalangan volimania Indonesia.
Hatinya Tersentuh Lihat Pemuda 31 Tahun Menganggur, Sherly Tjoanda Tawarkan Pekerjaan: Jadi Guru Olahraga Mau?

Hatinya Tersentuh Lihat Pemuda 31 Tahun Menganggur, Sherly Tjoanda Tawarkan Pekerjaan: Jadi Guru Olahraga Mau?

Bertemu pemuda 31 tahun yang tengah bantu ibunya perbaiki rumah di Ternate, Gubernur Malut Sherly Tjoanda tawarkan pria itu pekerjaan jadi guru olahraga SMA.
Siswi SMKN 2 Garut Menangis Usai Dipotong Rambutnya, Gubernur KDM Bingung Dengar Penjelasan Sekolah

Siswi SMKN 2 Garut Menangis Usai Dipotong Rambutnya, Gubernur KDM Bingung Dengar Penjelasan Sekolah

Viral di media sosial video sejumlah siswi di Garut menangis histeris usai rambutnya dipotong paksa oleh Guru BK hingga mendapat respons langsung dari Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi atau KDM.
Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF U-19 2026 menunjukkan perkembangan. Di tengah fokus TC, muncul kabar mengenai pemanggilan pemain diaspora baru.
Pelatih Hyundai Hillstate Spill Kondisi Megawati Hangestri Usai Cedera, Soroti Gerakan Tubuhnya: Agak Berbeda Sekarang

Pelatih Hyundai Hillstate Spill Kondisi Megawati Hangestri Usai Cedera, Soroti Gerakan Tubuhnya: Agak Berbeda Sekarang

Kedatangan pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyun, ke Indonesia akhirnya memunculkan fakta menarik soal kondisi terbaru Megawati Hangestri. Katanya kini...
Selengkapnya

Viral