GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nakes Pembuat Video Pasien BPJS vs Pasien Umum Minta Maaf, Netizen: Lantas Selesai Persoalan?

"Para teman sejawat saya yang mulia. Tolong jangan bedakan pasien BPJS dan pasien umum. Semua pasien itu sama-sama butuh bantuan,..," tulis @ProfesorZubairi.
Minggu, 19 Maret 2023 - 06:06 WIB
Tangkapan layar - video TikTok Nakes Bandingkan layanan bagi pasien Umum vs pasien BPJS
Sumber :
  • TikTok

Jakarta, tvonenews.com - Jagat maya geger dengan video yang diunggah oleh akun TikTok @rintobelike2. Video itu mempertontonkan bagaimana tenaga kesehatan (nakes) memperlakukan pasien umum dan pasien pengguna BPJS.

Dalam video pertama, terlihat tiga orang nakes berjoget-joget saat pasien umum masuk ke layanan kesehatan. Sementara di video kedua, tiga orang nakes duduk bermalas-malasan saat pasien BPJS masuk layanan kesehatan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Unggahan tersebut membuat netizen geram dan menilai hal itu diskriminatif

Dipantau tim tvonenews.com, Sabtu (18/3/2023) kedua unggahan video itu telah dihapus oleh pemilik akun TikTok @rintobelike2. Namun, unggahan video itu sudah ter-capture oleh netizen dan telah beredar luas. 

Tak sedikit pula netizen yang mempublikasikan capture video itu dan menunjukannya ke akun media sosial Kementerian Kesehatan agar segera ditindaklanjuti.

Usut punya usut, ketiga Nakes viral itu diduga berasal dari Puskesmas Lambunu 2, Sulawesi Tengah.

(Tangkapan layar - cuplikan video Nakes bandingkan layanan bagi pasien umum vs pasien bpjs. Sumber: TikTok)

Berbagai komentar dan kritik dari netizen dengan keyword BPJS serta keyword Nakes pun sudah ramai seliweran di lini masa Twitter sepanjang hari. Tak luput para praktisi kesehatan juga ikut bersuara di dunia maya.

Respon Sejawat

Bahkan, dokter spesialis penyakit dalam sekaligus pakar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang aktif di Twitter, Prof Zubairi Djoerban ikut angkat bicara.

"Para teman sejawat saya yang mulia. Tolong jangan bedakan pasien BPJS dan pasien umum. Semua pasien itu sama-sama butuh bantuan. Saya memohon ?," tulis akun @ProfesorZubairi.

Senada dengan Prof Zubairi, dokter spesialis penyakit dalam dari Junior Doctor Network Indonesia, dr Andi Khomeini Takdir  turut memberikan respon.

"Lah. Bagaimana rakyat/pasien ga makin kesel ke nakes kalau begini? Makin susah dibilangin, makin susah pula dibelain," ujarnya melalui akun Twitter @dr_koko28.

(Tangkapan layar - Netizen bagikan kolase foto video tiktok yang viral karena bedakan layanan bagi pasien umum vs pasien bpjs. Sumber: twitter)

Unggahan viral Nakes bedakan perlakuan pasien umum dan pasien BPJS juga mendapat sorotan keras dari dokter yang juga pegiat media sosial dr. tirta.

"Tidak boleh ada diskriminasi dalam pelayanan pasien. Padahal banyak pasien terbantu karena bpjs ini. Karena penyakit yg dicover bpjs itu sangat buanyak. Iya. Bpjs belum sempurna. Masih perlu banyak perbaikan. Akan tetapi, bpjs sangat bermanfaat. So, Konten begini ga elok," tulis dr Tirta di akun Twitter-nya.

Netizen Geram

Tak hanya dari sejawat profesi nakes, kecaman juga mengalir deras dari netizen.

"BPJS juga bayar kali, malah bersyukur bgt ada bpjs bisa cover biaya rumah sakit kemaren, kalau gaada bpjs udah gila sih bayar rs 27jt?, " demikian cuitan salah satu warganet di twitter.

"BPJS juga kan bayar,sebenarnya yg membuat mereka nakes sok" an ngebedain pasien perintah dr siapa dan ada pasal tertulis? cuz w BPJS yg PBI byk nunguu antri,ank Uda kecapean kondisi sakit mau g mau kadang KLO RS tingkat A sampai magrib baru sampai home ???," kata @IntanRubby_8

"Meskipun konteksnya dalam bercandaan belaka dari sudut pandang mereka, atau pengen nyindir pihak lain tetapi ini gak etis, seolah olah memberikan stereotip buruk di masyarakat kalau nakes itu hanya melayani secara baik yang umum dibanding BPJS," kata salah seorang warganet lainnya. 

Minta Maaf, Selesai Persoalan?

(Tangkapan layar - Tiga nakes menyampaikan video permintaan maaf. Sumber: TikTok)

Setelah dua video bagaimana tenaga kesehatan memperlakukan pasien umum dan pasien pengguna BPJS itu menjadi viral, ketiga nakes itu mengunggah video permintaan maaf.

"Asssalamualaikum wr. wb, selamat siang, kami staff Puskesmas Lambunu 2 memohon maaf sebesar besarnya kepada Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, BPJS Kesehatan seluruh Indonesia, Persatuan Perawat Nasional Indonesia, Ikatan Bidan Indonesia, Ikatan Dokter Indonesia, dan teman sejawat kesehatan seluruh Indonesia khusunya Dinas Kesehatan dan seluruh masyarakat Indonesia," kata ketiga Nakes dalam video.

Ketiganya juga mengklarifikasi, video yang viral di media sosial dibuat hanya untuk konten semata dan tidak pernah membedakan pelayanan pasien BPJS ataupun pasien umum sekalipun.

"Dengan merasa video kami sebenarnya pelayanan di puskesmas Lambunu 2 tidak membedakan pasien umum dan pasien BPJS, sekali lagi kami mohon maaf yang sebesar besarnya atas ketidaknyamanan video kami," kata mereka.

Lantas, apakah dengan minta maaf selesai semua persoalan?

"@KemenkesRI Mana? cuma minta maaf doang ga di pecat ni nakes problematik," demikian cuitan warganet @tennie9594.  (ito)

Simak artikel lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Awalnya Ingin Foto Bareng Dedi Mulyadi, Bocah Asal Tasikmalaya Ini Malah Nangis Histeris Saat Bertemu KDM

Awalnya Ingin Foto Bareng Dedi Mulyadi, Bocah Asal Tasikmalaya Ini Malah Nangis Histeris Saat Bertemu KDM

Padahal awalnya ingin foto bareng Dedi Mulyadi, bocah asal Tasikmalaya ini justru menangis histeris saat bertemu dengan KDM, kok bisa?
Cuci Gudang Besar-besaran AC Milan, 5 Pemain Termasuk Rafael Leao Masuk Daftar Jual Musim Panas Nanti

Cuci Gudang Besar-besaran AC Milan, 5 Pemain Termasuk Rafael Leao Masuk Daftar Jual Musim Panas Nanti

AC Milan bersiap menghadapi bursa transfer musim panas yang diprediksi berlangsung penuh gejolak. Rossoneri disebut tidak akan ragu melepas sejumlah pemain.
Heboh Marketplace Naikkan Biaya Admin Sepihak, DPR Minta Jangan Korbankan UMKM

Heboh Marketplace Naikkan Biaya Admin Sepihak, DPR Minta Jangan Korbankan UMKM

Anggota Komisi VII DPR RI, Gandung Pardiman, mendukung Menteri UMKM yang meminta platform e-commerce menahan kenaikan biaya admin yang membebani pelaku usaha kecil.
Perkuat Kelembagaan Pesantren, Kemenag Jadikan Spirit Kiai Wahab Hasbullah sebagai Sumber Inspirasi

Perkuat Kelembagaan Pesantren, Kemenag Jadikan Spirit Kiai Wahab Hasbullah sebagai Sumber Inspirasi

Kemenag tengah memperkuat transformasi kelembagaan pesantren dengan menjadikan spirit KH. Abdul Wahab Hasbullah sebagai dasar inspirasi sekaligus memperkuat moderasi beragama.
AC Milan Siap-Siap Menyesal, Permata yang Dibuang Berpotensi Bikin Rossoneri Gagal Tampil di Liga Champions Musim Depan

AC Milan Siap-Siap Menyesal, Permata yang Dibuang Berpotensi Bikin Rossoneri Gagal Tampil di Liga Champions Musim Depan

Lorenzo Colombo berpeluang menjadi ancaman serius bagi AC Milan saat menghadapi Genoa akhir pekan nanti. Penyerang muda Italia itu datang dengan motivasi besar.
Dedi Mulyadi Naik Pitam Usai Tahu Anak Petugas Kebersihan Jadi Korban Pencabulan, KDM: Masa Kita Nggak Tahu?

Dedi Mulyadi Naik Pitam Usai Tahu Anak Petugas Kebersihan Jadi Korban Pencabulan, KDM: Masa Kita Nggak Tahu?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tampak naik pitam kepada jajarannya setelah mengetahui anak dari salah seorang petugas kebersihan jadi korban pencabulan.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Selengkapnya

Viral