GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kondisi Mengenaskan, Ini 5 Kasus Mutilasi di Tersadis di Indonesia, dari Ryan Jombang hingga Babe

Kasus mutilasi di Indonesia kembali jadi sorotan publik, baru-baru-baru ini publik digegerkan penemuan jasad wanita AI (34) dengan keadaan tubuh termutilasi.
Selasa, 21 Maret 2023 - 19:45 WIB
Kondisi Mengenaskan, Ini 5 Kasus Mutilasi di Tersadis di Indonesia, dari Ryan Jombang hingga Babe Mutilasi Anak Jalanan.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus mutilasi di Indonesia kembali jadi sorotan publik, baru-baru-baru ini publik digegerkan atas penemuan jasad wanita AI (34) dengan keadaan tubuh termutilasi di Wisma Kaliurang, KM 8, Pakem, Sleman.

Diketahui, korban merupakan warga Patehan, Kraton, Jogja. Ada beberapa fakta menarik terkait kasus mutilasi di Sleman yang menewaskan wanita berinisial AI, salah satunya yaitu korban sempat menginap dengan seorang pria di Wisma Kaliurang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Dukuh Purwodadi Kamri menyampaikan bahwa pria tersebut menyewa kamar pada Sabtu (18/3/2023).

Lalu, sang pria menjemput wanita yang diduga adalah korban AI.

"Menginap dari malam Minggu jam setengah 6 sudah sampai sana. Belum ada satu jam di situ terus pergi lagi. Datang lagi sama perempuan itu," ujar Kamri.

Polisi juga menemukan fakta baru terkait kematian korban. Hal itu disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda DIY Kombes Pol Nuredy Irwansyah Putra mengatakan tubuh korban dipotong menjadi 3 bagian besar dan 62 bagian kecil.

"Pihak kedokteran sudah membuat hasil sementara bahwasanya secara tertulis pemeriksaan luarnya saja bahwasanya korban itu dipotong 3 bagian besar yaitu bagian tubuh dan bagian kedua kaki. Dan juga ada beberapa potongan lain yaitu 62 potongan termasuk salah satu kaki yang sampai kelihatan tulang," kata Nuredy di Mapolda DIY, Selasa (21/3/2022). 


Peti Jenazah Ayu Indrawari Korban Mutilasi Sleman. (sumber: Nuryanto)

Dijelaskan Nuredy, pihaknya sudah melakukan otopsi terhadap tubuh korban pada Senin (20/3/2023) kemarin. Namun untuk hasil secara tertulisnya baru keluar dalam waktu 3-7 hari. 

Selain temuan 65 potongan tubuh, polisi juga menemukan adanya luka lain di tubuh korban. Yakni luka di bagian leher yang diduga menjadi penyebab kematian korban. 

"Luka diduga akibat pemotongan di bagian leher yang mana luka tersebut sepanjang 20 cm lebar 4 cm dan kedalaman luka pada leher itu 9 cm yang mengakibatkan pendarahan yang kemudian korban meninggal dunia," ungkapnya.

Sementara itu, korban sendiri yang bernama lengkap Ayu Indrawari sudah dimakamkan oleh pihak keluarga pada Senin, 20 Maret 2023 sekitar pukul 15.00 WIB.

Tak hanya kasus mutilasi yang mengerikan di Sleman, berikut 5 kasus mutilasi di Indonesia.

1. Mutilasi kekasih dalam keadaan hamil


Ilustrasi mayat.

Warga dihebohkan atas kasus pembunuhan mutilasi yang terjadi di wilayah Tangerang Selatan, pada Jumat (22/4/2016).

Krishna Murti yang saat itu masih menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya (PMJ) mengungkapkan bahwa korban mutilasi untuk menghilangkan jejak pembunuhan.

Krishna Murti juga menuturkan bahwa pelaku yang diketahui Agus alias Kusmayadi, memiliki hubungan spesial yakni menjalin hubungan kekasih dengan korban, Nur Atikah (NA). 

Sang pelaku Agus bahwa telah memiliki anak dan istri di Surabaya, selama korban menjalin hubungan dengan pelaku.

Korban Nur Atikah diketahui hamil dan meminta terus untuk dinikahi.

Tak ayal, pelaku terus menerus menghindar, hingga akhirnya pelaku kesal dan membunuh korban dengan cara dicekik.

Setelah melakukan aksi keji dengan mencekik korban, pelaku lalu memutilasi korban untuk menghilangkan jejak pembunuhannya.

2. Geger penemuan mayat tanpa kepala dan tangan


Ilustrasi mayat mutilasi di hutan. (ANTARA)

Kasus mutilasi lainnya terjadi pada tahun 2011 silam di Jawa Tengah, namun nahasnya hingga saat ini belum ada juga titik terang terkait penemuan jasad perempuan tersebut.

Jasad berjenis kelamin perempuan ditemukan dalam keadaan tanpa kepala di Dusun Tapan, Desa Sepanjang, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah.

Bikin merinding, jasad ini ditemukan dalam kondisi terlentang tanpa kepala. Bahkan, dua pergelangan tangannya hilang.

Adapun, polisi meyakini bahwa korban terlebih dahulu disiksa oleh pelaku sebelum dibunuh. 

Karena saat ditemukan di TKP, ada barang bukti berupa kemenyan, kapur sirih, dan gambir (buah pinang).

Di kala kondisi mayat yang mengenaskan, korban saat itu ditemukan di lokasi Hutan Panjang yang sangat sepi.

3. Kasus Babe yang memutilasi anak jalanan


Sosok Baekuni alias Babeh, pelaku pembunuhan 7 pengamen. (kolase tvOnenews.com)

 

Tak kalah kejam dan sadis serta bikin gempar publik atas kasus Babe yang mutilasi dan lecehkan anak jalanan.

Baekuni atau kerap disapa Babe (48), Babe dikenal sebagai pelaku pembunuhan berantai disertai mutilasi dan pelecehan seksual kepada anak laki-laki.

Babe membunuh dan memutilasi jasad 8 anak jalanan yang berusia 6 tahun sampai 12 tahun.

Lebih parahnya lagi, Babe telah menghabisi 14 nyawa sejak terhitung tahun 1993 silam.

Selama bertahun-tahun, dia dengan mudah mendapatkan korban untuk pemuas hawa nafsunya, dengan dirinya bekerja sebagai seorang koordinator asongan dan anak jalanan.

Sebelum membunuh, Babe kerap menyodomi korbannya. Parahnya, salah satu korban yang ia bunuh masih sempat disodomi meski sudah menjadi mayat.

Baekuni secara sadis membunuh korban yang menolak melayaninya. Ia memotong tubuh korbannya menjadi 4 bagian dan membuang bagian tubuh korbannya ke beberapa tempat
 
Baekuni ditangkap pada 9 Januari 2010, tepat sehari setelah penemuan potongan tubuh dari Ardiansyah di Jembatan BKT Cakung, Jakarta Timur. 

Imbas perlakuan sadisnya, pada 20 Desember 2010, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menjatuhkan vonis hukuman mati terhadap Babe.

4. Geger mayat dimutilasi temukan dalam dus di Setiabudi, 180 potongan tubuh korban


Ilustrasi korban pembunuhan. (VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar)

Kasus mutilasi yang bikin gempar publik adalah kasus yang terjadi pada tahun 1981.

Kasus ini bahkan disebut sebagai pionir kasus mutilasi di Indonesia, dilansir dari berbagai sumber. Kasus ini pertama kali terungkap saat seorang pemulung menemukan dua buah dus kardus di trotoar persimpangan Jalan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Pemulung itu dibuat kaget dengan kardus yang berisi potongan jasad manusia. Dus pertama berisi 13 potong tulang manusia dan 1 buah kepala.

Sementara dua kedua, berisi 180 potongan-potongan kecil yang terdiri dari sayatan daging dan isi perut.

Setelah dilakukan pemeriksaan, Dokter Ahli Forensik RSCM, dr. Mun'im Idris mengungkapkan bahwa ada beberapa bagian tubuh korban yang hilang.

Diantaranya, anus, kantung kencing dan pankreas. Selain memotong-motong tubuh korban, pelaku juga dengan keji menyayat dan mengelupas seluruh daging dari tulang korban.

Polisi bergerak cepat dan telah menyebar foto wajah korban dan sidik jarinya. Namun, hingga kini kasus mutilasi ini belum juga dapat terpecahkan.

5. Kasus Ryan Jombang yang memutilasi 11 korban


Very Idham Henyansyah alias Ryan Jombang ramai jadi perbincangan publik usai membunuh 11 orang di belakang rumah orangtuanya di Jombang, Jawa Timur. (Antara/Arief Priyono)

Siapa yang tidak mengenal sosok Ryan Jombang, namanya sangat bersejarah di dalam kasus mutilasi paling keji Indonesia pada tahun 2008 silam, ia sosok pelaku pembunuh berantai atau serial killer dan disertai mutilasi.

Very Idham Henyansyah alias Ryan Jombang ramai jadi perbincangan publik usai membunuh 11 orang di belakang rumah orangtuanya di Jombang, Jawa Timur.

Pria berusia 34 tahun itu tega menghabisi 21 nyawa dan memutilasinya.

Kasus ini bermula terkuak saat kasus mutilasi Heri Santoso di Jakarta, polisi bergerak cepat akhirnya terus mendalami kasus tersebut hingga menemukan 10 korban lainnya di kampungnya, di Jombang.

Terungkap dari hasil penyelidikan, ada beberapa alasan yang mendorong Ryan untuk membunuh serta memutilasi korbannya. Motif pertama adalah faktor ekonomi dan motif kedua adalah faktor cemburu.

Kasus pembunuhan disertai mutilasi itu dilakukan Ryan dalam kurun waktu tahun 2006 sampai 2008. 

Diketahui, kasus yang membuat Ryan tertangkap adalah ketika potongan tubuh Heri Santoso ditemukan di dekat Kebun Binatang Ragunan. 

Ryan tega menghabisi nyawa Heri karena cemburu. Ia membunuh dengan cara ditusuk dan kepalanya dipukul menggunakan tongkat besi.

Sebelum akhirnya dipotong menjadi beberapa bagian. Ryan resmi dijatuhkan hukuman mati karena terbukti bersalah melakukan pembunuhan disertai mutilasi pada 6 April 2009. (ind)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di  Google News


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ronaldo is Back, Al Nassr Sukses Bantai Al Fateh 2-0, CR7 Langsung Jebol Gawang Lawan di Menit Awal

Ronaldo is Back, Al Nassr Sukses Bantai Al Fateh 2-0, CR7 Langsung Jebol Gawang Lawan di Menit Awal

Tidak perlu waktu lama untuk Ronaldo mencetak gol perdana bagi Al Nassr pada laga tandang Al Fateh. Al Nassr pun sukses meraih kemenangan dalam laga tersebut.
Imbas Polemik Wakaf Taqy Malik, WNI di Arab Saudi Mengaku Dipenjara 4 Hari

Imbas Polemik Wakaf Taqy Malik, WNI di Arab Saudi Mengaku Dipenjara 4 Hari

Randy klaim pekerja Indonesia di Arab Saudi dipenjara 4 hari akibat dampak program wakaf Taqy Malik, ini kronologi dan polemiknya.
Tak Disangka, Ihsan Tarore Ungkap Sifat Denada Tambunan di Masa Lalu

Tak Disangka, Ihsan Tarore Ungkap Sifat Denada Tambunan di Masa Lalu

Tak disangka, Ihsan Tarore bongkar sifat Denada di masa lalu yang lemah lembut dan sensitif di tengah polemik dengan Ressa Rizky Rossano. Simak pernyataannya!
Kartu Merah Pierre Kalulu Untungkan Inter Milan Lawan Juventus, Cristian Chivu: Ada Sentuhan Walau Sedikit

Kartu Merah Pierre Kalulu Untungkan Inter Milan Lawan Juventus, Cristian Chivu: Ada Sentuhan Walau Sedikit

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, buka suara soal kartu merah Pierre Kalulu dalam pertandingan melawan Juventus. Dia mengakui bahwa sentuhannya minim, namun tetap ada sentuhan.
Rapor Mentereng Piotr Zielinski, Il Professore Baru Inter Milan di Lini Tengah yang Jadi Kunci Kemenangan 3-2 Nerazzurri atas Juventus

Rapor Mentereng Piotr Zielinski, Il Professore Baru Inter Milan di Lini Tengah yang Jadi Kunci Kemenangan 3-2 Nerazzurri atas Juventus

Stadion San Siro menjadi saksi betapa menentukan Piotr Zielinski di Derby d’Italia yang berakhir dramatis 3-2 untuk kemenangan Inter Milan, Minggu (15/02/2026).
Turki dan Ukraina Ukir Sejarah Baru, Resmi Lolos ke Piala Uber 2026

Turki dan Ukraina Ukir Sejarah Baru, Resmi Lolos ke Piala Uber 2026

Tim bulu tangkis putri Turki dan Ukraina berhasil membuat kejutan setelah resmi dinyatakan lolos ke Piala Uber 2026.

Trending

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Maarten Paes Akhirnya Tersedia, Kevin Diks Hilang

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Maarten Paes Akhirnya Tersedia, Kevin Diks Hilang

Para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di mancanegara kembali berkiprah pada Sabtu (14/2/2026) malam kemarin WIB hingga dini hari tadi WIB. Maarten Paes akhirnya tersedia untuk Ajax Amsterdam.
Polisi Beberkan Hasil Forensik Bocah SD di Demak Akhiri Hidupnya Usai Dimaki Sang Ibu

Polisi Beberkan Hasil Forensik Bocah SD di Demak Akhiri Hidupnya Usai Dimaki Sang Ibu

Polisi beberkan hasil forensic bocah SD di Demak akhiri hidupnya usai dimaki ibu kandungnya. Dalam hal ini, Kasat Reskrim Polres Demak, Iptu Anggah jelaskan
Usai Dimaki Sang Ibu, Bocah SD Akhiri Hidupnya di Demak, Polisi Ceritakan Kronologinya

Usai Dimaki Sang Ibu, Bocah SD Akhiri Hidupnya di Demak, Polisi Ceritakan Kronologinya

Usai insiden bocah SD akhiri hidupnya di NTT. Kini mencuat kabar terkait bocah SD di Demak, Jawa Tengah, akhiri hidupnya usai dimaki ibu kandungnya.
Presiden Prabowo Minta Qodari Kumpulkan Video Kritik MBG

Presiden Prabowo Minta Qodari Kumpulkan Video Kritik MBG

Presiden Prabowo Subianto perintahkan Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari untuk mengumpulkan video para pihak yang mengkritik dan menghina program MBG
Ramalan Zodiak Besok, 16 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 16 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak besok, 16 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan selengkapnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT