News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keji, Dokter Forensik Ungkap Pelaku ‘Santai’ Saat Mutilasi Tubuh Ayu Indraswari Jadi 65 Bagian, Hasil Autopsi Jadi Buktinya

Dokter Forensik mengungkapkan pelaku mutilasi di Sleman mengeksekusi Ayu Indraswari dengan santai. Hal ini dibuktikan dari hasil autopsi 65 bagian jasad korban.
Kamis, 23 Maret 2023 - 10:42 WIB
Ayu Indraswari jadi korban mutilasi di Sleman
Sumber :
  • Kolase tim tvonenews.com

tvOnenews.com – Nasib Ayu Indraswari (34) berujung tragis di tangan pria ‘gondrong’ bernama Heru Prastio (23). Kasus mutilasi di Sleman ini sontak menghebohkan publik, pasalnya kondisi korban ditemukan dengan keadaan sangat mengenaskan.

Direskrimum Polda DIY Kombes Nuredy Irwansyah Putra mengungkapkan kronologi kasus mutilasi di Sleman berawal dari Heru Prastio menyewa kamar di wisma yang berada di Jalan Kaliurang KM 15, Pakem, Sleman, Yogyakarta pada pukul 13.15 WIB. ). Lalu, pelaku pergi keluar menjemput Ayu Indraswari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu, si pelaku mutilasi di Sleman menyewa kamar untuk durasi 6 jam dengan harga Rp 60 ribu. Lalu, pukul 15.00 WIB, Heru Prastio kembali ke wisma bersama seorang wanita yakni Ayu Indraswari. Kemudian setelahnya, terjadilah pembunuhan tersebut.

Identitas Pelaku Mutilasi di Sleman, Ternyata Warga Temanggung

Diketahui, sosok dibalik pembunuhan sadis Ayu Indraswari adalah Heru Prastio (23). Pelaku mutilasi di Sleman itu sempat meninggalkan KTP saat meminjam kunci kamar kepada penjaga wisma.

Kepala Dukuh Purwodadi Kamri mengungkapkan bahwa pria itu melakukan pepanjangan sewa kamar wisma hingga Minggu (19/3/2023). Pada Minggu dini hari, lampu kamarnya masih menyala namun motornya sudah sudah lenyap dari halaman wisma.

Kecurigaan timbul setelah tidak terlihat adanya aktivitas hingga Minggu malam. Akhirnya, penjaga wisma memutuskan untuk mendobrak kamar dengan cara mencongkel jendela.

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan tim tvOnenews, Heru Prastio pelaku pembunuhan Ayu indraswari adalah pria asal Temanggung, Jawa Tengah. Informasi ini diperoleh dari identitas KTP yang ditinggalkan di wisma sebelum menjemput korban.

Pelaku mutilasi di Sleman dengan mudah ditangkap di Temanggung, Jawa Tengah pada Selasa siang (21/3/2023).

Pelaku Eksekusi Ayu Indraswari di Kamar Mandi Wisma

Direskrimum Polda DIY Kombes Nuredy Irwansyah Putra mengungkapkan, sang korban mutilasi di Sleman dieksekusi dengan cara dipukul bagian belakang kepalanya menggunakan benda tumpul. Ayu Indraswari yang tak berdaya pun dimutilasi di kamar mandi.

Nuredy menambahkan, antara pelaku dan korban memang sudah saling mengenal sebelumnya. Mereka berkenalan lewat media sosial Facebook pada bulan November 2022.

Keduanya bahkan sudah beberapa kali bertemu dan berhubungan badan. 

"Hubungan yang bisa kami sampaikan adalah antara tersangka dengan korban saling mengenal dengan baik dan sudah beberapa kali ketemu dan berhubungan intim," ujarnya.

Kendati demikian, saat terakhir bertemu pada Sabtu (18/3/2023) lalu, keduanya belum sempat melakukan hubungan badan. Pelaku melakukan aksi pembunuhan saat korban membuka baju.

"Hasil keterangan dari tersangka bahwasanya belum sempat dilakukan hubungan badan namun pada saat korban membuka baju dan dalam keadaan lengah langsung dipukul kepala bagian belakang kemudian lumpuh dan dilakukan eksekusi," bebernya.

Dokter Forensik Ungkap Pelaku dengan ‘Santai’ Mutilasi Tubuh Ayu Indraswari Jadi 65 Bagian

Jenazah Ayu Indraswari dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY. Hasil autopsi korban mutilasi di Sleman itu pun disampaikan oleh Dokter forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY, AKBP dr. D Aji Kadarmo.

Berdasarkan keterangannya, proses autopsi Ayu Indraswari dilakukan selama beberapa jam sejak pagi hingga siang hari.

"Kami melakukan pemeriksaan terhadap korban Ayu Indrawari, pada hari Senin tanggal 20 Maret 2023 mulai jam 6.45 pagi sampai siang hari. Setelah dilakukan pemeriksaan kemudian dilakukan pemulasaraan jenazah. Kemudian dibawa oleh keluarga untuk dimakamkan," kata Dokter forensik, Aji saat rilis kasus di Mapolda DIY pada Rabu (22/3/2023).

Aji mengungkapkan kondisi korban di sejumlah bagian tertentu saat diautopsi sudah dalam keadaan membusuk. Hal ini disebabkan karena kematian korban yang sudah lebih dari 24 jam.

"Kita sudah temukan ada pembusukan di bagian-bagian tertentu yaitu di bagian perutnya terutama dan ini sesuai dengan tempus delicti yang tadi disampaikan oleh Pak Dirkrimum bahwa ini sudah lebih dari 24 jam," sambungnya.

Tak hanya itu, Dokter forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY, AKBP dr. D Aji Kadarmo juga membeberkan bahwa kondisi kepala korban hampir terpisah dari tubuhnya.

"Sebenarnya ada lagi yang terpisah, belum belum terpisah yaitu adalah di bagian leher, setinggi leher, itu masih kita temukan ada kulit yang menggelambir di bagian belakangnya," pungkas Aji.

Pihaknya juga menemukan ada bekas kekerasan benda tumpul di bagian kepala yang bersifat melumpuhkan korban.

"Memang ada luka terbuka tersebut yaitu gunanya untuk melumpuhkan sedangkan untuk mengeksekusinya mohon maaf itu di bagian leher," urainya.

Diungkapkan Aji, kondisi Ayu Indraswari saat ditemukan telah termutilasi menjadi 65 bagian. Hal ini mengindikasikan bahwa Heru Prastio si pelaku melakukan mutilasi dengan tidak tergesa-gesa.

"Jadi ada potongan besar kecil sampai sedang ini menurut kami dilakukan tidak dengan buru-buru. Maksudnya mungkin dari pelaku dia ingin cepat tapi dalam pelaksanaannya itu dia ternyata dia memotong itu membutuhkan waktu yang cukup lama," kata Aji.

Terungkap Ini Motif Kasus Mutilasi di Sleman

Sosok pria misterius pelaku mutilasi di Sleman berhasil terungkap. Polda DIY Kombes Pol Nuredy Irwansyah Putra mengungkapkan bahwa pelaku pembunuhan Ayu Indraswari bernama Heru Prastio (23).

Nuredy Irwansyah Putra mengungkapkan motif dibalik pembunuhan Heru karena pelaku terjerat pinjol alias pinjaman online.

"Bahwasanya alasan yang bersangkutan melakukan pembunuhan sebagaimana yang disampaikan tadi untuk menguasai harta milik korban dikarenakan tersangka terlilit utang pinjol dari tiga aplikasi senilai Rp 8 juta. Sehingga yang bersangkutan mencari cara untuk melunasi hutang dengan mendapatkan uang secara cepat dengan melakukan pembunuhan,” ujar Nuredy pada Rabu (22/3/2023).

Polda DIY Kombes Pol Nuredy Irwansyah Putra mengungkapkan Heru Prastio menghabisi nyawa korban dengan cara dipukul menggunakan benda tumpul di bagian belakang kepala. Korban yang tak sadarkan diri pun lalu dimutilasi dengan keji.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan keterangan polisi, Heru Prastio dengan tega memutilasi korban menjadi 65 bagian. Tak hanya itu, potongan tubuh korban rencananya akan dibuang ke toilet kamar mandi di wisma tersebut.

"Adapun alasan atau motif melakukan mutilasi sesuai dengan keterangan tersangka yaitu untuk menyembunyikan jejak yang mana niat yang bersangkutan adalah bagian tubuh korban akan dibuang ke septik tank atau toilet, sedangkan tulang akan dibawa menggunakan ransel yang sudah dipersiapkan, dan ransel juga kita temukan di tkp, untuk dibuang," sambung Nuredy. (apo/biz/kmr/rka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BREAKING
NEWS
Tim Gegana Brimob Dikerahkan ke TKP Ledakan Pasar Cimanggis Ciputat

Tim Gegana Brimob Dikerahkan ke TKP Ledakan Pasar Cimanggis Ciputat

Sejumlah personel Gegana Brimob Polda Metro Jaya dikerahkan ke tempat kejadian perkara (TKP) ledakan di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Rabu -
Hasil Denmark Open 2026: Taklukan Wakil Chinese Taipei di Babak Pertama, Jonatan Christie Jumpa Alwi Farhan di 16 Besar

Hasil Denmark Open 2026: Taklukan Wakil Chinese Taipei di Babak Pertama, Jonatan Christie Jumpa Alwi Farhan di 16 Besar

Hasil Denmark Open 2026 dari sektor tunggal putra yang mempertemukan wakil Indonesia, Jonatan Christie melawn Lin Chun-Yi dari Chinese Taipei, Rabu 14 Oktober.
Email Sarwendah Diretas di Tengah Polemik dengan Ruben Onsu, Akun YouTube Tak Bisa Diakses

Email Sarwendah Diretas di Tengah Polemik dengan Ruben Onsu, Akun YouTube Tak Bisa Diakses

Email Sarwendah diduga diretas hingga akun YouTube tak bisa diakses. Simak kronologi, dampak terhadap data pribadi, dan perkembangan polemik dengan Ruben Onsu.
Viral! Berlliana Lovell Diduga Dilecehkan saat Live TikTok, Emosi hingga Tantang Pelaku Bertemu

Viral! Berlliana Lovell Diduga Dilecehkan saat Live TikTok, Emosi hingga Tantang Pelaku Bertemu

Selebgram Berlliana Lovell menjadi sorotan setelah mengaku mengalami dugaan pelecehan verbal dari seorang pria asing saat live TikTok. Merasa tidak dihargai.
Cara Nonton Drakor Doctor X: Mafia in White yang Viral, Lengkap dengan Jadwal Tayangnya

Cara Nonton Drakor Doctor X: Mafia in White yang Viral, Lengkap dengan Jadwal Tayangnya

Cara nonton Drakor Doctor X: Mafia in White yang dibintangi Kim Ji-won, lengkap dengan jadwal tayang 12 episode hingga 14 November 2026.
Bersama Puluhan Peserta dari Berbagai Negara, Yolla Yuliana dan Agustin Wulandhari Ikut Kursus Kepelatihan FIVB

Bersama Puluhan Peserta dari Berbagai Negara, Yolla Yuliana dan Agustin Wulandhari Ikut Kursus Kepelatihan FIVB

Federasi Bola Voli Internasional (FIVB) menggelar kursus kepelatihan Level I dan II di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, sepanjang Oktober 2026.

Trending

Zhong Hui Melesat di Top Skor KOVO Cup 2026, Jadi Satu-satunya Pemain Kuota Asia di Papan Atas

Zhong Hui Melesat di Top Skor KOVO Cup 2026, Jadi Satu-satunya Pemain Kuota Asia di Papan Atas

Pemain asing Red Sparks, Zhong Hui melesat ke papan atas top skor KOVO Cup 2026. Hasil apik ini ia raih usai mengantarkan klubnya meraih kemenangan perdana.
Cara Nonton Aksi Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026, Hyundai Hillstate Lawan Expressway Hi-Pass Hari Ini

Cara Nonton Aksi Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026, Hyundai Hillstate Lawan Expressway Hi-Pass Hari Ini

Berikut cara nonton live streaming KOVO Cup 2026, Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan memulai perjuangannya bersama Hyundai Hillstate saat melawan Expressway Hi-Pass di laga perdana.
Kepala Operasi Damai Cartenz Pastikan Penegakan Hukum Terhadap KKB Sesuai SOP

Kepala Operasi Damai Cartenz Pastikan Penegakan Hukum Terhadap KKB Sesuai SOP

Kaops Damai Cartenz Imemastikan penegakan hukum yang dilakukan terhadap anggota Kelompok Kriminal bersenjata di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, sudah sesuai standar operasional presedur
Cetak 73 Poin dalam Dua Laga, Rival Baru Megawati Hangestri Mendapat Julukan Ini dari Media Korea

Cetak 73 Poin dalam Dua Laga, Rival Baru Megawati Hangestri Mendapat Julukan Ini dari Media Korea

Rival baru Megawati Hangestri, Yency Kindelan, tampil menggila di KOVO Cup 2026 dengan mencetak 73 poin dalam dua pertandingan. Performa impresif jadi sorotan.
Bukan Cuma Bareskrim, Kapolri Juga Geser Deretan Kapolresta dan Kirim Jenderal ke BIN, Ini Daftar Lengkapnya

Bukan Cuma Bareskrim, Kapolri Juga Geser Deretan Kapolresta dan Kirim Jenderal ke BIN, Ini Daftar Lengkapnya

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto kembali merombak jajaran kepemimpinannya dengan menggulirkan mutasi terhadap sejumlah perwira tinggi (pati) Polri dan perwira menengah (pamen).
Jadwal KOVO Cup 2026, Rabu 14 Oktober: Megawati Hangestri Turun Gunung, Ada Hyundai Hillstate Vs Expressway Hi-Pass

Jadwal KOVO Cup 2026, Rabu 14 Oktober: Megawati Hangestri Turun Gunung, Ada Hyundai Hillstate Vs Expressway Hi-Pass

Jadwal KOVO Cup 2026 hari ini Rabu (14/10/2026), Megawati Hangestri dan skuad Hyundai Hillstate akhirnya akan unjuk gigi di laga perdana mereka di turnamen pramusim ini.
Baru Beberapa Kali Latihan di Hillstate, Megawati Hangestri Langsung Bikin Setter Timnas Korea Terpukau

Baru Beberapa Kali Latihan di Hillstate, Megawati Hangestri Langsung Bikin Setter Timnas Korea Terpukau

Megawati Hangestri langsung mendapatkan pujian dari setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, meski baru menjalani latihan bersama selama beberapa hari. 
Selengkapnya

Viral