News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komnas HAM Sesalkan Penangkapan Budi Pego, Aktivis yang Menolak Tambang Emas Tumpang Pitu Banyuwangi

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyesalkan adanya peristiwa penangkapan dan penahanan terhadap Heri Budiawan Alias Budi Pego aktivis pembela HAM
Minggu, 26 Maret 2023 - 16:00 WIB
Koordinator Sub Komisi Pemajuan HAM, Anis Hidayah di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, (Jumat/30/9/2022).
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyesalkan adanya peristiwa penangkapan dan penahanan terhadap Heri Budiawan Alias Budi Pego, aktivis pembela HAM.

Diketahui, Budi Pego ditangkap setelah melakukan aksi penolakan tambang emas Gunung Tumpang Pitu, di Kabupaten Banyuwangi yang dikelola oleh PT Bumi Sukses Indo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komnas HAM menyatakan telah menerima pengaduan dari masyarakat bahwa Budi Pego ditangkap pada Jum’at, 24 Maret 2023 sekitar Pukul 17:00 WIB. Kemudian Budi ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Banyuwangi.

Komisioner Komnas HAM, Anis Hidayah menilai, penangkapan terhadap Budi Pego ialah tindakan kriminalisasi terhadap seorang pembela HAM yang dilakukan oleh aparat penegak hukum (APH).

Terkait hal ini, Abis menyebut, Komnas HAM akan melakukan beberapa upaya untuk menjamin hak dan keadilan Budi Pego atas kasus tersebut.

"Saya kira kita berharap bahwa Budi Pego sebagai pembela HAM tidak pantas mendapatkan ketidakadilan, dimana dia ditangkap dan ditahan, sebagai pembela HAM dia berhak mendapatkan hak atas keadilan, hak atas lingkungan dan sebagainya," kata Anis dalam konferensi pers virtual, Minggu (26/3/2023).

Selain itu, Anis menambahkan, Komnas HAM juga telah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian Resort (Polres) Banyuwangi dan kepada tim kuasa hukum Budi Pego untuk menjamin keselamatannya selama di tahanan.

Dalam kesempatan yang sama, Komisioner Pengaduan Komnas HAM Hari Kurniawan menjelaskan bahwa Budi Pego merupakan aktivis pembela HAM yang peduli dengan lingkungan sekitar dan kepentingan masyarakat lokal.

Hari menegaskan bahwa semestinya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dapat memperhatikan aspek HAM sebelum memberikan izin usaha.

"Sekali lagi, perusahaan ataupun Pemprov Jatim dan Pemkab Banyuwangi yang mengeluarkan izin usaha ini hendaknya memperhatikan prinsip-prinsip bisnis dan HAM ketika mendatangkan investor atau pihak-pihak yang melakukan kerja industrialisasi di Banyuwangi," ujar Cak Wawa sapaan akrabnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perlu diketahui, penangkapan dan penahanan tersebut merupakan eksekusi atas putusan Mahkamah Agung melalui Putusan Nomor 1567 K/PidSus/2018 memvonis Budi Pego dengan menjatuhkan pidana 4 tahun.

Lebih lanjut, Cak Wawa menjelaskan bahwa sejak 2015, Komnas HAM telah menerima pengaduan masyarakat yang menolak keberadaan tambang emas Gunung Tumpang Pitu di Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi yang dikelola oleh PT. Bumi Suksesindo.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Anindya Bakrie Ikut Bertanding di 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026, Ini Alasannya

Anindya Bakrie Ikut Bertanding di 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026, Ini Alasannya

Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Anindya Bakrie, tak hanya hadir untuk menyaksikan ajang 3rd Southeast Asia Aquatics (SEAA) Masters Swimming Championships 2026.
UI Soroti Tantangan AI di Indonesia, dari Ancaman Keamanan Data hingga Kesiapan Talenta Digital

UI Soroti Tantangan AI di Indonesia, dari Ancaman Keamanan Data hingga Kesiapan Talenta Digital

UI membahas tantangan penerapan AI di Indonesia melalui IDLS 2026, mulai dari regulasi, keamanan data, hingga kesiapan talenta digital menghadapi era teknologi.
Junior Terduga Pelaku Pembunuhan Bharada Valdo Serahkan Diri, Sajam dan Senjata Api Diamankan

Junior Terduga Pelaku Pembunuhan Bharada Valdo Serahkan Diri, Sajam dan Senjata Api Diamankan

Pengacara keluarga Bharada Laurentius Valdo Fernandez Lawai, Petrus Bala Patryona mengatakan, korban diduga dibunuh oleh juniornya.
Penjualan Mobil Listrik Global Turun pada September 2026, China Melemah tapi Eropa Justru Cetak Rekor

Penjualan Mobil Listrik Global Turun pada September 2026, China Melemah tapi Eropa Justru Cetak Rekor

Penjualan mobil listrik global alami penurunan pada September 2026. Kondisi ini akhiri tren pertumbuhan pasar kendaraan listrik selama 6 bulan berturut-turut.
4 Suporter PS Sleman Tewas Usai Minibus yang Mereka Tumpangi Tabrak Truk di Tol Madiun

4 Suporter PS Sleman Tewas Usai Minibus yang Mereka Tumpangi Tabrak Truk di Tol Madiun

Rata-rata korban meninggal akibat luka berat dibagian kepala sementara korban luka ringan hanya babras dan memar karena benturan.
Korban Penganiayaan Bersama LBH NU Melaporkan Oknum TNI Ke Denpom

Korban Penganiayaan Bersama LBH NU Melaporkan Oknum TNI Ke Denpom

Hingga Minggu (18/10) siang, penyidik Subdenpom V/2-3 Lamongan masih terus mendalami perkara ini secara objektif.

Trending

Oknum Dosen Universitas Tomakaka Diduga Lakukan Plagiarisme Jurnal, Pemilik Karya Asli Tuntut Permintaan Maaf

Oknum Dosen Universitas Tomakaka Diduga Lakukan Plagiarisme Jurnal, Pemilik Karya Asli Tuntut Permintaan Maaf

Viral di media sosial, oknum dosen Universitas Tomakaka diduga lakukan plagiarisme jurnal, pemilik karya Asli tuntut permintaan maaf.
Gegara Tegur Siswa Tidak Memakai Kaos Kaki, Kepala Sekolah di Lamongan Diduga Dihajar Oknum TNI hingga Hidung Retak

Gegara Tegur Siswa Tidak Memakai Kaos Kaki, Kepala Sekolah di Lamongan Diduga Dihajar Oknum TNI hingga Hidung Retak

Seorang kepala sekolah Madrasah Ibtidaiyah Mluntur, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, diduga dianiaya oknum TNI yang juga merupakan wali murid
Viral Remaja 15 Tahun Meninggal Dunia Diduga Ditabrak Anak Pensiunan Jenderal TNI: Dia Bawa Narkoba

Viral Remaja 15 Tahun Meninggal Dunia Diduga Ditabrak Anak Pensiunan Jenderal TNI: Dia Bawa Narkoba

Kecelakaan tragis merenggut nyawa seorang remaja berusia 15 tahun. Peristiwa itu melibatkan sebuah mobil yang diduga dikendarai oleh seorang anak pensiunan TNI.
Survei Terbaru PPI Tunjukkan 65,4 Persen Responden Puas dengan Pemerintah Prabowo

Survei Terbaru PPI Tunjukkan 65,4 Persen Responden Puas dengan Pemerintah Prabowo

Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno mengatakan pihaknya menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95%, dan margin of error kurang lebih 2,83%.
70 Persen Pekerja JIIPE Berasal dari Lokal, Kawasan Industri Gresik Ini Jadi Penggerak Ekonomi Jawa Timur

70 Persen Pekerja JIIPE Berasal dari Lokal, Kawasan Industri Gresik Ini Jadi Penggerak Ekonomi Jawa Timur

Menperin mengapresiasi JIIPE di Gresik yang menyerap 70 persen tenaga kerja lokal. Simak perkembangan investasi, hilirisasi, dan infrastruktur kawasan industri
Reaksi Sekjen FFI dan Hector Souto usai Timnas Futsal Indonesia Kalah 3 Kali di Brasil

Reaksi Sekjen FFI dan Hector Souto usai Timnas Futsal Indonesia Kalah 3 Kali di Brasil

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Federasi Futsal Indonesia (FFI), Budi Setiawan, dan pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, berbicara setelah kekalahan ketiga di Brasil.
Mengapa Ruben Onsu Kembali Adopsi Anak? Begini Awal Pertemuannya dengan Thayaka

Mengapa Ruben Onsu Kembali Adopsi Anak? Begini Awal Pertemuannya dengan Thayaka

Ruben Onsu mengungkap alasan mengadopsi Thayaka Putra Onsu, mulai dari pertemuan pertama hingga perenungan saat menjalankan ibadah umrah.
Selengkapnya

Viral