News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komnas HAM Minta Jokowi Hapus Hukuman Pidana kepada Budi Pego Aktivis Lingkungan

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan mengirimkan surat kepada Presiden RI Joko Widodo terkait permintaan amnesti alias penghapusan hukuman pidana kepada Heru Budiawan alias Budi Pego.
Minggu, 26 Maret 2023 - 17:50 WIB
Presiden Joko Widodo
Sumber :
  • BPMI Setpres

Jakarta, tvonenews.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan mengirimkan surat kepada Presiden RI Joko Widodo terkait permintaan amnesti alias penghapusan hukuman pidana kepada Heru Budiawan alias Budi Pego.

Sebagai informasi, Budi Pego merupakan aktivis lingkungan yang menolak keberadaan tambang emas Gunung Tumpang Pitu di Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi yang dikelola oleh PT. Bumi Suksesindo (BSI).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komisioner Pengaduan Komnas HAM, Hari Kurniawan mengatakan, pihaknya akan mengawal kasus ini dan berupaya untuk menjamin hak dan keadilan Budi Pego.

Untuk memperjuangkan keadilan bagi Budi Pego, Hari mengatakan pihaknya akan menyurati Presiden Jokowi untuk mendorong memberikan amnesti kepada Budi.

Atas kasus yang dialami Budi, Komnas HAM menyatakan sikap akan meminta kepada Presiden untuk memberikan amnesti kepada Heri Budiawan alias Budi
Pego dalam kasus Tolak Tambang Emas Tumpang Pitu.

"Komnas HAM berkirim surat secara resmi Kepada Presiden terkait mendorong pemberian amnesti kepada kasus Budi Pego dan itu akan segera kita lakukan," ucap Hari saat konferensi pers virtual, Minggu (26/3/2023).

Dia menjelaskan, bahwa Budi merupakan aktivis yang peduli dengan lingkungan dan masyarakat sekitar di daerahnya.
Oleh karena itu Budi disebut sebagai pembela HAM. Sebab, ia memperjuangkan hak lingkungan yang nyaman bagi masyarakat lokal dengan menolak operasional perusahaan tambang emas.

Dia menyebut, pihaknya juga pernah mengeluarkan surat perlindungan pembela HAM untuk Budi Pego. 

"Di tahun 2018 Komnas HAM pernah mengeluarkan surat perlindungan pembela HAM kepada Heri Budiawan atau Budi Pego sebagai human rights defender," ucapnya.

Sekadar informasi, amnesti adalah pengampunan atau penghapusan hukuman yang diberikan kepala negara kepada seseorang atau sekelompok orang yang telah melakukan tindak pidana tertentu. Amnesti yang diberikan untuk banyak orang dapat disebut sebagai amnesti umum.

Amnesti diberikan Presiden dengan memperhatikan pertimbangan dari MA dan dapat diberikan tanpa pengajuan permohonan terlebih dahulu.

Budi Pego Ditangkap

Budi Pego ditangkap setelah melakukan aksi demo penolakan tambang emas Gunung Tumpang Pitu, di Kabupaten Banyuwangi yang dikelola oleh PT Bumi Sukses Indo (BSI).

Komnas HAM menyatakan telah menerima pengaduan dari masyarakat bahwa Budi Pego ditangkap pada Jum’at, 24 Maret 2023 sekitar Pukul 17:00 WIB. Kemudian Budi ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Banyuwangi.

Penangkapan Budi Pego dilakukan menyusul putusan kasasi di Mahkamah Agung dalam kasus demo pada tahun 2017 yang disusupi spanduk bergambar palu arit. Padahal Budi Pego tidak tahu menahu soal spanduk tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hari menepis isu penyisipan logo palu arit yang dibuat warga Tumpang Pitu saat menolak aktivitas tambang PT Bumi Suksesindo yang merupakan anak perusahaan dari PT Merdeka Copper Gold. Ia menyampaikan bahwa saat warga Tumpang Pitu membuat spanduk penolakan, mereka diawasi aparat.

"Padahal ketika warga membuat puluhan spanduk diawasi oleh Babinmas dan Babinkamtibmas Kecamatan Pesanggaran," ujar Hari. (rpi/ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bidik Pasar ASEAN hingga Dubai, Perusahaan Ini Manfaatkan TEI 2026

Bidik Pasar ASEAN hingga Dubai, Perusahaan Ini Manfaatkan TEI 2026

Berbekal sekitar 5.000 karyawan, perusahaan outsourcing Indonesia mulai menjajaki peluang ekspansi ke ASEAN hingga Dubai melalui ajang TEI 2026 di Tangerang.
Kondisi Mobil Terduga Pelaku usai Tabrakan Maut di Mampang Prapatan yang Menewaskan Remaja 15 Tahun

Kondisi Mobil Terduga Pelaku usai Tabrakan Maut di Mampang Prapatan yang Menewaskan Remaja 15 Tahun

Kondisi fisik dari mobil Pajero berwarna hitam milik terduga pelaku penabrakan di Mampang Prapatan tampak mengalami kerusakan yang cukup parah di bagian depan.
Bursa Transfer AC Milan: Incar Bek Monster Korea Selatan Rp600 Miliar, Rossoneri Siap Bersaing dengan Arsenal dan Aston Villa

Bursa Transfer AC Milan: Incar Bek Monster Korea Selatan Rp600 Miliar, Rossoneri Siap Bersaing dengan Arsenal dan Aston Villa

AC Milan mulai menyiapkan alternatif untuk memperkuat lini belakang pada bursa transfer Januari mendatang. Bek Bayern Munchen, Kim Min-jae, jadi incaran serius.
Kecelakaan Maut di Tol Ngawi, Jasa Raharja Terbitkan Surat Jaminan Penanganan Korban

Kecelakaan Maut di Tol Ngawi, Jasa Raharja Terbitkan Surat Jaminan Penanganan Korban

Kecelakaan maut melibatkan antara satu unit minibus dengan truk tronton terjadi di Jalan Tol Ngawi-Kertosono KM 616 Jalur A, Desa Bajulan, Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Minggu (18/10). 
Ulama di Seluruh Indonesia Serukan Doa Hujan dari Istiqlal hingga Kalimantan

Ulama di Seluruh Indonesia Serukan Doa Hujan dari Istiqlal hingga Kalimantan

BNPB mencatat Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Riau, dan Jambi kian membaik, sementara Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan masih menjadi prioritas. 
Imbas Demo Berujung Anarki di Prancis: 1.500 Toko Hancur, Polisi Kewalahan

Imbas Demo Berujung Anarki di Prancis: 1.500 Toko Hancur, Polisi Kewalahan

Gelombang unjuk rasa menentang kenaikan biaya hidup di Prancis pada Sabtu (17/10) berujung pada kekacauan besar. 

Trending

Viral Remaja 15 Tahun Meninggal Dunia Diduga Ditabrak Anak Pensiunan Jenderal TNI: Dia Bawa Narkoba

Viral Remaja 15 Tahun Meninggal Dunia Diduga Ditabrak Anak Pensiunan Jenderal TNI: Dia Bawa Narkoba

Kecelakaan tragis merenggut nyawa seorang remaja berusia 15 tahun. Peristiwa itu melibatkan sebuah mobil yang diduga dikendarai oleh seorang anak pensiunan TNI.
Oknum Dosen Universitas Tomakaka Diduga Lakukan Plagiarisme Jurnal, Pemilik Karya Asli Tuntut Permintaan Maaf

Oknum Dosen Universitas Tomakaka Diduga Lakukan Plagiarisme Jurnal, Pemilik Karya Asli Tuntut Permintaan Maaf

Viral di media sosial, oknum dosen Universitas Tomakaka diduga lakukan plagiarisme jurnal, pemilik karya Asli tuntut permintaan maaf.
Survei Terbaru PPI Tunjukkan 65,4 Persen Responden Puas dengan Pemerintah Prabowo

Survei Terbaru PPI Tunjukkan 65,4 Persen Responden Puas dengan Pemerintah Prabowo

Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno mengatakan pihaknya menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95%, dan margin of error kurang lebih 2,83%.
Gegara Tegur Siswa Tidak Memakai Kaos Kaki, Kepala Sekolah di Lamongan Diduga Dihajar Oknum TNI hingga Hidung Retak

Gegara Tegur Siswa Tidak Memakai Kaos Kaki, Kepala Sekolah di Lamongan Diduga Dihajar Oknum TNI hingga Hidung Retak

Seorang kepala sekolah Madrasah Ibtidaiyah Mluntur, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, diduga dianiaya oknum TNI yang juga merupakan wali murid
70 Persen Pekerja JIIPE Berasal dari Lokal, Kawasan Industri Gresik Ini Jadi Penggerak Ekonomi Jawa Timur

70 Persen Pekerja JIIPE Berasal dari Lokal, Kawasan Industri Gresik Ini Jadi Penggerak Ekonomi Jawa Timur

Menperin mengapresiasi JIIPE di Gresik yang menyerap 70 persen tenaga kerja lokal. Simak perkembangan investasi, hilirisasi, dan infrastruktur kawasan industri
Reaksi Sekjen FFI dan Hector Souto usai Timnas Futsal Indonesia Kalah 3 Kali di Brasil

Reaksi Sekjen FFI dan Hector Souto usai Timnas Futsal Indonesia Kalah 3 Kali di Brasil

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Federasi Futsal Indonesia (FFI), Budi Setiawan, dan pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, berbicara setelah kekalahan ketiga di Brasil.
Irjen Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Ini 2 Kasus Hukum yang Pernah Menjeratnya

Irjen Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Ini 2 Kasus Hukum yang Pernah Menjeratnya

Irjen Napoleon Bonaparte meninggal dunia pada 18 Oktober 2026. Simak rekam jejak kasus hukumnya, mulai dari suap terkait Djoko Tjandra hingga penganiayaan Muhammad Kace.
Selengkapnya

Viral