News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akibat Sebut 'Pelanggan' Bau Badan, Tata Chubby Dihabisi Saat Melakukan Hubungan Badan di Kamar Kosnya

Tata Chubby merupakan nama yang cukup menggemparkan publik di tahun 2015. Diketahui perempuan yang berprofesi sebagai PSK ini tewas dibunuh oleh pelanggannya...
Minggu, 26 Maret 2023 - 23:56 WIB
Laman Facebook Tata Chubby
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Tata Chubby atau Deudeuh Alfi Sahrin sempat menggemparkan publik pada 11 April 2015 silam.

Hal ini lantaran Tata Chubby ditemukan tewas di kamar kosnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Wanita yang bekerja sebagai pekerja seks komersial tersebut ditemukan tewas tanpa busana dengan kondisi yang mengenaskan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tata Chubby ditemukan pertama kali dalam kondisi leher yang terjerat kabel, tubuhnya tertutup bed cover, serta mulut yang disumpal bantal.

“Dimana kondisi mayat pada saat itu mulut tersumpal oleh kaos kaki hitam dan dimana leher dari jenazah tersebut ada seperti kabel,” ungkap Kompol. Hendro S, Kanit 1 Subdit Umum/Jatanras pada kanal YouTube TRANS7 OFFICIAL.

Menurut hasil otopsi Tata Chubby ditemukan setelah 10-12 jam meninggal. Tata Chubby ditemukan telah meninggal oleh dua temannya yang juga tinggal di kos tersebut. Kedua temannya ini curiga karena Tata Chubby tidak keluar-keluar kamar.

Karena dipanggil tidak segera keluar, teman-teman Tata Chubby lantas mengadukan hal tersebut pada penjaga kos. Dengan kunci cadangan akhirnya kamar kos Tata Chubby berhasil dibuka.

Tata Chubby adalah sosok pendiam

Diketahui menurut penuturan orang terdekat Tata Chubby merupakan sosok yang pendiam. Hal ini membuat polisi mengarahkan dugaan bahwa pembunuhnya merupakan pelanggan dari ‘jasa’ yang ditawarkan oleh Tata Chubby.

“Di mana informasi dari orang-orang terdekat dari korban yaitu penjaga rumah kos, teman baiknya, memang diketahui korban orangnya pendiam dan tertutup, kami mencoba mencari dugaan bahwa yang melakukan pembunuhan ini adalah pelanggan korban atau yang kitak puas dengan pelayanan korban selaku PSK,” ungkap Bripka. Rudi M, S. H., penyidik pembantu Jatanras Polda Metro Jaya pada kanal Youtube TRANS7 OFFICIAL.

Polisi lantas mengerucutkan terduga pelaku pada pelanggan yang terakhir kali tercatat di buku catatan Tata Chubby. Diketahui Tata Chubby rajin mencatat nama dan jadwal kedatangan pelanggannya di buku catatan khusus.

Dari hal tersebutlah diketahui bahwa orang terakhir yang menggunakan jasa Tata Cubby merupakan Muhammad Prio Santoso (25). Tak perlu waktu lama, jajaran kepolisian lantas menangkap Prio di kediamannya pada tanggal 15 April 2015.

Alasan Membunuh Tata Chubby

Ternyata alasan Prio membunuh Tata Chubby adalah laki-laki itu tidak terima disebut bau badan. Prio sebenarnya sudah lama tertarik untuk menggunakan jasa Tata Chubby karena mengetahui perempuan tersebut dari akunnya.

Kunjungannya di malam ‘tragis’ tersebut sebenarnya merupakan kali kedua Prio menggunakan jasa Tata Chubby. Sayangnya, pada percobaan kedua ini Tata Chubby justru mengungkapkan hal yang membuat Prio tersinggung.

Perempuan ini menyebut bahwa Prio bau badan dan menyuruhnya untuk mandi. Namun karena diberikan handuk basah, Prio tidak jadi mandi dulu. Alhasil, laki-laki yang berprofesi sebagai guru bimbingan belajar tersebut langsung berhubungan badan dengan Tata Chubby tanpa mandi.

Namun Tata Chubby mengungkapkan bahwa dirinya merasa terganggu dengan bau badan Prio. Hal itu lantas membuat Prio tersinggung dan secara spontan mencekik leher Tata Chubby. Karena ada perlawanan dari Tata, Prio lantas naik pitam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dirinya melilitkan kabel di leher Tata Chubby dan menyumpal mulutnya dengan kaus kaki hingga meninggal. Bukan hanya membunuh, Prio bahkan juga mengambil barang-barang berharga milik Tata Chubby.

Diketahui laki-laki yang telah beristri tersebut lantas dijemput oleh polisi pada 11 November 2015. Majelis Hakim PN Jakarta Selatan menjatuhinya vonis 16 tahun penjara pada tanggal 30 November 2015. (Lsn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kurangi Ketergantungan APBN, ATI Dorong Peran Swasta Ikut Pembiayaan Pembangunan Jalan Tol

Kurangi Ketergantungan APBN, ATI Dorong Peran Swasta Ikut Pembiayaan Pembangunan Jalan Tol

Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) mendorong peran besar sektor swasta dalam upaya mengurangi ketergantungan pembangunan jalan tol terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

BAKTI Komdigi mulai menyiapkan strategi keluar (exit strategy) dari sejumlah wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang telah memiliki tingkat kematangan konektivitas tertentu.
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo rampung, namun penyebab kematiannya belum terungkap. Dokter forensik masih menunggu hasil histopatologi, toksikologi dan DNA.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).

Trending

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).
Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

BAKTI Komdigi mulai menyiapkan strategi keluar (exit strategy) dari sejumlah wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang telah memiliki tingkat kematangan konektivitas tertentu.
Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo rampung, namun penyebab kematiannya belum terungkap. Dokter forensik masih menunggu hasil histopatologi, toksikologi dan DNA.
Selengkapnya

Viral