GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

10 April 2023 Anas Urbaningrum Bebas, Begini Perjalanan Kasus Korupsi yang Menjeratnya

Terpidana Korupsi Proyek Hambalang, Anas Urbaningrum, sedianya akan keluar dari lapas Sukamiskin pada 10 April mendatang. Berikut perjalanan kasus korupsinya
Minggu, 2 April 2023 - 13:48 WIB
Dokumentasi - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum meninggalkan ruang sidang seusai menjalani sidang lanjutan Peninjauan Kembali (PK) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Kamis (12/7/2018)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/am.

Jakarta, tvOnenews.com - Tinggal menghitung hari politikus Anas Urbaningrum yang terseret kasus korupsi Proyek Hambalang akan menghirup udara bebas, setelah 8 tahun menghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Sukamiskin, Jawa Barat.

Terpidana Korupsi Proyek Hambalang, Anas Urbaningrum, sedianya akan keluar dari lapas Sukamiskin pada 10 April mendatang. Kalapas Sukamiskin, Kunrat Kasmiri menyatakan jika tidak halangan SK Cuti Menjelang Bebasnya akan keluar sekitar satu minggu lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Minggu depan SK (CMB) Anis Urbaningrum semoga sudah keluar," kata Kalapas Sukamiskin Bandung Kunrat Kasmiri saat dikonfirmasi tvOnenews, Sabtu (1/4/2023) kemarin.

Kasmiri juga mengatakan, jika ada satu permintaan Anas Urbaningrum soal hari kebebasanya nanti, Anas meminta dibebaskan pada sore hari setelah Ashar, sekaligus merayakan kebebasan sambil berbuka puasa.

                                                         Anas Urbaningrum

"Iya sehabis Ashar kemungkinan, kalau untuk buka puasa bersama yang jelas tidak di lingkungan Lapas, kalau sudah bebas itu tergantung pak Anas mau buka puasa dimana. Kami  menegaskan tidak ada buka puasa di area lapas," kata Kunrat

Menelisik kebelakang soal kasus korupsi yang dilakukan mantan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, bermula dari kesaksian bendahara Partai Demokrat, M Nazarudin, yang telah lebih dulu menghirup udara bebas pada 14 Juni 2020 lalu.

Sampai akhirnya Anas Menjadi terpidana Kasus korupsi proyek pusat pelatihan atlet di Bukit Hambalang, Sentul, Jawa Barat, berawal dari tudingan M. Nazarrudin yang menyebutkan jika Anas merupakan dalang dibalik mega korupsi tersebut. Dimana uang hasil korupsi tersebut digunakan untuk ongkos pemenangan pemilihan Ketua Umum Partai Demokrat di Bandung pada 2021. 

Dan kini menjelang hari kebebasannya, Anas disebut-sebut bakal buka-bukaan soal kasus Hambalang yang menjerat dirinya.

"Beliau (Anas) akan buka semua sisi yang terjadi sehingga orang paham bahwa yang kemarin itu juga tidak sesuci yang dibayangkan," kata Ketum PKN Gede Pasek di gedung ACLC KPK, Selasa (28/2/2023).

Bahkan, Pasek mengatakan, jika Anas akan mengungkap soal sejarah hitam KPK. Dia lantas menyinggung KPK yang tidak independen saat itu.

"Akan dibuka juga tidak hanya sekadar sprindik bocor yang jadi problem sejarah hitam KPK waktu itu," kata Pasek.  "Itu kan sprindik bocor, kemudian dari bocornya dari sebuah simpul kekuasaan, itu kan sudah bahasa yang tidak independennya waktu itu dan ada lagi kasus-kasus lain," ujar Pasek.

Soal ancaman yang akan dilayangkan oleh Anas Urbaningrum, Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng menyatakan, jika pihaknya tak akan takut dengan ancaman Anas Urbaningrum saat bebas nanti.

“Kenapa mesti takut? Itu terserah masing-masing partai. Masing-masing partai mengurus partainya masing-masing. Kami urus Partai Demokrat. Silakan partai lain urus partainya masing-masing,” jelasnya di Kantor DPP Demokrat, Jakarta Pusat, Kamis (2/3/2023).
 

 

Berikut Kronologi kasus korupsi Anas Urbaningrum yang berhasil dirangkum tim tvOnenews.com.

21 Februari 2012

M. Nazaruddin, mantan bendahara Partai Demokrat mengungkapkan, jika ada aliran dana sebesar 100 miliar di kongres Demokrat. Uang tersebut dibagikan ke pendukung Anas.

9 Maret 2012

Anas Bereaksi atas tudingan dan oponi yang di bangun Nazarrudin. Bahkan, sempat menjadi teglan kata "Saya siap digantung di Monas". Pernyataan ini merujuk pada kesiapan dirinya untuk digantung di Monas jika ia terbukti korupsi satu rupiah saja.

23 April 2012

Istri Anas Urbaningrum dipanggil KPK terkait keterlibatanya istri Anas yang diketahui sebagai pengurus PT. Duta Sari Citralaras. Diketahui perusahaan tersebut merupakan subkontrak dari dua perusahaan BUMN yang memenangkan proyek pembangunan kompleks olahraga Hambalang.

27 Juni 2021

Anas Urbaningrum sebagai saksi dalam proyek Hambalang.

4 Juli 2021

Seminggu berselang menjadi saksi, Anas kembali memenuhi panggilan 

22 Februari 2013

KPK resmi menetapkan Anas Urbaningrum sebagai tersangka kasus hambalang, sekaligus mengeluarkan surat pencekalan

23 Februari 2013 

Anas Mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Partai Demokrat

24 September 2014

Anas Urbaningrum divonis 8 tahun penjara oleh pengadilan tindak pidana korupsi karena terbukti korupsi menerima hadiah dan tidak pidana pencucian uang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menjatuhkan pidana terhadap Anas Urbaningrum dengan pidana penjara selama delapan tahun," kata majelis hakim dalam sidang pengadilan tindak pidana korupsi, Rabu (24/09/2014) petang.

Selain itu, Anas divonis 8 tahun penjara, Anas juga berkewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp57,59 miliar dan 5,26 juta dolar AS karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi berupa penerimaan hadiah dari sejumlah proyek-proyek pemerintah. (mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dukung Pemerintah Soal Lebaran Sederhana, Golkar Singgung Dampak Geopolitik hingga Ajak Warga Berhemat

Dukung Pemerintah Soal Lebaran Sederhana, Golkar Singgung Dampak Geopolitik hingga Ajak Warga Berhemat

DPP Partai Golkar menyatakan dukungannya terhadap imbauan pemerintah agar perayaan Lebaran 2026 digelar secara sederhana. Seruan ini dinilai relevan dengan kondisi saat ini yang turut berdampak pada situasi dalam negeri.
Link Live Streaming Final Four Liga Voli Thailand: Nakhon Ratchasima vs Diamond Food VC, Doni Haryono Jumpa Rivan Nurmulki

Link Live Streaming Final Four Liga Voli Thailand: Nakhon Ratchasima vs Diamond Food VC, Doni Haryono Jumpa Rivan Nurmulki

Link live streaming final four Liga Voli Thailand 2025-2026, di mana ada big match antara Nakhon Ratchasima vs Diamond Food VC yang mempertemukan Doni Haryono dengan Rivan Nurmulki.
Diakui Bukan Mengakui, Pengamat Belanda Mulai Puji Maarten Paes di Ajax Amsterdam

Diakui Bukan Mengakui, Pengamat Belanda Mulai Puji Maarten Paes di Ajax Amsterdam

Maarten Paes mulai bangkit di Ajax Amsterdam usai sempat dikritik. Penampilan solidnya dapat pujian Hans Kraay Jr dan jadi sinyal positif di Eredivisie.
Mengenal Damian van Rensburg, Satu-satunya Gerbong Patrick Kluivert yang Dipertahankan John Herdman di Timnas Indonesia

Mengenal Damian van Rensburg, Satu-satunya Gerbong Patrick Kluivert yang Dipertahankan John Herdman di Timnas Indonesia

Damian van Rensburg, menjadi satu-satunya gerbong kepelatihan Patrick Kluivert yang dipertahankan oleh John Herdman untuk proyek barunya di Timnas Indonesia.
Red Sparks Resmi Berpisah dengan Elisa Zanette, Pengganti Megawati Hangestri Hanya Satu Musim di Liga Voli Korea

Red Sparks Resmi Berpisah dengan Elisa Zanette, Pengganti Megawati Hangestri Hanya Satu Musim di Liga Voli Korea

Red Sparks mengumumkan bahwa mereka resmi berpisah dengan Elisa Zanette, di mana opposite pengganti Megawati Hangestri itu hanya menjalani satu musim di Liga Voli Korea.
Tas Pemudik Tertinggal di Bus, Polisi di Pemalang Kejar Bus hingga Beda Kota

Tas Pemudik Tertinggal di Bus, Polisi di Pemalang Kejar Bus hingga Beda Kota

Aksi cepat tanggap ditunjukkan petugas kepolisian di Kabupaten Pemalang saat membantu seorang pemudik yang panik karena tasnya tertinggal di dalam bus.

Trending

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Terancam Absen Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Terjebak Wabah di Sassuolo Jelang FIFA Series 2026

Terancam Absen Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Terjebak Wabah di Sassuolo Jelang FIFA Series 2026

Kabar mengejutkan datang jelang agenda penting Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Wabah batuk dilaporkan melanda sejumlah rekan klub Jay Idzes di Sassuolo.
Resmi Umumkan Skuad Final FIFA Series, Ini Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia untuk Debut John Herdman

Resmi Umumkan Skuad Final FIFA Series, Ini Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia untuk Debut John Herdman

John Herdman memilih 24 pemain final Timnas Indonesia dari total 41 skuad provisional tepat pada Hari Raya Idul Fitri pada Sabtu (21/3/2026). 
Para Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda Hadapi Masalah Besar Gara-Gara NAC Breda, Dean James dalam Ancaman

Para Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda Hadapi Masalah Besar Gara-Gara NAC Breda, Dean James dalam Ancaman

Para pemain Timnas Indonesia di kasta tertinggi sepak bola Belanda, Eredivisie, bisa menghadapi masalah besar karena NAC Breda. Hal ini merupakan dampak dari masalah paspor sejumlah pemain diaspora.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT