News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jual Jasa ‘Penggandaan Uang’ di Facebook, Ini Motif Mbah Slamet Dukun dari Banjarnegara yang Habisi Nyawa 11 Korban

Kasus pembunuhan di Banjarnegara mengegerkan Indonesia. Pelakunya Slamet Tohari alias Mbah Slamet bermodus dukun pengganda uang tega menghabisi 11 korbannya.
Selasa, 4 April 2023 - 13:38 WIB
Mbah Slamet berkedok dukun pengganda uang di Banjarnegara
Sumber :
  • Kolase tim tvonenews.com

tvOnenews.com – Sebuah kasus pembunuhan di Banjarnegara, Jawa Tengah mengegerkan Indonesia. Pelakunya ST (Slamet Tohari) yang bermodus sebagai dukun pengganda uang tega menghabisi 11 korbannya.

Slamet Tohari alias Mbah Slamet merupakan warga Desa Balun Kecamatan Wanayasa Banjarnegara. Berdasarkan keterangan, Sat Reskrim Polres Banjarnegara mengatakan bahwa para korban dikubur di kebun milik pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah dilakukan penggalian di lahan milik Mbah Slamet, ditemukan 10 jasad korban. Beberapa diantaranya bahkan dikubur dalam satu lubang. Kondisi jenazah juga sudah berupa tulang belulang yang suli dikenali.

“Hari ini kami kembali melakukan penggalian di lokasi yang sama dengan lokasi kemarin. Di lahan milik pelaku ST,” kata Kasat Reskrim Polres Banjarnegara AKP Bintoro Thio Pratama saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (03/04/2023).

Kabar terbaru mengungkapkan bahwa total korban Mbah Slamet si dukun pengganda uang berjumlah 11 orang. Salah satu korbannya berhasil diidentifikasi.

Kronologi Terungkapnya Pembunuhan yang Dilakukan Mbah Slamet

Kekejaman Slamet Tohari alias Mbah Slamet yang berkedok sebagai dukun pengganda uang berhasil terungkap setelah keluarga mencari keberadaan korban PO (53), seorang warga Kecamatan Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat.

Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto mengatakan pihaknya menerima laporan pengaduan orang hilang dari anak korban berinisial GE pada Senin (27/3/2023).

GE menyampaikan bahwa ayahnya tidak bisa dihubungi dan keluarga tidak mengetahui keberadaan korban sejak Kamis (24/03/23).

AKBP Hendri Yulianto membeberkan kronologi yang menewaskan PO.

"Pada bulan Juli GE diajak ayahnya untuk bertemu dengan temannya yang berada di Banjarnegara, dimana pada saat itu ia bersama dengan ayahnya berangkat dari terminal Jalur Sukabumi dengan menaiki bus menuju Wonosobo," kata AKBP Hendri Yulianto pada Senin (03/4/2023).

"Sesampainya di daerah Wonosobo kemudian turun di pinggir jalan lalu bertemu dengan seorang yang selanjutnya diketahui bernama mbah Slamet, lalu diajak ke rumahnya di Desa Balun Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sesampainya di rumah tersangka korban pun diiming-imingi untuk ikut penggandaan uang yang dipraktekkan oleh Mbah Slamet.

Kemudian pada Kamis (23/03/23) korban datang sendirian dari Sukabumi menuju ke rumah Mbah Slamet di Banjarnegara dengan menggunakan Mobil.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolri Terima Kunjungan Menteri Perhubungan di Mabes Polri, Bahas Penguatan Kolaborasi Jelang Natal-Tahun Baru

Kapolri Terima Kunjungan Menteri Perhubungan di Mabes Polri, Bahas Penguatan Kolaborasi Jelang Natal-Tahun Baru

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menerima kunjungan dari Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Selasa (21/10/2026). Dalam pertemuan ini, dirinya menegaskan untuk melanjutkan sinergitas dan kolaborasi agar bisa lebih maksimal lagi.
Kelelahan Jadwal Padat, Bos Persib Tetap Patok Poin Penuh untuk Madura United

Kelelahan Jadwal Padat, Bos Persib Tetap Patok Poin Penuh untuk Madura United

Persib akan menantang Madura United di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Kamis (22/10/2026) malam. 
Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Perairan Selat Malaka kembali memanas! Tim gabungan Aparat Penegak Hukum (APH) berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba terbesar tahun ini, Rabu (21/10/2026)
Bukan Gangguan Jiwa, Ternyata Ini 2 Alasan Anak Nekat Mutilasi Ayah di Brebes

Bukan Gangguan Jiwa, Ternyata Ini 2 Alasan Anak Nekat Mutilasi Ayah di Brebes

Pelaku HD atau HS dalam kasus pembunuhan dan mutilasi ayah di Brebes, disebut tempat tinggalnya terpisah dengan orang tuanya.
Ini Alasan Polisi Belum Lakukan Pemeriksaan Kejiwaan Anak Diduga Mutilasi-Rebus Ayahnya di Brebes

Ini Alasan Polisi Belum Lakukan Pemeriksaan Kejiwaan Anak Diduga Mutilasi-Rebus Ayahnya di Brebes

Polisi belum melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap anak yang mengaku memutilasi hingga merebus ayahnya di Brebes, Jawa Tengah. Kanit Reskrim Polsek Kersana Aiptu Heri Sukamto mengatakan pemeriksaan kejiwaan terhadap HS belum dilakukan lantaran dia selalu konsisten saat memberikan keterangan.
Anak Diduga Mutilasi-Rebus Ayahnya di Brebes, Polisi: Potongan Tubuh Korban Direbus Dua Hari hingga Hancur

Anak Diduga Mutilasi-Rebus Ayahnya di Brebes, Polisi: Potongan Tubuh Korban Direbus Dua Hari hingga Hancur

Polisi mengungkap fakta baru terkait kasus anak mutilasi hingga rebus ayahnya sendiri di Brebes, Jawa Tengah. Anak itu mengaku merebus potongan tubuh ayahnya selama dua hari sebelum dibuang ke Sungai Kluwut. Sementara itu, tulang belulang ayahnya dibakar hingga menjadi abu.

Trending

Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Sempat dipanggil ke skuad Hong Kong untuk ajang FIFA, nama pemain keturunan ini tiba-tiba muncul di pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20.
Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi menerbitkan keputusan pengangkatan Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Bekasi untuk sisa masa jabatan 2025–2030.
Mitsubishi Resmi Luncurkan Pajero Terbaru di Thailand, Kapan Masuk Indonesia?

Mitsubishi Resmi Luncurkan Pajero Terbaru di Thailand, Kapan Masuk Indonesia?

Mitsubishi resmi meluncurkan Pajero terbaru di Thailand dan menyiapkan ekspansi ke 100 negara. Lantas, kapan SUV legendaris ini akhirnya dijual di Indonesia?
Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Sosok ajudan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud yakni Briptu Asky Rizal Toding menjadi sorotan setelah aksi arogannya yang menyenggol mahasiswa dalam demo karhutla.
Jadwal KRL Hari Ini 21 Oktober 2026 Rute Nambo-Jakarta Kota

Jadwal KRL Hari Ini 21 Oktober 2026 Rute Nambo-Jakarta Kota

Simak jadwal KRL hari ini 21 Oktober 2026 rute Nambo-Jakarta Kota. Ada 16 perjalanan dari yang paling pagi pukul 04:55 WIB.
Respons Cesc Fabregas usai Diminta Gantikan Michael Carrick untuk Latih Manchester United

Respons Cesc Fabregas usai Diminta Gantikan Michael Carrick untuk Latih Manchester United

Pelatih Como, Cesc Fabregas, berbicara tentang perbandingan dirinya dengan Michael Carrick. Sang juru taktik Manchester United sedang berada dalam tekanan dahsyat jelang duel di Liga Champions.
Pengamat Bilang Timnas Indonesia Segera Naturalisasi 2 Pemain Jelang Piala Asia 2027, Siapa Saja?

Pengamat Bilang Timnas Indonesia Segera Naturalisasi 2 Pemain Jelang Piala Asia 2027, Siapa Saja?

Pengamat sepak bola Tanah Air, Binder Singh alias Bung Binder, mengklaim bahwa Timnas Indonesia segera mendapatkan dua pemain tambahan dari jalur naturalisasi. Mereka diharapkan tersedia untuk Piala Asia 2027.
Selengkapnya

Viral