GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Tampang Mbah Slamet Si Dukun Pengganda Uang Asal Banjarnegara, Yang Jual Jasa Tipu-tipunya Lewat Facebook

Slamet Tohari alias Mbah Slamet yang berkedok sebagai dukun penggandaan uang di Banjarnegara ditangkap. Dia telah menghabisi nyawa 11 orang, ini tampangnya..
Selasa, 4 April 2023 - 14:15 WIB
Mbah Slamet berkedok dukun pengganda uang di Banjarnegara
Sumber :
  • Kolase tim tvonenews.com

tvOnenews.comSlamet Tohari alias Mbah Slamet yang berkedok sebagai dukun penggandaan uang di Banjarnegara ditangkap polisi. Diketahui, dia telah menghabisi nyawa 11 orang dan mengubur jasadnya di sebuah lahan. Betapa kejinya, Mbah Slamet bahkan mengubur beberapa korbannya dalam lubang yang sama.

Mbah Slamet sendiri merupakan warga Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara, Jawa Tengah. Berdasarkan keterangan dari Kepala Desa Balun, Mahbudiono sosok ST alias Mbah Slamet merupakan pribadi yang tertutup dan jarang bersosialiasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Desas desusnya disini ST ini sering menggandakan uang. Kalau kesehariannya orangnya ini tidak pernah bergaul dengan masyarakat. Kalau kerumahnya juga tidak pernah ketemu sama orangnya,” kata Mahbudiono.

Banyak yang penasaran dengan wajah dari Mbah Slamet si penipu berkedok dukun pengganda uang. Mbah Slamet memiliki perawakan kurus dan berkulit sawo matang.

Mbah Slamet juga memiliki tubuh yang tidak terlalu tinggi. Berikut penampakannya saat menjalani gelar perkara pada Senin (3/4/2023).

Mbah Slamet Jual Jasa ‘Penggandaan Uang’ Lewat Facebook

Berdasarkan keterangan Kapolres Banjarnegara, AKBP Hendri Yulianto saat melakukan praktek perdukunan tersebut tersangka ST tidaklah seorang diri.

Mbah Slamet menjalankan aksinya dibantu tersangka lain berinisial BS seorang warga Pekalongan, Jawa Tengah. BS yang merupakan teman tersangka bertugas mengiklankan dan mencari target korban melalui halaman media sosial facebook miliknya.

“Mbah Slamet ini punya tangan kanan namanya BS, satu tahun yang lalu BS ini mengupload ke facebook isinya bahwa ST ini adalah orang pintar yang bisa menggandakan uang,” ujar kapolres saat gelar perkara di Mapolres Banjarnegara, Senin (03/04/23).

Setelah menemukan target, BS kemudian bertugas mempertemukan korban dengan tersangka dengan iming-iming penggandaan uang hingga miliaran rupiah.

“BS ini mempertemukan korban PO dengan mbah Slamet, dari situ lah akhirnya korban tertarik memberikan uang, mahar berkali-kali tapi harapan pengandaan uang tidak didapatkan,” tambahnya.

Lantaran kesal terus menerus ditagih oleh korban, tersangka pun akhirnya membunuh korban dengan cara memberikan minuman yang telah dicampur racun potas saat ritual penggandaan uang dijalan setapak menuju hutan.

“Lama kelamaan korban terus menagih hasil penggandaan uangnya, akhirnya Slamet ini kesal akhirnya dilakukan pembunuhan dengan cara memberikan minuman isinya potas, akhirnya meninggal dan dikuburkan dijalan setapak di daerah Wanayasa,” ungkap kapolres.

Hingga kini pihak kepolisian terus mengembangkan kasus pembunuhan yang melibatkan tersangka ST dan BS yang dilakukan dengan modus penggandaan uang tersebut.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kedua tersangka pun dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau hukuman seumur hidup.

Kronologi Terungkapnya Pembunuhan yang Dilakukan Mbah Slamet

Kekejaman Slamet Tohari alias Mbah Slamet yang berkedok sebagai dukun pengganda uang berhasil terungkap setelah keluarga mencari keberadaan korban PO (53), seorang warga Kecamatan Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat.

Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto mengatakan pihaknya menerima laporan pengaduan orang hilang dari anak korban berinisial GE pada Senin (27/3/2023).

GE menyampaikan bahwa ayahnya tidak bisa dihubungi dan keluarga tidak mengetahui keberadaan korban sejak Kamis (24/03/23).

AKBP Hendri Yulianto membeberkan kronologi yang menewaskan PO.

"Pada bulan Juli GE diajak ayahnya untuk bertemu dengan temannya yang berada di Banjarnegara, dimana pada saat itu ia bersama dengan ayahnya berangkat dari terminal Jalur Sukabumi dengan menaiki bus menuju Wonosobo," kata AKBP Hendri Yulianto pada Senin (03/4/2023).

"Sesampainya di daerah Wonosobo kemudian turun di pinggir jalan lalu bertemu dengan seorang yang selanjutnya diketahui bernama mbah Slamet, lalu diajak ke rumahnya di Desa Balun Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara," sambungnya.

Sesampainya di rumah tersangka korban pun diiming-imingi untuk ikut penggandaan uang yang dipraktekkan oleh Mbah Slamet.

Kemudian pada Kamis (23/03/23) korban datang sendirian dari Sukabumi menuju ke rumah Mbah Slamet di Banjarnegara dengan menggunakan Mobil.

“Saat itu korban melakukan komunikasi dengan anaknya yang lain berinisial SL melalui pesan WhatsApp, yang isinya berupa share lokasi dan mengirimkan posisinya,” terang Kapolres.

Tak hanya mbah Slamet, pembunuhan ini pun dibantu oleh BS seorang warga Kabupaten Pekalongan yang merupakan anak buah Mbah Slamet. Sang dukun juga mengakui jika sebelum kejadian, dirinya mengajak korban untuk melakukan ritual agar penggandaan uang ini bisa berhasil.

“Pelaku mengajak korban ke satu lokasi untuk melakukan ritual, agar prosesi ritual penggandaan uang berhasil, tersangka pun mengatakan ke korban agar tidak mengantuk dan memberikan minuman yang telah dicampuri racun potas,” jelasnya

Tak hanya itu, pelaku juga menguburkan korban pada jalan setapak menuju hutan yang ada di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara.

“Saat itu minuman yang diberikan pada korban sudah dicampuri dengan potas, sehingga saat berada di lokasi, korban yang meminum langsung meninggal dunia,” ujarnya.

Slamet mengakui, jika dirinya telah menerima uang dari korban sebesar Rp 70 juta. Uang tersebut diberikan secara bertahap, dia juga menjanjikan uang Rp 50 juta ini bisa digandakan hingga menjadi Rp 5 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Total uang yang saya terima mencapai Rp 70 juta, dan saya menjanjikan bisa digandakan sampai Rp 5 miliar,” kata Slamet

Akibat perbuatannya, para tersangka ini dijerat dengan pasal 340 KUHP, tentang pembunuihan berencana dengan ancaman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau paling lama dua puluh tahun. (rbo/buz/rka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Anti Adaptasi Club, Emi Martinez Langsung Debut Hanya Beberapa Jam Setelah Diperkenalkan Chelsea

Anti Adaptasi Club, Emi Martinez Langsung Debut Hanya Beberapa Jam Setelah Diperkenalkan Chelsea

Keputusan tersebut menjadi sorotan karena Emi Martinez baru saja resmi bergabung dengan The Blues beberapa jam sebelum pertandingan.
Rupiah Bisa Tembus Rp17.900 per Dolar AS Pekan Depan, Inflasi dan The Fed Jadi Penentu

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900 per Dolar AS Pekan Depan, Inflasi dan The Fed Jadi Penentu

Pengamat Komoditas dan Pasar Uang Ibrahim Assuaibi memproyeksikan rupiah pada perdagangan pekan depan akan bergerak dalam rentang Rp17.600 hingga Rp17.900 per dolar AS.
Garda Satya NKRI Siap Satya Haprabu, Teguhkan Pengabdian untuk Bangsa dan Negara

Garda Satya NKRI Siap Satya Haprabu, Teguhkan Pengabdian untuk Bangsa dan Negara

Keluarga besar Garda Satya NKRI menyatakan kesiapan untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara dengan semangat “Satya Haprabu”.
Lewat Full Set, Thailand Juarai AVC Women's Volleyball Continental Usai Kalahkan China

Lewat Full Set, Thailand Juarai AVC Women's Volleyball Continental Usai Kalahkan China

Tampil di babak final AVC Women's Volleyball Continental, Thailand menang full set 3-2 (25-20, 11-25, 23-25, 25-18, 15-10) atas China di Tiajin Olympic Center Gymnasium, Tianjin, Minggu (30/8/2026). 
Bangunan Liar di Trotoar Ditertibkan

Bangunan Liar di Trotoar Ditertibkan

Tiga bangunan liar yang dibangun di atas trotoar kawasan Jalan Teuku Umar Barat, Kerobokan Kelod, Badung, ditertibkan oleh Satpol PP bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung, Bali.
Siapa Sangka? 6 Zodiak Ini Diprediksi Kebanjiran Rezeki di Awal September 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Siapa Sangka? 6 Zodiak Ini Diprediksi Kebanjiran Rezeki di Awal September 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Memasuki September 2026, enam zodiak diprediksi memiliki peruntungan keuangan yang cukup menjanjikan. Siapa saja yang bakal kebanjiran rezeki di awal bulan?

Trending

Pujian Berkelas Jordan Wilson untuk Megawati Hangestri : Dia Pekerja Keras

Pujian Berkelas Jordan Wilson untuk Megawati Hangestri : Dia Pekerja Keras

Baru sebulan kenal, Outside Hitter Amerika Serikat Jordan Wilson sudah memberikan pujian berkelas untuk rekan barunya di Hillstate yakni Megawati Hangestri.
Fix Garuda Calling! Ini 3 Pemain Abroad Timnas Indonesia yang Dipanggil Buat Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Fix Garuda Calling! Ini 3 Pemain Abroad Timnas Indonesia yang Dipanggil Buat Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Timnas Indonesia U-20 membawa tiga pemain abroad untuk Kualifikasi Piala Asia U20 2027. Untuk menghadapi ajang ini, pelatih Nova Arianto memanggil 23 pemain.
Nikita Mirzani Menang Banding Lawan Reza Gladys, Ini 7 Fakta yang Terungkap!

Nikita Mirzani Menang Banding Lawan Reza Gladys, Ini 7 Fakta yang Terungkap!

Setelah sebelumnya kalah di tingkat pertama, Nikita Mirzani kini mendapatkan hasil berbeda dalam proses banding perkara Perbuatan Melawan Hukum (PMH).
Jadwal Final AVC Women's Continental 2026: Ada Timnas Voli Putri China Vs Thailand Berebut Gelar Juara

Jadwal Final AVC Women's Continental 2026: Ada Timnas Voli Putri China Vs Thailand Berebut Gelar Juara

Jadwal final AVC Women's Continental 2026, di mana ada sejumlah laga seru. Salah satunya Timnas Voli Putri China akan berhadapan dengan Thailand di perebutan gelar juara.
Ditanya Siapa Sahabatnya di Hillstate, Jordan Wilson Tegas Ucap Megawati Hangestri

Ditanya Siapa Sahabatnya di Hillstate, Jordan Wilson Tegas Ucap Megawati Hangestri

Outside Hitter Amerika Serikat Jordan Wilson terang-terangan menyebut Megawati Hangestri ketika ditanya siapa pemain yang paling akrab dengannya di Hillstate.
Dibantai 0-4 oleh Persija Jakarta, Kapten Brisbane Roar Bicara Jujur soal Kualitas Tim Asuhan Shin Tae-yong

Dibantai 0-4 oleh Persija Jakarta, Kapten Brisbane Roar Bicara Jujur soal Kualitas Tim Asuhan Shin Tae-yong

Kapten Brisbane Roar, Thomas Aldred, berbicara tentang kualitas Persija Jakarta. Ketajaman Macan Kemayoran telah menjadi sorotan sang kapten.
Ingin Kawinkan Juara Piala AFF 2026 dan FIFA ASEAN Cup, Kim Sang-sik Resmi Lepas Skuad Vietnam di Asian Games

Ingin Kawinkan Juara Piala AFF 2026 dan FIFA ASEAN Cup, Kim Sang-sik Resmi Lepas Skuad Vietnam di Asian Games

Juru taktik asal Korea Selatan itu memilih fokus menangani timnas senior yang akan tampil di FIFA ASEAN Cup 2026. Kim Sang-sik ingin mengawinkan gelar juara Piala AFF 2026 dan FIFA ASEAN Cup 2026. 
Selengkapnya

Viral