News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menimbang Tiga Poros dalam Peta Capres 2024

Deklarasi Anies Baswedan sebagai Calon Presiden 2024 yang digelar Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (ANIES) di Jakarta (20/10), menjadikan atmosfer pertarungan Capres 2024 semakin dinamis.
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 00:49 WIB
Pengamat Politik Yusa’ Farchan
Sumber :
  • Tim tvOne

Jakarta – Deklarasi Anies Baswedan sebagai Calon Presiden 2024 yang digelar Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (ANIES) di Jakarta (20/10), menjadikan atmosfer pertarungan Capres 2024 semakin dinamis. Meskipun deklarasi serupa sudah digemakan oleh kekuatan politik lain seperti massifnya dukungan terhadap Prabowo, Ganjar Pranowo, dan Airlangga Hartarto, tetapi deklarasi Anies memberikan political effect tersendiri dalam arena pertarungan Capres ke depan.

Demikian disampaikan Yusa’ Farchan, pengamat politik Universitas Sutomo dalam keterangannya kepada tvOnenews.com, Jumat (22/10). Farchan melihat, ada dua alasan utama mengapa Anies memainkan peran strategis dalam bandul pertarungan Capres ke depan. Pertama, Anies telah menorehkan sejarah gemilang atas dekonstruksi strukturalisme partai politik dalam arena sirkulasi kepemimpinan politik. Kemenangan Anies dalam Pilkada DKI 2017 adalah afirmasi atas pola dekonstruksi strukturalisme tersebut. Anies bukanlah kader partai, bukan juga pengurus partai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Anies mampu menjadi magnet sehingga mendapat dukungan partai politik, seperti PKS dan Gerindra saat itu. Kedua, Anies adalah simpul, harapan utama dan pelampung bagi kelompok-kelompok yang bersikukuh menghendaki adanya representasi pemimpin atau politisi Muslim berikut alokasi-alokasi distribusi material kepada umat Islam berdasarkan logika mayoritas.

"Dalam medan candidacy pilpres ke depan, Anies tampak cukup confidence terkait dukungan partai politik. Paling tidak, sejauh ini PKS belum memiliki kader-kader yang potensial menang jika dilempar ke pasar pemilih Pilpres. Kebuntuan PKS atas calon-calon internal tersebut, secara politik tentu menguntungkan Anies. Selain itu, preferensi dan dukungan politik terutama kelompok-kelompok modernis Islam harus dikelola baik oleh PKS maupun Anies sendiri," urainya.

Tiga Poros Utama Dalam pertarungan Pilpres 2024, menurut pengamat politik Citra Institute ini, ada tiga poros utama dalam analisis. Bukan didasarkan pada poros kandidat (figur), tetapi lebih merefleksikan poros atau fragmentasi kekuatan partai-partai politik sebagai satu-satunya pemegang otoritas politik dalam mengusung pasangan Capres-Cawapres. Tiga poros berikut ini juga bersifat fleksibel, cair dan bergerak dinamis, bergantung pada variabel-variabel penting lainnya seperti sumber daya logistik dan infrastruktur partai dalam menghadapi pemilu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral, Parodi "Skandal Video Syur" Biksu Thailand, Penyanyi Kelab Malam Pakai Jubah dan Jimat Nyeleneh

Viral, Parodi "Skandal Video Syur" Biksu Thailand, Penyanyi Kelab Malam Pakai Jubah dan Jimat Nyeleneh

Video penyanyi kelab malam di Lampang memakai jubah biksu dan jimat Palad Khik viral. Aksi tersebut disebut sebagai parodi skandal biksu Thailand. Begini
George Russell Dapat Banyak Kritik Usai Gelaran F1 GP Spanyol 2026, Bos Mercedes Langsung Pasang Badan

George Russell Dapat Banyak Kritik Usai Gelaran F1 GP Spanyol 2026, Bos Mercedes Langsung Pasang Badan

Bos tim Mercedes, Toto Wolff, langsung pasang badan saat banyaknya kritikan yang ditujukan pada salah satu pembalapnya, George Russell.
Gubernur Pramono Ungkap Ekonomi Jakarta Tumbuh 162 Persen di Era Kepemimpinan Presiden Prabowo

Gubernur Pramono Ungkap Ekonomi Jakarta Tumbuh 162 Persen di Era Kepemimpinan Presiden Prabowo

Kinerja ekonomi Provinsi DKI Jakarta dinilai terus menunjukkan tren akselerasi positif di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. 
Wamendagri Ribka Haluk Siap Kawal Pengalihan Tata Kelola PPPK Guru ke Pemerintah Pusat

Wamendagri Ribka Haluk Siap Kawal Pengalihan Tata Kelola PPPK Guru ke Pemerintah Pusat

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan komitmennya untuk mengawal penuh proses perpindahan kewenangan manajemen guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari tangan pemerintah daerah (Pemda) ke pemerintah pusat.
Singgung Nama Megawati Hangestri, Media Korea Ini Beri Julukan Baru untuk Vanja Bukilic yang Kembali ke Red Sparks

Singgung Nama Megawati Hangestri, Media Korea Ini Beri Julukan Baru untuk Vanja Bukilic yang Kembali ke Red Sparks

Tim asal Daejeon, Red Sparks, akhirnya menyambut pemain asing mereka untuk musim depan, Vanja Bukilic, yang baru tiba di Korea Selatan pada Jumat (11/9/2026).
Gimana Sih Cara Daftar Kartu Layanan Gratis Transjakarta? Ini Syarat dan 15 Golongan yang Berhak

Gimana Sih Cara Daftar Kartu Layanan Gratis Transjakarta? Ini Syarat dan 15 Golongan yang Berhak

Cara daftar Kartu Layanan Gratis atau KLG Transjakarta untuk naik Transjakarta, Mikrotrans, MRT dan LRT Jakarta. Cek syarat dan 15 golongan penerima

Trending

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral di media sosial sejumlah video yang memperlihatkan seorang “Pak Guru” memakai makeup ala perempuan saat mengajar. Kini berujung diberhentikan.
Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Aksi pak guru SD di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah tengah viral di media sosial. Sebab diduga menggunakan make up dan lipstik saat mengajar.
Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar usai dirinya dipecat dari jabatannya. Dia akan memancing di kolam sambil memikirkan kenapa dirinya dipecat. 
Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Tiga berita jadi sorotan pembaca tvOnenews.com Selasa (15/9), mulai dari respons putra Purbaya Yudhi Sadewa usai sang ayah dicopot hingga Megawati Hangestri.
KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

Erwin dan Fakhry kemudian menyetorkan uang tersebut kepada mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, yang diduga juga termasuk salah satu orang kepercayaan Nusron Wahid.
Selengkapnya

Viral