News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terima Kalpataru, Warga Mangunan Yogyakarta Gelar Kenduri Syukuran

Menyambut Penghargaan Kalpataru 2021 warga pelaku wisata kawasan wisata hutan pinus Mangunan menggelar tradisi Kirab dan Kenduri Mertiwono.
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 01:36 WIB
Kenduri Syukuran Kalpataru
Sumber :
  • Santos

Bantul, Yogyakarta- Perintis dan pengelola kawasan wisata hutan pinus Mangunan Dlingo Bantul Yogyakarta yang juga ketua Koperasi Natawana Purwo Harsono belum lama ini menerima penghargaan Kalpataru 2021 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) . Menyambut keberhasilan ini warga pelaku wisata kawasan wisata hutan pinus Mangunan menggelar tradisi Kirab dan Kenduri Mertiwono

  Keberhasilan Ketua Koperasi Notowono meraih penghargaan dalam kategori Perintis Lingkungan ini dirayakan bersamaan dengan acara tradisi tahunan Kirab dan Kenduri Mertiwana pada Jumat (22/10) sore.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Penghargaan ini saya terima langsung di Kementerian KLH pada Kamis (14/10) minggu lalu. Saya dinilai berhasil dalam pengembangan hutan dari sisi ekonomi berbasis pemberdayaan masyarakat, pemeliharaan hutan dan fungsi sosial,” ungkap Purwo Harsono yang akrab dipanggil Ipung. 

Lebih lanjut dikatakan bahwa semula dirinya enggan diajukan sebagai nominasi penerima Kalpataru karena konsekuensinya yang berat. Sebab baginya, apa yang dilakukan sejak 2014 lalu dengan mendampingi masyarakat dalam memanfaatkan hutan bukan untuk lomba namun untuk kesejahteraan bersama.

"Penghargaan Kalpataru 2021 ini bukanlah prestasi saya semata. Tetapi ini berkat kerja keras semua pihak yang selama ini di kawasan wisata hutan pinus termasuk petani hutan," terang Ipung.

Ipung menambahkan bermula dari destinasi wisata Kaki Langit, perlahan-lahan Desa Mangunan bangkit ekonominya dengan kehadiran berbagai obyek wisata berbasis Hutan Pinus dan pemandangan alamnya hingga sekarang. Lima objek wisata yang berkembang saat ini menjadi andalan Pemkab Bantul.

"Kawasan hutan pinus Mangunan dikembangkan pertama kali pada tahun akhir 2014, yakni di kawasan destinasi wisata Kaki Langit," katanya.

Lebih lanjut dijelaskan pada tahun 2015 mulai dibangun kawasan hutan wana wisata, hingga akhirnya berkembang sampai saat ini.

“Ada ratusan warga yang ikut mengelola kawasan wisata hutan pinus Mangunan. Tercatat sebelum pandemi, sekitar 724 orang mengantungkan nafkahnya di sini. namun saat pandemi berkurang menjadi 394 orang,” ujarnya.

Dalam merintis kawasan wisata, Ipung terus melakukan pendampingan ke masyarakat serta mensosialisasikan pentingnya pelestarian hutan di tengah-tengah pemanfaatannya sebagai tempat wisata.

“Kedatangan hampir dua juta wisatawan setiap tahunnya ke sini seperti menjadi berkah sendiri. Dalam kondisi normal perputaran uang di sini mencapai Rp21 miliar. Sebelumnya pemanfaatan bantuan dari pemerintah hanya Rp7,2 miliar,” jelasnya.

Keberhasilan mendapatkan penghargaan tertinggi bidang lingkungan ini semakin membanggakan bagi masyarakat Mangunan karena mampu merawat warisan dari nenek moyang berupa hutan yang masih asri.

“Kami akan terus sosialisasi kepada masyarakat bagaimana bahaya terhadap penembangan kayu secara liar. Setiap orang yang ketahuan menebang pohon, kami meminta dia menanam dua kali lipatnya,” tegas Ipung.

Pasalnya kegiatan penebangan kayu liar, menimbulkan bahaya ekologis lingkungan yang merugikan masyarakat sendiri seperti banjir, tanah longsor dan kekeringan.

Ipung mengatakan melalui syukuran ini, diharapkan dunia wisata di DIY bangkit kembali dan pihaknya menargetkan memperbaiki sarana serta prasarana obyek wisata yang terbengkalai selama pandemi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, menantu Gubernur DIY, Kanjeng Pangeran Haryo Yudonegoro mengapresiasi penghargaan Kalpataru  yang didapatkan Purwo Harsono pengelola obyek wisata di kawasan Hutan Pinus. Baginya ini merupakan hasil dari semua orang yang menghidupkan kawasan wisata.

“Kami apresiasi kerja keras kawan-kawan yang selama ini berkecimpung di kawasan wisata Hutan Pinus Mangunan termasuk petani hutan. Tahun depan diharapkan terus semangat," pungkas KPH Yudonegoro. (santos/ade)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Voli Asian Games 2026, Selasa 29 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Iran, Berebut Tiket ke Perempat Final

Jadwal Voli Asian Games 2026, Selasa 29 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Iran, Berebut Tiket ke Perempat Final

Jadwal voli Asian Games 2026 hari ini Selasa (29/9/2026). Timnas Voli Indonesia akan berhadapan dengan Iran untuk memperebutkan tiket menuju babak perempat final.
Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026, di mana ada dua wakil Indonesia yang akan berebut medali emas yakni Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Media Vietnam, The Thao 247 menyindir kepiawaian 11 pemain diaspora dari hasil laga Timnas Indonesia ditahan imbang Malaysia skor 0-0 pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Sebuah video memperlihatkan suasana para penumpang histeris saat ada seekor hewan serangga kecoa terbang dalam gerbong wanita KRL rute Bogor viral di medsos.
Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Turun Peringkat

Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Turun Peringkat

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Selasa (29/9/2026) pukul 06.00 WIB. Tim Indonesia mengalami penurunan posisi karena belum berhasil menambah koleksi medali emas.
Diwarnai Dugaan Politik Uang, Muktamar ke-35 NU Dilaporkan ke KPK

Diwarnai Dugaan Politik Uang, Muktamar ke-35 NU Dilaporkan ke KPK

Pihak yang mengatasnamakan KPK NU mendatangi gedung KPK Merah Putih, Jumat (25/9/2026) untuk melaporkan dugaan politik uang dalam serta transaksi dana dalam proses Muktamar ke-35 NU.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Selengkapnya

Viral