News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Selasa, 29 September 2026 - 03:05 WIB
AKBP (Purn) Sukitman, Agen Polisi yang menjadi saksi mata 7 Pahlawan Revolusi dibuang ke dalam sumur tua di Lubang Buaya pada Tragedi G30S PKI 1965
Sumber :
  • Kolase tvOne/Irfan & Tangkapan layar YouTube Dare Debil

Jakarta, tvOnenews.com - Peristiwa G30S PKI 1965 atau malam 30 September menuju 1 Oktober 1965 menjadi salah satu tragedi yang selalu menarik bagi masyarakat. Kisah ini memiliki kombinasi unsur misteri hingga tercatat sebagai sejarah kelam bangsa Indonesia.

Pemberontakan dalam tragedi tersebut mengakibatkan pertumbahan darah. Peristiwa ini juga mengugurkan tujuh jenderal Indonesia atau Pahlawan Revolusi sehingga dikenal sebagai Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, dalam G30S PKI, ada seorang anggota agen polisi sebagai saksi sejarah melihat saat jasad tujuh Pahlawan Revolusi dikubur hingga ditumpuk dalam sumur di Lubang Buaya, Jakarta Timur. Dia adalah almarhum Sukitman.

Pada 3 Oktober 1965, AKBP (Purn) Sukitman membagikan laporan penemuan jasad tujuh Pahlawan Revolusi, di antaranya Jenderal Ahmad Yani, Mayor Jenderal Raden Soeprapto, Mayor Jenderal Mas Tirtodarmo Haryono, Mayor Jenderal Siswondo Parman, Brigadir Jenderal Donald Isaac Panjaitan, Brigadir Jenderal Sutoyo Siswomiharjo, dan Kapten Pierre Tendean (ajudan Jenderal Nasution).

Kisah Sukitman Temukan Lubang Buaya dalam Tragedi G30S PKI 1965

AKBP (Purn) Sukitman, Agen Polisi penemu Lubang Buaya beri kesaksian Peristiwa G30S PKI
AKBP (Purn) Sukitman, Agen Polisi penemu Lubang Buaya beri kesaksian Peristiwa G30S PKI
Sumber :
  • Kolase Museum.polri.go.id & Impact

Merujuk dari tayangnan channel YouTube Dare Debil, Selasa (29/9/2026), Sukitman pernah hadir menceritakan saat dirinya menjadi saksi sejarah melihat kekejaman para pelaku penculikan dari anggota Gerakan 30 September yang didukung oleh pasukan Cakrabirawa.

Mulanya Sukitman mengungkapkan bahwa dirinya hanya sebatas seorang tamatan SMA. Ia lahir di Desa Cimanggu, Palabuhanratu pada 30 Maret 1943.

Sukitman pantang menyerah. Ia memutuskan untuk mengikuti pendidikan Sekolah Polisi Negara (SPN) di Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Awalnya saya pergi ke Jakarta hanya untuk mencari pekerjaan. Dengan niat tulus, saya akhirnya diterima jadi polisi negara dididik," ungkap Sukitman.

Sukitman Pakai Sepeda Jalani Patroli

Sukitman kemudian menjalani tugasnya sebagai seorang Agen Polisi Tingkat II. Pada malam hari 30 September 1965, ia bertugas dengan berjaga-jaga di sekitar Guest House di Jalan Iskandarsyah Raya, Jakarta Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sukitman saat itu ditemani oleh rekannya bernama Sutarso. Ia mengungkapkan bahwa dirinya bisa berkeliling 100-300 meter dan selalu bergantian dengan Sutarso untuk kontrol di malam hari.

Di tengah tugasnya, Sukitman kaget tiba-tiba mendengar serentetan tembakan di sekitar area patrolinya pada 1 Oktober 1965 dini hari. Hal ini membuat dirinya harus membuang senjatanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT