News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesaksian Ibu Aditya Hasibuan, Berbicara dengan Suara Serak, Yeti Kurniati Bilang Anaknya Memang Hantam Ken Admiral, tapi...

Aditya Hasibuan menjadi tersangka penganiayaan Ken Admiral. Penganiayaan yang membuat korban babak belur itu disaksikan ayah tersangka, AKBP Achiruddin Hasibuan
Jumat, 28 April 2023 - 12:52 WIB
Aditya Hasibuan dan ibunda
Sumber :
  • Kolase tim tvonenews.com

tvOnenews.comAditya Hasibuan ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penganiayaan terhadap Ken Admiral. Peristiwa yang terjadi pada 21 Desember 2022 ini sontak menjadi sorotan, pasalnya penganiayaan yang membuat korban babak belur itu turut disaksikan ayah tersangka, AKBP Achiruddin Hasibuan.

Imbasnya, AKBP Achiruddin Hasibuan dan Aditya Hasibuan ditahan di Polda Sumatera Utara. Tak hanya itu, Achiruddin juga dicopot dari jabatannya sebagai Direktorat Reserse Narkoba. Hal ini dibenarkan oleh Irwasda Polda Sumut, Kombes Pol Armia Fahmi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 “Orang tua terlapor ditempatkan khusus di Propam Polda Sumut, malam ini juga dicopot dari jabatannya sejak 3 April 2023,” kata Armia.

Kasus ini berawal dari kedatangan Ken Admiral ke kediaman Aditya Hasibuan untuk meminta pertanggung jawaban setelah kaca spion mobilnya dirusak. Namun, alih-alih disambut dengan baik, AKBP Achiruddin malah mempersilahkan sang anak Aditya untuk berkelahi di depan mata kepalanya sendiri.

Achiruddin juga mengancam teman-teman Ken dengan senapan laras panjang agar tidak melerai keduanya. Lalu, apa alasan AKBP Achiruddin yang begitu tega?

Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumatera Utara Kombes Dudung Adijono dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa (25/4/2023) mengungkapkan penyebab Achiruddin dibalik tindakannya itu yakni agar permasalahan antara Aditya dan Ken Admiral selesai di malam itu.

“Saat kejadian itu disaksian oleh orang tuanya. Keterangan sementara kemarin itu dibiarkan berkelahi supaya tuntas malam itu,” kata Dudung Adijono.

Kesaksian Ibunda Aditya Hasibuan Soal Kasus Penganiayaan Anaknya

Dilansir dari kanal Youtube tvOnenews, Yety Kurniati, ibunda dari Aditya Hasibuan memberikan kesaksian soal penganiayaan yang melibatkan anaknya.

Yeti menyampaikan bahwa saat kejadian dirinya tak ada di tempat. Tak hanya itu, ibunda Aditya menegaskan bahwa setelah keduanya berkelahi, Aditya dan Ken sempat berdamai.

“Tapi pastinya saya tidak ada di tempat kan ya, trus kalau untuk tidak melerai itu kan karena kedua belah pihak ingin berduel ya dilanjutkan aja sampai selesai, kalau udah kan mereka akan didamaikan di situ, diobatin, dikasih makan sedikit-sedikit lah untuk menghilangkan rasa kesal,” kata ibunda Aditya Hasibuan.

Yeti Kurniati juga mengatakan bahwa setelah perkelahian tersebut, Aditya Hasibuan dan Ken Admiral sempat saling berkirim pesan.

“Setelah itu kan ada chat-chatan juga bahwa ya sudah selesai, tapi saya juga tidak tahu lah ya akhirnya Ken melapor, nah anak saya juga melapor,” lanjutnya.

Dia juga menyampaikan bahwa kejadian tersebut bukanlah penganiayaan melainkan duel antara dua pemuda.

“Padahal intinya itu kan bukan penganiayaan tapi duel antar dua pemuda,” tegas Yeti.

Menanggapi pernyataan tersebut, Elvi selaku ibundar dari korban Ken Admiral ikut memberikan tanggapan.

“Maaf ibu untuk seorang anak umur 20 tahunan tidak akan berani berduel di rumah Bapak AKBP Achiruddin yang diketahui itu polisi. Itu saya yakin Bu, orang mana saja tidak akan berani datang dan ajak berantem anak Pak Achiruddin, itu pasti gak ada yang berani,” ucap Evi.

Ibunda Ken Admiral juga mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Aditya bukanlah sekedar duel, pasalnya pihak keluarga termasuk AKBP Achiruddin turut menyaksikan penganiayaan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya aja yang tua takut Bu, apalagi anak kecil. Trus Bu kalau bukan penganiayaan berduel, cobalah secara manusia mungkin masyarakat bisa melihat apakah itu berduel. Kalau berduel itu kan Bu tidak ditonton oleh abangnya, bapaknya,” kata Evi sambil menangis.

“Saya gak bisa cerita, diantukkan kepala anak saya ke lantai, lantainya berdarah Bu,” lanjutnya. (rka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya peran Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) sebagai pilar moral dalam sistem birokrasi Indonesia. 
Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga sistem keamanan berbasis masyarakat dapat berjalan optimal dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Sulawesi Selatan
Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Kabar gembira untuk warga Bekasi nih, karena tidak lama lagi bisa punya listrik dari hasil olahan sampah. Berikut penjelasannya.
Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menginstruksikan dilakukannya peninjauan ulang secara menyeluruh terhadap program latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi para calon manajer Koperasi Merah Putih. 
Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib sepakat untuk melepas Zulkifli Lukmansyah dengan status pinjaman di awal musim 2026/2027. ia diharapkan bisa menimba ilmu selama dipinjamkan ke klub lain
Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan alias Zulhas melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI Jakarta periode 2024-2029.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral