News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesaksian Teman Kantor AD, Bos Genit di Perusahaan Cikarang yang Ajak Staycation itu Terkenal Suka...

Karyawati di Cikarang itu dapat ajakan staycation via chat WA berkali-kali dari si bos dan terus menyinggung hal tersebut demi memperlancar kontrak kerjanya.
Senin, 8 Mei 2023 - 07:27 WIB
Karyawati di Cikarang laporkan atasannya karena diduga mengancam tak diperpanjang kontrak kerjanya jika tak mengikuti ajakan untuk staycation
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com

Cikarang, tvOnenews.com - Aib bos atau atasan nakal di sebuah perusahaan di Cikarang terungkap setelah salah seorang karyawati blak-blakan angkat bicara terkait ajakan staycation dari bosnya tersebut andai kontrak kerjanya mau diperpanjang, Senin (8/5/2023).

Seorang karyawati berinisial AD panjang lebar mengaku bahwa dia mendapat ajakan yang sifatnya cenderung paksaan dari si bos di perusahaan di wilayah Cikarang tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan hanya satu kali, upaya si bos untuk mengajak AD staycation bareng demi memperlancar kontrak sang karyawati pun dilakukan berkali-kali.

Menurut AD, sang karyawati itu mendapat ajakan staycation via chat WhatsApp berkali-kali dari si bos dan terus menyinggung hal tersebut demi memperlancar atau memperpanjang kontrak kerjanya.


Seorang karyawati di perusahaan di Cikarang menunjukkan chat 'nakal' atasannya atau si bos yang mengajaknya staycation. (tvOne/Suryo Daryono)

Namun meski begitu, upaya si bos mendapatkan 'kenikmatan' staycation berdua bersama AD pun tak pernah diiyakan, sang karyawati justru memilih mengumbar aib tersebut ke media, hingga akhirnya hal memalukan tersebut pun terungkap.

Ini 5 fakta terkait kasus karyawati di perusahaan di Cikarang yang diajak staycation demi kotrak kerjanya diperpanjang.

1. Bos Perusahaan di Cikarang Agresif Saat Ajak Staycation

Seperti yang dikatakan oleh AD, sang atasan atau si bos tergolong cukup agresif mendekatinya.

Hal itu dibuktikaan dengan isi chat yang diperlihatkan AD, sang karyawati saat mengumbar aib si bos.

"Iya, jadi setiap ketemu sama atasan (si bos) itu selalu nanyain 'kapan jalan berdua'," kata AD, Sabtu (6/5/2023).

Meski agresif, AD, sang karyawati mengklaim bahwa dia sama sekali tak pernah mengiyakan ajakan sang atasan atau si bos tersebut untuk staycation.

2. Mengancam Tak Perpanjang Kontrak

Pada pengakuannya, AD juga menyebutkan bahwa ia mendapat tekanan atau ancaman jika ajakan staycation si bos ditolaknya.

Ya, si bos atau atasannya itu diduga mengancam jika AD tidak mengiyakan ajakannya untuk staycation, maka kontrak kerjanya di perusahaan yang beralamat di Cikarang itu tidak akan diperpanjang oleh si bos.

Menurut AD, si bos menyampaikan hal tersebut tak hanya lewat pesan WhatsApp, namun setiap mereka bertemu di kantor.

"Kalau ketemu atasan (si bos) itu dia selalu nanya 'kapan jalan berdua'. Saya selalu alasan, 'iya entar', maunya saya bareng-bareng, tapi dia selalu gak mau, maunya berdua. Lama-lama dia kaya kesel, katanya ya sudah kamu habis kontrak saja, tak usah diperpanjang, soalnya janji kamu palsu," kata AD kepada awak media, Jumat (5/5/2023).

3. AD Merasa Tertekan

Merasa tertekan dengan perkataan si bos atau atasannya, AD sang karyawati tersebut pun mengaku merasa tertekan dan mengaku tidak nyaman karena diajak staycation dan diancam tak diperpanjang kontrak kerjanya andai tak mengiyakan ajakan atasannya itu.

AD pun sempat menceritakan hal tersebut pada teman-temannya, namun respons temannya saat itu pun cenderung seperti biasa-biasa saja.

"Aku juga saat itu cerita sama teman-teman yang lain di kantor, katanya, ah itu mah atasan itu mah sudah biasa begitu, jadi gak aneh. Dia manajer," kata AD. 

Lantaran merasa tetap tidak tenang dan tertekan, AD memutuskan untuk membuka suara terkait pengalaman yang dialaminya, dan berharap si bos bisa mendapatkan efek jera dan tidak ada lagi korban lainnya. 

"Ya biar ada efek jeranya saja ya, biar nanti kedepannya enggak ada kaya gitu lagi, harus berani nolak jangan mau diiming-imingi entar diperpanjang kontrak, sudah pokoknya jangan mau," kata AD.

4. Bikin 2 Laporan ke Polisi

Karyawati AD yang menolak ajakan staycation dari atasannya hingga berujung tidak diperpanjang kontrak kerja membuat laporan ke Mapolres Bekasi, Sabtu (6/5/2023) 

Kuasa hukum AD, Alin Kosasih mengatakan, korban telah melaporkan tindak pidana pelecehan seksual oleh atasannya di perusahaan tempatnya bekerja yang mengajak staycation. 

Menurut Alin, ada dua pasal yang dilaporkan oleh pihaknya, terkait pelecehan seksual baik secara fisik dan non fisik. 


Karyawati di Cikarang yang diajak staycation oleh atasannya atau si bos membuat laporan ke Polres Metro Bekasi, Sabtu (7/5/2023). (tvOne/Suryo Daryono)

"Pelecehan seputar itu, ada dua pasal yaitu pasal 5 dan pasal undang-undang nomor 12 tahun 2022 KUHP, terkait pelecehan seksual fisik dan non fisik, untuk inisial terlapor itu nanti penyidik aja ya," ujar Alin kepada awak media, setelah mendampingi korban melapor ke Polres Metro Bekasi. 

Adapun Pelaku atau si bos merupakan manajer di perusahaan tempat korban bekerja. 

Menurutnya, nantinya polisi akan menindak lanjuti laporan korban dengan melakukan pengembangan terhadap laporan korban.

5. Menteri PPPA Geram

Buntut viralnya kasus dugaan syarat staycation bersama atasan agar bisa memperpanjang kontrak kerja mendapat respons keras dari pemerintah. 

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga bahkan geram atas hal itu.  

"Ya, ini merupakan bentuk pelecehan terhadap perempuan yang sangat merendahkan harkat dan martabat manusia,” ujar Bintang Puspayoga, menanggapi viralnya kasus syarat staycation bagi karyawati di sebuah perusahaan di cikarang, sebagaimana dikutip dari kemenpppa.go.id, Sabtu (6/5/2023). 

Kemudian, Bintang menyebutkan hal ini tidak sesuai dengan upaya menciptakan ruang kerja yang ramah untuk perempuan. 

"Serta bertentangan dengan upaya menciptakan ruang kerja yang ramah bagi perempuan dan mewujudkan lingkungan tanpa kekerasan seksual," katanya. (sdo/abs)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dapatkan berita terupdate dan menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral