News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahfud MD Kembali Bongkar Rahasia, Menko Polhukam Blak-Blakan Ungkap Fakta dari Kasus Pencucian Uang Hingga Pembunuhan

Mahfud MD memiliki peran penting saat memerintah di masa Kabinet Indonesia Maju. Mahfud menjabat sebagai Menko Polhukam. Mahfud bongkar fakta kasus di Indonesia
Senin, 5 Juni 2023 - 19:31 WIB
Mahfud MD Bongkar Rahasia Kasus Besar di Indonesia
Sumber :
  • Tim tvOne - Muhammad Bagas

Jakarta, tvOnenews.com - Siapa yang tak mengenal Mahfud MD? Ia memiliki peran penting saat memerintah di masa Kabinet Indonesia Maju. Saat ini Mahfud MD menjabat sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Meko Polhukam) sekaligus Plt Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).

Bahkan memiliki jabatan di pemerintahan bukan menjadi yang pertama kali baginya. Mahfud MD pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI, Anggota DPR RI, hingga Ketua Mahkamah Konstitusi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam masa pemerintahannya sebagai Menko Polhukam, Mahfud MD sering menangani kasus-kasus besar yang terjadi di tanah air, seperti menangani mafia hukum, mafia kekayaan alam, kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy hingga kasus dugaan gratifikasi oleh ayah Mario, Rafael Alun Trisambodo, dan Kasus Pembunuhan Berencana oleh Ferdy Sambo.

Kini Mahfud MD membuka suara mengenai sejumlah kasus tersebut. Melansir dari podcast dalam kanal YouTube Sekretariat Kabinet, Menko Polhukam membongkar rahasianya saat ia menangani kasus tersebut.

Seperti apa penjelasan Mahfud MD mengenai kasus-kasus besar, simak informasinya berikut ini.

Menko Polhukam, Mahfud MD melakukan sebuah wawancara dalam sebuah podcast yang diunggah melalui kanal YouTube Sekretariat Kabinet. Ia membicarakan bagaimana tanggung jawabnya sebagai seorang menteri. 

Saat diwawancarai oleh Benedicta Trixie, Mahfud MD menjawab tantangan terbesarnya dalam menjalankan tugas sebagai Menko Polhukam. 

Beberapa kasus ia bahas dalam wawancara tersebut, seperti menangani mafia hukum, mafia kekayaan alam, kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy hingga kasus dugaan gratifikasi juga Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) oleh ayah Mario, Rafael Alun Trisambodo, dan Kasus Pembunuhan Berencana oleh Ferdy Sambo.

Mahfud MD mengatakan tugasnya yang sering ia tangani seperti mafia peradilan, mafia hukum, hingga mafia kekayaan alam seperti kasus pertambangan. 

Sejumlah oknum dalam kasus pertambangan yang ia tangani terkadang ia bertemu dengan orang dengan berbagai macam masalah.

“Mafia peradilan, mafia hukum itu kan tugas saya. terutama kalau mafia mafia kekayaan alam, misalnya tambang itu karena terkadang bercampur antara orang ingin berusaha baik-baik, orang yang ingin apa berusaha secara ilegal, bercampur dengan preman, bercampur dengan backup dari pejabat. Kadang kala kita menyelesaikan masalah gitu, ‘saya anu di-backing ini, di-backing itu’,” ungkap Menko Polhukam, Mahfud MD dalam podcast pada kanal YouTube Sekretariat Kabinet.


Menko Polhukam, Mahfud MD. (Tim tvOne)

Ia mengaku kasus tersebut rumit untuk diselesaikan lantaran adanya campur tangan oleh orang-orang yang memiliki kebijakan. 

Oleh karena itu, ia lebih menyukai caranya untuk bicara terbuka supaya orang yang terlibat dalam berbagai kasus tersebut tidak dapat mengelak lagi. 

“Nah bagi saya itu agak rumit menyelesaikannya. Itulah sebabnya kalau daripada saya bicara berbisik, berdua ingin menyelesaikan masalah. Lebih baik bicara terbuka, agar orang tidak bisa menghindar. Kalau ada apa-apa tuh kan saya juga bicara kan keras,  suka speak up, biar orang nggak bisa menghindar. ‘Pak Mahfud sudah ngomong gitu loh’, padahal saya nggak enak juga untuk sampai saya neriakin orang itu Sebenarnya ya bukan sesuatu yang enak,” ujarnya.

Beberapa kasus juga ada yang awalnya tidak ada tindakan, namun Mahfud MD dengan berani mengungkapkan kasus untuk diselidiki. 

Seperti kasus yang telah beredar pada (20/11/2022), seorang nenek ODGJ telah ditendang oleh sekelompok siswa yang lewat setelah pulang sekolah. Mahfud sempat mengunggah video tersebut dengan menandai pihak kepolisian pada media sosialnya.

“Kan banyak tuh ya, kasus-kasus yang itu tersembunyikan. Misalnya itu di Tapanuli Selatan (Tapsel), ada seorang nenek-nenek gitu lalu ada anak pulang sekolah dihajar sini gitu kan masuk viral di video,” jelas Mahfud MD.

“Beberapa hari tidak berkuda ada beritanya saya ambil saya kirim ke polisi lewat medsos. ‘pak masa ada begini gini cari dong. sorenya ketangkap,” lanjutnya.


Menko Polhukam, Mahfud MD. (Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Kabinet)

Selain itu, kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy viral di media sosial. Setelah diselidiki, ayah Mario, Rafael Alun Trisambodo juga ikut tersangkut dalam kasus gratifikasi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).  

“Rafael ya, kan yang saya katakan Mario, anaknya menganiaya (David). Lalu apa, kok orang jahat begitu dan sombong anaknya siapa? disebut itu anaknya Rafael. Rafael itu siapa? itu pejabat eselon 3 di Departemen Keuangan,” katanya.

Hingga pada saat itu, Mahfud menerima sebuah laporan dari PPATK bahwa ia pernah dilaporkan lantaran harta kekayaannya yang tidak wajar sejak tahun 2012, dengan kekayaan hingga 500 miliar. 

Setelah itu, pria asal Madura tersebut mengungkapkannya di hadapan pers hingga mendapat dukungan masyarakat untuk menuntaskan kasus tersebut.

“Saya bilang, coba lihat daftar kekayaannya jalan-jalan Transaksi dan laporan kekayaannya. Terus saya dapat dari PPATK, pak ini pernah masalah sejak tahun 2012. itu sudah dilaporkan punya kekayaan tidak wajar gitu. loh kok diam tidak bergerak. lalu saya bicara ke pers,” ujarnya.

Lalu kasus pembunuhan berencana yang dilakukan oleh Ferdy Sambo terhadap Brigadir Yosua Hutabarat. Mahfud MD mengatakan bahwa kasusnya tidak masuk akal sehingga perlu adanya penyelidikan lebih lanjut.

“Nah kalau saya tidak teriak, nggak ke buka. Sambo juga kan orang mati cara begitu? Itu bukan tempat penembak itu pembunuhan selidiki. Semua orang sudah bicara itu tembak menembak dan Sambo tidak tahu itu tembak-menembak dua orang. Tapi saya bilang, tidak mungkin begitu, selidiki,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan ketua Mahkamah Konstitusi tersebut mengakui bahwa caranya yang terbuka serta berbicara tegas itu bukanlah ingin dicap sebagai orang yang sombong. Namun, setelah ia bersuara, dukungan masyarakat akan muncul untuk menuntaskan kasus tersebut.

“Nah yang begitu Itu kadangkala bukan karena saya ingin ‘Sok’ biar orang tahu. begitu saya ngomong begitu, dukungan publik mengalir,” pungkasnya. (kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Berstatus Juara Piala AFF 2026, Vietnam Susah Payah Kalahkan Filipina

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Berstatus Juara Piala AFF 2026, Vietnam Susah Payah Kalahkan Filipina

Vietnam mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 1-0 atas Filipina. Gol Kenji Nishioka sempat menyamakan skor, tetapi dianulir karena offside.
Bursa Transfer Inter Milan: Cari Kiper Baru, Nerazzurri Pantau Wonderkid Liga Argentina yang Jadi Incaran Manchester United

Bursa Transfer Inter Milan: Cari Kiper Baru, Nerazzurri Pantau Wonderkid Liga Argentina yang Jadi Incaran Manchester United

Inter Milan mulai memantau kiper muda River Plate, Santiago Beltran. Nerazzurri harus bersaing dengan Manchester United untuk mendapatkan tanda tangannya.
Bursa Transfer Inter Milan: Cari Kiper Baru, Nerazzurri Pantau Wonderkid Liga Argentina yang Jadi Incaran Manchester United

Bursa Transfer Inter Milan: Cari Kiper Baru, Nerazzurri Pantau Wonderkid Liga Argentina yang Jadi Incaran Manchester United

Inter Milan mulai memantau kiper muda River Plate, Santiago Beltran. Nerazzurri harus bersaing dengan Manchester United untuk mendapatkan tanda tangannya.
Kritikan Fabio Capello soal Timnas Italia: Jangan Selalu Mengandalkan Pemain Sayap

Kritikan Fabio Capello soal Timnas Italia: Jangan Selalu Mengandalkan Pemain Sayap

Fabio Capello menyoroti penampilan Timnas Italia saat menghadapi Belgia. Ia meminta Gli Azzurri bermain lebih efektif ketika membangun serangan.
Saga Transfer Pertama Liverpool usai Tunjuk Julian Ward Jadi Direktur Olahraga Baru, The Reds OTW Bakar Uang

Saga Transfer Pertama Liverpool usai Tunjuk Julian Ward Jadi Direktur Olahraga Baru, The Reds OTW Bakar Uang

Liverpool resmi menunjuk Julian Ward sebagai direktur olahraga baru. Ia kembali ke Anfield untuk menjalani periode keduanya di posisi tersebut.
Komisi IV DPR RI Minta Dirjen PSDKP Jelaskan Secara Terbuka Soal Penyegelan 1.000-an Ton Udang di Jatim

Komisi IV DPR RI Minta Dirjen PSDKP Jelaskan Secara Terbuka Soal Penyegelan 1.000-an Ton Udang di Jatim

Penyegelan lebih dari 1.000 ton udang oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Dirjen PSDKP) di sejumlah wilayah Jawa Timur menuai sorotan.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Selengkapnya

Viral